Monthly Archives: December 2017
HARAPAN UNTUK MASA DEPAN
Yesaya 55:11 Demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi iaakan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
Firman Tuhan tidak pernah gagal ataupun keliru tetapi firman Tuhan adalah ya dan amin.
Kita harus pegang janji Tuhan ini, khususnya jika kita belum mengalami janji Tuhan tentang masa depan yang penuh harapan.
Pengkhotbah 3:11 Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.
Mazmur 139:16 Mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya.
Pemenuhan janji Tuhan dalam kehidupan orang percaya ditentukan oleh Tuhan dan berbeda-beda waktunya. Jadi kita tidak perlu cemburu kepada orang percaya lain yang sudah mengalami penggenapan janji Tuhan karena Tuhan sudah menentukan sesuai dengan waktu-Nya. Dan bukan hanya itu saja, setiap masalah dalam hidup orang percaya mempunyai tujuan yaitu untuk memurnikan iman kita.
Daniel 12:10 Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.
Bukan hanya satu atau beberapa orang yang akan dimurnikan imannya tetapi akan ada banyak orang yang dimurnikan imannya menjelang kedatangan Yesus yang kedua kali.
Ada beberapa kasus yang saya tangani beberapa waktu lalu, dua diantaranya merupakan ujian dan pemurnian iman. Mereka masih diberi kesempatan untuk percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, sebelum pada akhirnya mereka dipanggil Tuhan.
Ada kasus juga: pada saat remaja ia adalah seorang yang rohani dan ketua persekutuan doa siswa disekolahnya, setelah lulus SMA, ia menikah dengan seorang yang belum percaya, dan mendapatkan jabatan yang cukup baik dan penghasilan yang cukup besar, tetapi kemudian ia terlibat dalam kasus narkoba, perselingkuhan dan seks bebas yang pada akhirnya membuat dirinya menderita HIV/AIDS. Ia mengaku bahwa tidak seorang pun hamba Tuhan yang mau melayani bahkan semua saudara menjauhinya. Pada akhirnya, ia mendapatkan pelayanan rohani, dibimbing kembali untuk percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat kemudian di baptis. Satu minggu minggu kemudian ia dipanggil Tuhan.
Dari peristiwa tersebut, kita belajar agar bijak ketika Tuhan menegur kita. Jika Tuhan menasihati kita melalui firman-Nya dengan suatu teguran yang halus, lebih baik kita cepat meresponi akan teguran Tuhan itu sehingga kita tidak perlu mengalami peristiwa yang membuat diri kita menderita. Tuhan mau agar seluruh keberadaan kita tanpa cacat cela pada saat kedatangan-Nya.
1 Tesalonika 5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus , Tuhan Kita. Ia yang memanggil kamu adalah setia dan Ia juga yang akan menggenapinya.
Cara Tuhan dalam menggenapi firman-Nya yaitu ia akan menguji dan memurnikan iman orang percaya. Tuhan sayang kita semua, Ia akan datang kembali dan Ia mau bahwa tidak seorang pun tertinggal. Salah satu kendala orang tidak mau ditegur Tuhan adalah kesombongan. Kita harus terbuka kepada Tuhan dan mau dikoreksi. Tidak perlu mengkritik si A, si B, tetapi kita harus menguji diri kita sendiri. Seperti atlit lari yang berada di dalam suatu pertandingan tidak mengurusi atlit lainnya yang sedang berlari tetapi ia berusaha agar dapat memenangkan pertandingan. Tuhan mau agar setiap orang percaya menyelesaikan pertandingan sampai digaris finish.
Ibrani 12:1-3 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 2Marilah kita melakukannya dengan mata yng tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacitayang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk disebelah kanan takhta Allah. 3Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.
1 Korintus 9:24-2524Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! 25Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.
Setiap orang harus mengikuti pertandingan ini dan harus mencapai garis finish. Tuhan sudah memberikan ketentuan dalam kita mengikuti pertandingan yaitudengan menanggalkan segala beban dan dosa. Beban yang dimaksud ialah kekuatiran, kepahitan, curiga, iri hati, dengki dan tabiat-tabiat buruk lainnya. Jika kita mengikuti pertandingan lari sambil memikul beras tentu akan memperlambat lari kita. Demikian pula dalam pertandingan rohani, jika kita berlari sambil membawa beban dan dosa, ini akan memperberat gerak kita bahkan dapat menyebabkan kita berhenti dan tidak mencapai garis finish.
Jika kita belum mengalami Amsal 23:18, kita perlu koreksi diri, beban apa yang masih ada dalam diri kita. Karena untuk mengalami berkat Tuhan kita harus baik-baik mendengar suara Tuhan Allah, melakukan dengan setia segala perintah-Nya, tidak menyimpang ke kanan dan ke kiri, tidak mengikuti Allah lain dan beribadah kepada-Nya. Itulah syarat yang harus kita lakukan untuk dapat megalami masa depan yang penuh harapan seperti yang dijanjikan oleh Tuhan.
Matius 6:19 Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.
Yohanes 4:34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
Untuk setiap kita ada tugas masing-masing yang Tuhan sudah pertetapkan, kerjakan apa yang Tuhan percayakan, selesaikan dan ketika Tuhan datang kita dapat mengatakan bahwa kita selesai dalam pekerjaan-Nya.
By : Pdt. Mediati Martino
HENDAKLAH DAMAI SEJAHTERA KRISTUS MEMERINTAH DALAM HATIMU
Kolose 3:15aHendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu,…
Setiap tahun pasti ada tema natal yang diberikan bagi seluruh gereja yang ada di Indonesia. Kita percaya bahwa ada pergumulan yang dialami oleh gereja Tuhan di negeri ini sehingga Tuhan memberikan tema ini bagi kita semua.
Sebelum kita merenungkan tema natal ini, sejenak kita memandang realita yang ada pada setiap natal.
Banyak orang merayakan natal dalam berbagai suasana. Mulai dari menghias rumah dan gereja dengan segala pernak perniknya. Membuat olahan kue dan masakan beraneka rasa, dll. Tapi apakah kita memaknai natal hanya sebatas itu saja? Apakah Makna Natal bagi Saudara?
ARTI KATA DAMAI
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):
Damai:Adem ayem, akur, aman, bahagia, baik, enak, guyuh, harmoni, jenjam, kompak, nyaman, rukun, sakinah, salam, sejahtera, sentosa, syahdu, tenang, tenteram.
Sejahtera: Aman sentosa dan makmur; selamat.
Dari arti kata damai sejahtera kita sudah dapat menangkap apa maksudnya, tetapi pemahaman damai sejahtera pada umumnya lebih dipahami kalau ada bentuk materi. Semua hal diukur dari materi yang dimiliki. Semakinbanyak materi yang dimiliki berarti semakin sejahtera.
MINDSET YANG KELIRU TENTANG DAMAI SEJAHTERA/KEBAHAGIAAN
Berikut ini contoh beberapa anggapan bahwa materi dan hal-hal yang kelihatan bisa mendatangkan kebahagiaan.
* Jika kekayaan bisa membuat orang bahagia, tentunya AdolfMerckle orang terkaya dari Jerman tidak akan menabrakkan badannya ke kereta api.
* Jika ketenaran bisa membuat orang bahagia, tentunya Michael Jackson penyanyi terkenal di USA tidak akan meminum obat tidur hingga overdosis.
*Jika kekuasaan bisa membuat orang bahagia, tentunya Getulio Vargas Presiden Brazil, tidak akan menembak jantungnya sendiri.
*Jika kecantikan bisa membuat orang bahagia, tentunya Marilyn Monroe artis cantik dari USA tidak akan meminum alkohol dan obat depresi hingga overdosis.
*Jika kesehatan bisa membuat orang bahagia, tentunya Thierry Costa, dokter terkenal dari Prancis tidak akan bunuh diri akibat sebuah acara di televisi.
Ternyata bahagia atau tidaknya hidup seseorang itu bukan ditentukan oleh: kaya,cantik, tenar, kuasa, sehat.Tetapi yang bisa membuat orang bahagia itu adalah dirinya sendiri. Mampukah kitamensyukuri segala hal yang kita dapat dalam hidup ini? Kebahagiaan itu milik orang-orang yang dapat bersyukur.
Damai sejahtera merupakan kebutuhan mutlak bagi setiap orang. Banyak kita temui di sekitar kita, ketika ada seseorang yang kehilangan damai sejahtera, ia bisa menjadi seperti orang gila. Kita tidak boleh terjebak dengan salah memahami apa itu damai sejahtera.
AWAL HILANGNYA DAMAI SEJAHTERA
Roma 3:23-24 23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, 24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
Dosalah yang membuat kita kehilangan damai sejahtera. Oleh sebab itu kita harus menjaga hati kita agar tetap dalam kekudusan dan hubungan dengan Tuhan.
TUHAN MENGHENDAKI SETIAP ORANG PERCAYA MENIKMATI IMAN PERCAYANYA
Roma 5:1Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.
Lukas 2:14″Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”
Efesus 2:14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
Kalau damai sejahtera sudah kita terima secara pribadi berarti terjadi ciptaan yang baru yang dikenal dengan istilah lahir baru. Apakah kita sudah menjalani dan menikmati lahir baru di dalam Kristus? Atau kita hanya sekedar doa terima Yesus.
Kenyataannya tidak semua orang Kristen menikmatiiman percayanya di dalam Kristus. Semua kegiatan rohaniyang dilakukan dianggap sebagai tekanan. Pergi ke gereja hanya terpaksa, melayani karena terpaksa. Karena semuadilakukanmerasa tertekan akhirnya kehilangan damai sejahtera.
Roma 5:1 “…dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah…”
Ayat ini berarti: semua kegiatan ibadah, pelayanan dan semua tindakan iman itu semua menjadi kesukaan untuk dilakukan bukan karena takut Tuhan hukum. Semua perintah Tuhan kita lakukan tanpa tekanan karena kita mengasihi Tuhan.
Ketaatan atas perintah-Nya! Jjika kita melakukan hal ini maka kita akan menikmati iman percaya kita dan luar biasa hasilnya.Sekali lagi, semua yang Tuhan perintahkan bukan menjadi suatu tekanan tapi kita melakukan tanpa syarat karena kita mengasihi Tuhan.
Yohanes 14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Jikadamaisejahtera yang memerintahatashidupkitamakasegalakegiatanrohani yang kitalakukantidakakanmenjaditekanan. Semuapengorbanan yang kitalakukanbukanmenjadisebuahkerugiantapisukacita yang luarbiasa.Inilah yang harusmenjadipengalamanimankita.
APA HASILNYA?
Filipi 4:7Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Yesaya 48:18Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti,
Ada kuasa yang dahsyat dalam firman Tuhan ini: HENDAKLAH! DAMAI SEJAHTERA Kristus MEMERINTAH! Biarkan Dia yang memerintah dalam hidup kita. Semua pergerakan kita hanya melakukan apa yang Yesus perintahkan.
By. : Pdt. R.F. Martino
GAMBAR DIRI
Orang yang gambar dirinya bermasalah tidak akan dapat berjalan di dalam rancangan Allah dan kebenaran-Nya. Gambar diri adalah penilaian kita terhadap diri sendiri. Penilaian ini sangat penting karena menentukan banyak hal dalam hidup kita. Orang lain boleh menilai kita tetapi penilaian kita terhadap diri sendiri juga lebih penting.
Kejadian 1: 26-2726Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikanmanusiamenurutgambardanrupa Kita, supayamerekaberkuasaatasikan-ikan di lautdanburung-burung di udaradanatasternakdanatasseluruhbumidanatassegalabinatangmelata yang merayap di bumi.” 27Maka Allah menciptakanmanusiaitumenurutgambar-Nya, menurutgambar Allah diciptakan-Nyadia; laki-lakidanperempuandiciptakan-Nyamereka.
Ayatdiatas menunjukkan bahwa kita adalah ciptaan yang termulia. Hanya manusia saja yang Allah ciptakan berdasarkan rupa dan gambar-Nya. Dari semulamanusiamemilikigambardiri yang sempurna, tetapi Iblis yang adalah perusak berusaha untuk membuat manusia tidak serupa dan segambar dengan Allah. Salah satu triknya adalah memberikan pemikiran/pemahaman/perasaan yang salah dalam diri manusia tentang gambar dirinya. Sehingga dengan demikian manusia bisa salah dalam menilai dirinya. Orang yang memiliki krisis gambar diri akan sulit membawa hubungannya dengan Tuhan dan sesama. Gambar diri yang bermasalah ini memiliki kemampuan untuk membawa seseorang keluar dari rancangan Allah danterpisahdengan Allah.
Sejak kita lahir baru,seharusnya kita terus berjalan didalam rancangan Allah dan didalam kebenaran-Nya. Tetapi tanpa kita sadari, Iblis mampu menyeret kita dan kita tidak tahu bahwa kita sudah mulai menyimpang dari jalan Tuhan dan merasa bahwa kita masih terus berjalan didalam kebenaran. Dalam ilmu Matematika, kemiringan sekian derajat akan menghasilkan penyimpangan yang besar. Kekristenan kita pun seringkali seperti itu.
Penilaian orang lain terhadap kita memang penting, tetapi penilaian kita terhadap diri kita sendiri pun jauh lebih penting. Iblis seringkali berusaha merusak gambar diri manusia dengan menanamkan pemikiran yang salah terhadap dirinya.
Tigacara iblis dalam merusak gambar diri manusia melalui pemikiran dan perasaan yang salah:
1. Rasa tidak berharga
Rasa tidak berharga atau merasa hidup ini tidak berharga.
Seorang istri yang menangis ketika suaminya marah dan mengatai ia dengan kata-kata yang tidakwajar, akan merasa bahwa dirinya tidak berguna.
Seorang anak yang dikatai “goblok” karena mendapat nilai yang buruk akan merasa dirinya memangbodoh/tidakpintar. Tanpa disadari, orang yang mengasihi kita justru seringkali membuat kita kecewa melalui perkataan mereka.
Sesayang-sayangnya suami pada istri atau ayah pada anaknya, mereka tetap manusia yang bisa saja menyakiti dan membuat kita kecewa. Disaat orang yang mengasihi kita kemudian menyakiti hati kita, disaat itu kita akan merasakan bahwa diri kita tidak berharga. Tetapi Firman akan terus menuntun hidup kita sehingga kita akan terus mengampuni dan Iblis tidak punya celah untuk merusak gambar diri kita. Rasa berharga yang sejati sebagai apapun keadaan kita saat ini hanya dapat kita temukan dalam Yesus, karena kasihNya luar biasa.
Lukas 15:1-7 1 Para pemungutcukaidan orang-orang berdosabiasanyadatangkepadaYesusuntukmendengarkan Dia.2 Makabersungut-sungutlah orang-orang Farisidanahli-ahliTaurat, katanya: “Iamenerima orang-orang berdosadanmakanbersama-samadenganmereka.”3 LaluIamengatakanperumpamaaninikepadamereka:4 “Siapakah di antarakamu yang mempunyaiseratusekordomba, danjikalauiakehilanganseekor di antaranya, tidakmeninggalkan yang sembilanpuluhsembilanekor di padanggurundanpergimencari yang sesatitusampaiiamenemukannya?5 Dan kalauiatelahmenemukannya, iameletakkannya di atasbahunyadengangembira,6 dansetibanya di rumahiamemanggilsahabat-sahabatdantetangga-tetangganyasertaberkatakepadamereka: Bersukacitalahbersama-samadenganaku, sebabdombaku yang hilangitutelahkutemukan. 7 Akuberkatakepadamu: Demikianjugaakanadasukacita di sorgakarenasatu orang berdosa yang bertobat, lebihdaripadasukacitakarenasembilanpuluhsembilan orang benar yang tidakmemerlukanpertobatan.”
Yesaya 43:4 Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.
2. Rasa tidak berguna
Hal ini seringkali terjadi sejak masa kecil dan tanpa disadari dilakukan oleh orang tuanya sendiri baik melalui perkataan, sikap dan perbuatan. Pada orang yang dicintai, apabila dikata-katai akan terasa lebih sakit. Seorang istri akan merasa tidak berdaya guna dan tidak berprestasi ketika suami mengatakan bahwa istri orang lain lebih produktif. Dalam hal ini Iblis dengan mudah dapat menanamkan pemikiran yang salah ke dalam pikiran manusia.
3. Rasa tidak dimiliki dan memiliki.
Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan rasa dimiliki dan memiliki atau dicintai dan mencintai.“Merasa tidak ada yang mencintai”, tidakmemilikisiapapundanapapun seringkali tanpa kita sadari, Iblis sedang berusaha merusak gambar diri kita melalui perasaan ini.Jika kita terus biarkan pemahaman ini, gambar diri kita dapat dengan mudah dirusak oleh iblis. Hanya Bapa di surga yang memiliki kasih yang kekal dan menerima kita tanpa syarat.
Lukas 15:11- 32 11Yesusberkatalagi: “Ada seorangmempunyaiduaanaklaki-laki. 12 Kata yang bungsukepadaayahnya: Bapa, berikanlahkepadakubagianhartamilikkita yang menjadihakku. Laluayahnyamembagi-bagikanhartakekayaanitu di antaramereka.13Beberapaharikemudiananakbungsuitumenjualseluruhbagiannyaitulalupergikenegeri yang jauh. Di sanaiamemboroskanhartamiliknyaitudenganhidupberfoya-foya.14Setelahdihabiskannyasemuanya, timbullahbencanakelaparan di dalamnegeriitudania pun mulaimelarat.15 Laluiapergidanbekerjapadaseorangmajikan di negeriitu. Orang itumenyuruhnyakeladanguntukmenjagababinya.16Laluiainginmengisiperutnyadenganampas yang menjadimakananbabiitu, tetapitidakseorang pun yang memberikannyakepadanya.17Laluiamenyadarikeadaannya, katanya: Betapabanyaknya orang upahanbapaku yang berlimpah-limpahmakanannya, tetapiaku di sinimatikelaparan.18 Akuakanbangkitdanpergikepadabapakudanberkatakepadanya: Bapa, akutelahberdosaterhadapsorgadanterhadapbapa,19akutidaklayaklagidisebutkananakbapa; jadikanlahakusebagaisalahseorangupahanbapa.20Makabangkitlahiadanpergikepadabapanya. Ketikaiamasihjauh, ayahnyatelahmelihatnya, lalutergeraklahhatinyaolehbelaskasihan. Ayahnyaituberlarimendapatkandialalumerangkuldanmencium dia.21 Kata anakitukepadanya: Bapa, akutelahberdosaterhadapsorgadanterhadapbapa, akutidaklayaklagidisebutkananakbapa.22Tetapi ayah ituberkatakepadahamba-hambanya: Lekaslahbawakemarijubah yang terbaik, pakaikanlahitukepadanyadankenakanlahcincinpadajarinyadansepatupadakakinya.23 Dan ambillahanaklembutambunitu, sembelihlahdiadanmarilahkitamakandanbersukacita.24Sebabanakkuinitelahmatidanmenjadihidupkembali, iatelahhilangdandidapatkembali. Makamulailahmerekabersukaria.25Tetapianaknya yang sulungberada di ladangdanketikaiapulangdandekatkerumah, iamendengarbunyiserulingdannyanyiantari-tarian.26Laluiamemanggilsalahseoranghambadanbertanyakepadanyaapaartisemuanyaitu.27Jawabhambaitu: Adikmutelahkembalidanayahmutelahmenyembelihanaklembutambun, karenaiamendapatnyakembalidengansehat.28 Makamarahlahanaksulungitudaniatidakmaumasuk. Laluayahnyakeluardanberbicaradengan dia.29Tetapiiamenjawabayahnya, katanya: Telahbertahun-tahunakumelayanibapadanbelumpernahakumelanggarperintahbapa, tetapikepadakubelumpernahbapamemberikanseekoranakkambinguntukbersukacitadengansahabat-sahabatku.30Tetapibarusajadatanganakbapa yang telahmemboroskanhartakekayaanbapabersama-samadenganpelacur-pelacur, makabapamenyembelihanaklembutambunituuntuk dia.31 Kata ayahnyakepadanya: Anakku, engkauselalubersama-samadenganaku, dansegalakepunyaankuadalahkepunyaanmu.32 Kita patutbersukacitadanbergembirakarenaadikmutelahmatidanmenjadihidupkembali, iatelahhilangdandidapatkembali.”
Akibat gambar diri yang rusak
Gambardiri yang rusak menyebabkan kita mengalami banyak sekali problem emosional .
Suami istri yang bertengkar dan tidak mempedulikan orang disekitar yang memperhatikan mereka, orang yang seperti ini memiliki gambar diri yang bermasalah karena seharusnya orang tersebut memiliki rasa malu. Problem emosional yang lain seperti takut, minder, kesepian, rasa bersalah, depresi dan lain-lain. Semua problem emosional ini disebabkan oleh kepercayaan yang salah, pemahaman yang salah yang iblis tanamkan dalam diri kita sejak kecil.
Ciri-ciri orang yang gambar dirinya bermasalah:
1. Takut sekaliuntukgagal
Orang yang gambar dirinya bermasalah takut sekali untuk gagal. Kegagalan adalah hal yang biasa dalam perjalanan hidup manusia. Bukan berarti “boleh” hidup dalam kegagalan. Kegagalan pasti pernah dialami oleh semua orang karena kita belum sempurna. Tetapi kita akan terus berjalan menuju kesempurnaan itu. Orang orang yang sekarang hidupnya berhasil adalah orang-orang yang pernah mengalami kegagalan dalam hidupnya di masa lalu. Thomas Alva Edison berhasil setelah melalui banyak kali kegagalan. Orang yang mau berhasil tidak perlu merasa malu atau terpukul jika mengalami kegagalan. Orang yang gambar dirinya bermasalah akan menganggap peristiwa kegagalan adalah pukulan yang berat bagi dia dan akan merasa terpuruk. Cara umum yang biasa di ambil oleh orang yang gambar dirinya bermasalah adalah dengan tidak berani mencoba, sehinggatidakdapatberhasil.
2. Takut ditolak.
Orang yang gambar dirinya bermasalah akan merasa down jika dirinya ditolak seseorang ataupun oleh suatu kelompok tertentu. Manusia yang adalah makhluk sosial, ia ingin dikasihi dan diterima keberadaannya. Hal-hal yang bukan penolakkan bisa ia anggap sebagi penolakkan terhadap dirinya. Karena pikiran dan perasaannya terganggu. Seorang yang gambar dirinya bermasalah bersedia melakukan apa saja agar dirinya dapat diterimadaninisangatberbahaya
3. Suka mencela/mengkritik
Orang ini tidak senang melihat kelebihan yang ada dalam diri orang lain. Sikap suka mencela dan mengkritik ini timbul dari sikap iri hati karena dirinya sendiri kurang. Secara spontan lebih cepat mengkritik dan mencela orang dan hamper tidak pernah memberi pujian kepada orang lain.
4. Haus pujian.
Membutuhkan pengakuan dan pujian terus-menerus. Ketika tidak dipuji, ia merasa tertolak. Orang ini selalu bicara dengan berlebih-lebihan atau besar bicaranya. Secara tidak sadar, gambar dirinya telah dirusak oleh Iblis.
5. Malu yang berlebihan atau sebaliknya percaya diri yang berlebihan.
Setiap orang harus punya rasa malu, tetapi malu yang berlebihan adalah bukti bahwa gambar diri orang itu bermasalah. Percaya diri yang berlebihan pun merupakan gambar diri manusia yang bermasalah dan sebenarnya orang yang percaya diri berlebihan adalah untuk menutupi kekurangan dan kelemahannya.
Yang harus dilakukan ketika kita menemukan gambar diri kita sedang bermasalah adalah denganmembangun rasa berharga yang benar. Usaha untuk membangun rasa berharga yang benar adalah bagian kita untuk dilakukan. Bangun rasa berharga ini berdasarkan apa kata Tuhan atas diri kita melalui firman-Nya. Keberadaan kita dalam Kristus adalah jati diri kita yang sesungguhnya. Orangtua yang mencintai dan sering memuji kita tidak selalu dapat menerima kita apa adanya. Tetapi Tuhan menerima kita tanpa syarat.
Yesaya43:4 Olehkarenaengkauberharga di mata-Ku danmulia, danAkuinimengasihiengkau, makaAkumemberikanmanusiasebagaigantimu, danbangsa-bangsasebagaigantinyawamu.
Yeremia31:3 Dari jauh TUHAN menampakkandirikepadanya: Akumengasihiengkaudengankasih yang kekal, sebabituAkumelanjutkankasihsetia-Ku kepadamu.
Langkah-langkah pemulihan gambar diri yang bermasalah:
1. Kita harus jujur mengakui jika benar bahwa gambar diri kita sedang bermasalah sehingga Tuhan dapat pulihkan. Mengakui apa yang kita rasakan, sehingga kita mengetahui penyebab gambar diri kita yang bermasalah. Akui bahwa kita membutuhkan rasa berharga yang sejati.
2. Temukan kepercayaan yang salah/rumus yang iblis tanamkan selama bertahun-tahun dalam hidup kita.
3. Ambil keputusan untuk menolak/membuang kepercayaan yang salah dan menggantinya dengan kebenaran Allah.
Efesus 4:17 Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia.20Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus. 24dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
4. Bertindak dengan tepat sesuai kebenaran yang sudah diterima agar terus berjalan dalam rancangan Allah sehingga bisa mencerminkan karakter Allah dalam diri kita.Apabilakitamenemukanadanyapribadi-pribadi yang telah “berperan” untukmenanamkan “kepercayaan yang salah” dalamhidupkita, makasesuaikebenaranFirmanTuhankitaharusmelepaskankuasapengampunan. Kita tidak merasa rugi atau menyesali tetapi mengucap syukur karena kita tahu segala sesuatu Allah izinkan terjadi untuk membawa suatu kebaikan.
Gambar diri seseorang adalah sangat penting karena menentukan kualitas hidup orang tersebut dan keberadaannya selama ia hidup di dunia. Sehingga orang yang gambar dirinya tidak bermasalah akan terus berjalan dalam rancangan Allah, hidup memuliakan Tuhan dan menjadi alat kemuliaan-Nya sampai kepada kehidupan kekal bersama dengan Allah.
By : Pdt. Lea Novitasari
BERBEDA TAPI SATU
Gereja kita bukanlah gereja suku, gereja kita terdiri dari dari beranekaragam suku dan bahasa. Jadi tidak seharusnyalah kita mengkotak-kotakkan pergaulan
I Korintus 12:12-27 12 Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. 13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. 14 Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota. 15 Andaikata kaki berkata: “Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh”, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh? 16 Dan andaikata telinga berkata: “Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh”, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh? 17 Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman? 18 Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya. 19 Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh? 20 Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. 21 Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: “Aku tidak membutuhkan engkau.” Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: “Aku tidak membutuhkan engkau.” 22 Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan. 23 Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus. 24 Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus, 25 supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. 26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita. 27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.
Keadaan Jemaat Korintus
Mengapa Paulus menuliskan ayat ini pada jemaat di Korintus? Jemaat di Korintus berdiri pada tahun 51. Kota Korintus bukanlah kota kuno, pada saat itu sudah sangat maju, kaya dan terkenal. Memang jemaat Korintus bertumbuh dengan baik, tapi latar belakang jemaat di Korintus yang adalah penyembahan berhala berdampak pada jemaat yang ada di Korintus sehingga banyak masalah yang terjadi dan masih ada yang belum mau bertobat dan bertumbuh secara rohani.
Belakangan juga muncul konsep yang berbeda tentang kekristenan sehingga menimbulkan perpecahan dan muncullah golongan Apolos, golongan Paulus, golongan Kefas, golongan Kristus akhirnya terjadilah kelompok-kelompok yang mengeksklusifkan diri. Golongan Kristus menganggap mereka yang paling baik.
Ada juga ajaran tentang karunia-karunia rohani, tetapi hal itu bukan dipakai untuk melayani satu sama lain tetapi dipakai untuk menonjolkan diri sendiri. Hal ini punya pengaruh besar terhadap pertumbuhan rohani khususnya bagi jiwa baru.
Anggota tubuh saling terkait satu sama lainnya
Anggota tubuh yang terdiri dari antara lain mata, mulut, telinga, kaki, tangan, dll. Semuanya mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Ketika ada salah satu yang sakit/bermasalah maka tubuh yang lainnya akan refleks bergerak untuk menanganinya.
Begitulah kita seharusnya sebagai tubuh Kristus. Ketika ada satu saudara kita yang sakit maka seharusnya bagian tubuh Kristus yang lain refleks bergerak untuk menanganinya.
Manusia memiliki perbedaan satu dengan yang lain
1. Masing mempunyai watak dan karakter
Jenis-jenis karakter:
– Sanguin : ramai
– Kolerik : keras
– Melankolik : sensitif
– Flekmatik : tenang
Setiap orang punya karakter yang berbeda. Orang yang kembarpun bisa memiliki sifat dan karakter yang berbeda. Tidak mudah untuk mengubah suatu karakter, tapi karakter setiap orang bisa diarahkan kearah yang lebih baik, tentunya sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.
2. Suku, status sosial, ekonomi dan latar belakang yang berbeda
Saya berasal dari suku Toraja, sebelum saya bertobat saya sangat bangga dan sempat sombong, karena saya merasa bahwa saya adalah keturunan raja. Ketika saya mempelajari mengenai antropologi ternyata hal itu keliru. Karena sebenarnya Toraja bukan hanya ada di sebagian Indonesia di beberapa daerahpun sebenarnya ada suku Toraja.
Saling memperhatikan
I Korintus 12:25-26 25 supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. 26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.
Dalam komsel bisa menjadi sarana untuk saling memperhatikan. Setiap menjelang hari raya tertentu, masing-masing komsel mengadakan kegiatan Kasih Dalam Perbuatan (KDP). KDP bisa menjadi sarana untuk menginjil tapi tanpa kata-kata. Orang di sekeliling kita akan bisa melihat dari apa yang kita lakukan untuk mereka danmerekapunmasuka dalam perhatian dan doa kita. Ini adalah salah satu cara pendekatan dengan mereka.
Karena Kristus, semua menjadi satu
Tidak ada alasan untuk membanding-bandingkan diri. Allah ada dalam hidup kita dan Allah hidup dalam keseharian kita dan hidup sebagai keluarga Allah.
I Timotius 3:15 Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.
Asal kata tubuh yaitu OIKOS yang artinya orang-orang yang tinggal bersama, keluarga gereja atau umat Allah.
Secara khusus gereja local adalah keluarga Allah, tempat dimana perilaku orang percaya dinilai, dikritik dan diperbaiki.
Yang ada dalam keluarga Allah:
Filipi 2:1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,
1. Nasihat
Nasihat disini berarti nasihat yang berasal dari firman Tuhan
2. Penghibuan kasih
3. Persekutuan roh
Keluarga dalam dalam akan diikat oleh Roh Allah yang akan mempersatukan
4. Kasih mesra
5. Belas kasihan
Semua ini tidak akan kita dapatkan diluar Kristus. Oleh sebab itu kita juga perlu menjaga pergaulan kita agar kita tidak mudah terpengaruh.
I Korintus 15:33 Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
Yang harus dimiliki dan dijaga antar sesama anggota keluarga Allah
1. Tidak saling menghakimi
Matius 7:1-2 1 “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. 2 Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
Suatu saat kita akan diuji dengan kata-kata kita sendiri. Jadi jangan suka menghakimi, karena hal ini bisa membuat perpecahan hubungan satu sama lainnty
2. Tidak memandang rendah sesama kita
Rom 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.
Jangan suka pilih-pilih kasih dalam bergaul, semua kita bersaudara dalam Kristus. Setiap orang mempunyai titik lemah dalam kehidupannya, disitulah kita belajar memahami dan saling menghargai. Selain tidak memandang rendah sesama, kitapun tidak boleh memndang rendah diri kita sendiri (minder)
3. Saling mengasihi
Yohanes 13:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
Tuhan memberikan kita perintah untuk saling mengasihi. Jangan kita pura-pura menutup mata ketika ada anggota tubuh yang perlu ditolong kita tidak bergerak untuk meolongnya. Dalam hubungan satu dengan yang lain juga perlu dijaga khususnya dalam hal pinjam meminjam uang, bijaklah dalam segala seuatu supaya Iblis tidak mengambil keuntungan antara hubungan yang satu dengan yang lain.
Roma 12:9 Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.
4. Sabar terhadap satu dengan yang lain dan saling mengampuni
Kolose 3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
Ibrani 12:15 Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.
Jangan ada akar pahit diantara tubuh Kristus, belajarlah untuk mengampuni sama seperti Kristus mengampuni kita.
Kita harus meninggalkan semua yang tidak benar dalam hidup kita. Ketika kita menemukan kekuarang orang lain, jadikanlah hal itu menjadi pokok doa, supaya hatinya juga diubahkan oleh Tuhan
5. Menjadi saudara dakam kesukaran
Amsal 17:17 Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.
Ketika ada masalah janganlari kepada orang lain yang kita tidak tahu jelas, datanglah ke pembimbing rohani/pembimbing komsel, karena mereka akanmemberikan jalan keluar yang sesuai dengan firman Tuhan.
6. Saling mendoakan dan daling menguatkan
Roma 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.
Inilah tujuan komsel, mempraktekkan firman Tuhan, jika tidak pertumbuhan rohani terlalu sulit untuk dijalani. Komunitas adalah hal yang patut diikuti. Jika tidak suka ikut komsel berarti menjauh dari proses pembentukan. Karena di komsellah karakter kita bisa saling terbentuk.
I Korintus 1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.
Berkat lain dalam persekutuan keluarga Allah adalah:
– Saling memperbaiki /mendewasakan
Amsal 27:17 Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.
Amsal 27:6 Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah.
– Saling mengingatkan
Galatia 6:1-2 1 Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan. 2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.
– Lebih baik teguran yang nyata daripada kasih yang tersembunyi
Amsal 27:5 Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.
1. Menegur dengankasih
2. Menegur dengan hikmat Tuhan
3. Tegurlah dengan didikan
Amsal 22:6 Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.
Harus berada dalam komunitas rohani
Ibrani 10:25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
By : Pdt. Milkha Potuda
MELAKUKAN SEGALA KEHENDAK ALLAH PADA ZAMANNYA
Kisah Para Rasul 13:36 “Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya, lalu ia mangkat dan dibaringkan di samping nenek moyangnya, dan ia memang diserahkan kepada kebinasaan.”
“Pada zamannya” dalam ayat diatas juga berarti “pada generasinya” (terjemahan Amplified Bible). Kita tahu bahwa tokoh-tokoh Alkitab sampai kita saat ini hidup di zaman yang berbeda-beda. Zaman kita saat ini merupakan zaman yang sangat menggairahkan karena kita hidup di zaman penggenapan seluruh janji-janji Allah.
I. SEKILAS TENTANG KOTA PALU
Saat-saat ini kota Palu semakin sering mengalami gempa bumi. Ini dikarenakan kota Palu memang berada dalam jalur gempa. Dahulu kala kota Palu adalah lautan. Tepi laut di masa lalu bukan di Pantai Talise sekarang ini, namun ada di lereng-lereng gunung Biromaru, Bora sampai Bangga. Ini terbukti dengan berbagai situs-situs lumpang batu yang berada di gunung-gunung. Menurut penelitian batu-batu ini berasal dari tahun sekitar 2000 SM. Berarti ini sama dengan zaman Abraham. Pada saat itu lereng-lereng gunung di Sulawesi Tengah ini sudah dihuni oleh manusia. Hal ini tidaklah mengherankan karena setelah peristiwa menara Babel, umat manusia terserak ke seluruh dunia. Namun yang menjadi pertanyaan: Bagaimana air di Sulawesi Tengah ini bisa surut? Bagaimana tepi laut yang dulunya di lereng gunung akhirnya menjadi seperti sekarang ini? Ini karena pada masa lalu terjadi gempa yang sangat kuat. Menurut sejarah, Raja pertama Kerajaan Sigi bukanlah pria melainkan wanita. Raja (Ratu) Sigi itu bernama Gilinayo. Saat ia memerintah ia belum menikah dan ia sangat cantik. Pada masa itulah terjadi tabrakan lempeng bumi yang mengakibatkan gempa yang sangat besar. Tabrakan itu menyebabkan lempengannya naik ke atas sehingga tepi laut turun ke lembah Palu seperti sekarang ini. Setelah itu orang-orang pada masa lalu turun ke lembah Palu dan setelah itu barulah ada Kerajaan Palu. Tetapi orang Kaili percaya bahwa air laut suatu saat akan naik kembali.
II. MALAPETAKA YANG TERJADI SETELAH MASA PENGANGKATAN
Apa yang orang Kaili yakini bahwa air laut suatu saat akan naik kembali ternyata memang nanti akan terjadi. Tetapi kita tidak perlu takut, karena peristiwa itu akan terjadi setelah masa pengangkatan. Di dalam Kitab Wahyu tertulis ada:
– Pembukaan 7 meterai
– Peniupan 7 sangkakala
– Penumpahan 7 cawan murka Allah
Saat ini kita sudah sampai pada meterai ke-6. Dan tinggal 1 meterai lagi yang belum terbuka yaitu Meterai ke-7 yang adalah pengangkatan. Berarti waktu untuk pengangkatan sudah tidak lama lagi. Setelah pengangkatan barulah akan ada peniupan 7 sangkakala dan penumpahan 7 cawan murka Allah.
Salah satu malapetaka yang terjadi di bumi setelah masa pengangkatan adalah terjadinya gempa bumi hebat yang mengakibatkan gunung dan pulau bergeser. Pada waktu itulah tabrakan lempengan bumi di Sulawesi Tengah mengakibatkan lempengannya turun ke bawah sehingga air laut akan naik kembali dan kota Palu akan ditutupi air laut.
Maka, jika kita tidak mau mengalami malapetaka-malapetaka itu, pastikan kita ikut dalam pengangkatan.
III. PERGUNAKANLAH WAKTU YANG TERBATAS UNTUK MELAKUKAN SEGALA KEHENDAKALLAH
Dari ayat diatas kita membaca bahwa Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya.
Yesus Kristus selama di dunia juga melakukan kehendak Allah Bapa pada zaman-Nya. Yesus berkata dalam Yohanes 8:29b “sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.” Jadilah orang-orang yang berkenan di hadapan Allah yang melakukan SEGALA (bukan sebagian) kehendak Allah.
Daud diberi waktu usia 70 tahun untuk melakukan kehendak Allah. Yesus Kristus hanya diberi waktu 33,5 tahun di dunia untuk melakukan kehendak Bapa. Setiap kita memiliki waktu hidup yang terbatas. Dalam waktu yang terbatas ini kita harus memenangkan jiwa-jiwa karena semua suku bangsa dan bahasa akan berdiri di hadapan Allah.
Amanat Agung Tuhan Yesus adalah untuk menjadikan segala bangsa murid-Nya. “Segala Bangsa” dalam bahasa aslinya adalah “segala suku bangsa”. Karena itu kita melihat pada masa gereja mula-mula, para rasul dan orang-orang percaya sangat militan dalam menjangkau jiwa-jiwa, karena mereka tahu bahwa waktu mereka terbatas di dunia ini.
IV. MENGENAL KEHENDAK ALLAH
Roma 12:2 “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
Ada 3 tingkatan kehendak Allah:
1. Yang baik
2. Yang berkenan kepada Allah
3. Yang sempurna
Dengan demikian, kita mengetahui ada beberapa tipe orang Kristen:
Orang Kristen tipe pertama adalah yang gaya hidupnya seperti orang dunia: mabuk, mencuri, berzinah, dll. Firman Tuhan memperingatkan supaya jangan hidup seperti orang yang diluar kehendak Allah! Mereka tidak tahu bahwa waktu mereka sangat singkat.
Orang Kristen tipe kedua adalah yang sudah tahu kehendak Allah, tetapi masih sebatas apa yang baik. Mereka sudah bertobat, tidak lagi berzinah, mencuri, dan hidup baik-baik serta rajin beribadah. Tetapi banyak yang hanya berhenti disini
Orang Kristen tipe ketiga adalah mereka yang tidak berhenti hanya sampai mengetahui kehendak Allah yang baik. Tetapi mereka terus berusaha mengenal kehendak Allah: yang baik, yang berkenan kepada Allah, dan yang sempurna. Tuhan Yesus mengajar agar hidup kita berbuah: 30x lipat, 60x lipat, bahkan 100x lipat. Jangan puas jika kita baru berbuah 30x lipat. Teruslah ke tingkatan selanjutnya.
Dalam pelajaran Tabernakel, ada orang-orang percaya halaman, orang-orang percaya di Ruang Kudus, ada orang-orang percaya yang berada di Ruang Maha Kudus.
Ada jenjang-jenjang yang harus dicapai. Kita tidak boleh statis. Kita harus terus naik tingkatan.
1 Tesalonika 5:23-24 “Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.”
Inilah yang harus menjadi fokus kita. Kudus (Yunani: Hagios). Hagios artinya bukan hanya bersih tetapi berbeda. Beda dalam hal apa? Cara berpikir, cara berbicara, dan segala hal.
Pertama-tama Tuhan menghendaki kita berbeda dalam hal apa?
1. Roh
Dulu roh kita mati karena dosa sehingga kita tidak bisa bersekutu dengan Allah. Untuk roh dilahirkan kembali maka harus percaya, bertobat dan menerima Yesus. Kemudian kita perlu memberi diri dibaptis. Baptisan air bukan aturan gereja. Dalam baptisan, roh lama kita dikubur. Baptisan membantu kita untuk hidup kudus.
Kemudian setelah itu kita perlu mengalami Baptisan Roh Kudus. Kita juga perlu terus menerus menyangkal daging, membangun iman dengan membaca Firman, Doa, serta Pujian Penyembahan. Sebelum memberitakan Injil, kita harus mengalaminya lebih dulu.
Pengudusan yang Allah kerjakan dalam hidup kita bukan hanya satu kali namun terus menerus sampai kita menjadi sempurna. Tetapi harus ada kerjasama antara kita dengan Allah. Terkadang saat kita santai dengan kerohanian kita, Tuhan akan mencambuk, mengejutkan kita supaya kita sadar bahwa hidup kita tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.
2. Jiwa
Bisa saja pikiran yang lama, emosi yang lama masih ada. Bagaimana agar jiwa kita terus diubahkan?
Yakobus 1:21 “Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.”
Pertama, Buang segala sesuatu yang kotor. Pembersihan itu harus dilakukan setiap hari. Sama seperti rumah kita perlu dibersihkan setiap hari karena jika dibersihkan sebulan sekali maka akan sangat kotor. Begitupun rumah rohani kita perlu dibersihkan setiap hari. Karena pencemaran ada setiap hari.
Kedua, Terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. Kata menyelamatkan disini dalam bahasa aslinya juga berarti:
1. Memperbaharui
2. Memulihkan
3.Menyempurnakan
Unsur jiwani kita yang harus diubahkan adalah:
1. Pikiran
Dalam Roma 12:2 dikatakan “Berubahlah oleh pembaharuan budimu.” Bagaimana mengalami pembaharuan budi/pikiran? Baca Firman, Renungkan, dan Lakukan
Bagaimana cara merenungkan Firman? Yosua 1:8 “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”
Kita harus memperkatakan Firman Tuhan terus menerus siang dan malam dan merenungkannya sampai Firman itu masuk dalam hidup kita dan mengubahkan kita. Contohnya kita bisa memperkatakan berdasarkan 2 Korintus 5:17 “Jadi (nama Anda) yang ada di dalam Kristus, (nama Anda) adalah ciptaan baru: (nama Anda) yang lama sudah berlalu, sesungguhnya (nama anda) yang baru sudah datang.”
2. Perasaan
Kalau perasaan belum diubahkan, belum memiliki perasaan Kristus, maka kita akan cuek dengan jiwa-jiwa. Namun jika kita sudah mempunyai perasaan Kristus maka akan ada belas kasihan pada jiwa-jiwa yang belum diselamatkan. Sudahkah kita menangis saat melihat masih banyaknya jiwa-jiwa yang terhilang?
Biarlah kita menjadi seperti Daud dan seperti Yesus yang berkenan kepada Allah karena kita melakukan segala kehendak Allah pada zaman ini.
By. : Pdt. Mediati Martino













