This is default featured slide 3 title
This is default featured slide 4 title
Test 1

GAMBAR DIRI

Orang yang gambar dirinya bermasalah tidak akan dapat berjalan di dalam rancangan Allah dan kebenaran-Nya. Gambar diri adalah penilaian kita terhadap diri sendiri. Penilaian ini sangat penting karena menentukan banyak hal dalam hidup kita. Orang lain boleh menilai kita tetapi penilaian kita terhadap diri sendiri juga lebih penting.

Kejadian 1: 26-2726Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikanmanusiamenurutgambardanrupa Kita, supayamerekaberkuasaatasikan-ikan di lautdanburung-burung di udaradanatasternakdanatasseluruhbumidanatassegalabinatangmelata yang merayap di bumi.” 27Maka Allah menciptakanmanusiaitumenurutgambar-Nya, menurutgambar Allah diciptakan-Nyadia; laki-lakidanperempuandiciptakan-Nyamereka.

Ayatdiatas menunjukkan bahwa kita adalah ciptaan yang termulia. Hanya manusia saja yang Allah ciptakan berdasarkan rupa dan gambar-Nya. Dari semulamanusiamemilikigambardiri yang sempurna, tetapi Iblis yang adalah perusak berusaha untuk membuat manusia tidak serupa dan segambar dengan Allah. Salah satu triknya adalah memberikan pemikiran/pemahaman/perasaan yang salah dalam diri manusia tentang gambar dirinya. Sehingga dengan demikian manusia bisa salah dalam menilai dirinya. Orang yang memiliki krisis gambar diri akan sulit membawa hubungannya dengan Tuhan dan sesama. Gambar diri yang bermasalah ini memiliki kemampuan untuk membawa seseorang keluar dari rancangan Allah danterpisahdengan Allah.

Sejak kita lahir baru,seharusnya kita terus berjalan didalam rancangan Allah dan didalam kebenaran-Nya. Tetapi tanpa kita sadari, Iblis mampu menyeret kita dan kita tidak tahu bahwa kita sudah mulai menyimpang dari jalan Tuhan dan merasa bahwa kita masih terus berjalan didalam kebenaran. Dalam ilmu Matematika, kemiringan sekian derajat akan menghasilkan penyimpangan yang besar. Kekristenan kita pun seringkali seperti itu.

Penilaian orang lain terhadap kita memang penting, tetapi penilaian kita terhadap diri kita sendiri pun jauh lebih penting. Iblis seringkali berusaha merusak gambar diri manusia dengan menanamkan pemikiran yang salah terhadap dirinya.

Tigacara iblis dalam merusak gambar diri manusia melalui pemikiran dan perasaan yang salah:
1. Rasa tidak berharga
Rasa tidak berharga atau merasa hidup ini tidak berharga.
Seorang istri yang menangis ketika suaminya marah dan mengatai ia dengan kata-kata yang tidakwajar, akan merasa bahwa dirinya tidak berguna.
Seorang anak yang dikatai “goblok” karena mendapat nilai yang buruk akan merasa dirinya memangbodoh/tidakpintar. Tanpa disadari, orang yang mengasihi kita justru seringkali membuat kita kecewa melalui perkataan mereka.
Sesayang-sayangnya suami pada istri atau ayah pada anaknya, mereka tetap manusia yang bisa saja menyakiti dan membuat kita kecewa. Disaat orang yang mengasihi kita kemudian menyakiti hati kita, disaat itu kita akan merasakan bahwa diri kita tidak berharga. Tetapi Firman akan terus menuntun hidup kita sehingga kita akan terus mengampuni dan Iblis tidak punya celah untuk merusak gambar diri kita. Rasa berharga yang sejati sebagai apapun keadaan kita saat ini hanya dapat kita temukan dalam Yesus, karena kasihNya luar biasa.

Lukas 15:1-7 1 Para pemungutcukaidan orang-orang berdosabiasanyadatangkepadaYesusuntukmendengarkan Dia.2 Makabersungut-sungutlah orang-orang Farisidanahli-ahliTaurat, katanya: “Iamenerima orang-orang berdosadanmakanbersama-samadenganmereka.”3 LaluIamengatakanperumpamaaninikepadamereka:4 “Siapakah di antarakamu yang mempunyaiseratusekordomba, danjikalauiakehilanganseekor di antaranya, tidakmeninggalkan yang sembilanpuluhsembilanekor di padanggurundanpergimencari yang sesatitusampaiiamenemukannya?5 Dan kalauiatelahmenemukannya, iameletakkannya di atasbahunyadengangembira,6 dansetibanya di rumahiamemanggilsahabat-sahabatdantetangga-tetangganyasertaberkatakepadamereka: Bersukacitalahbersama-samadenganaku, sebabdombaku yang hilangitutelahkutemukan. 7 Akuberkatakepadamu: Demikianjugaakanadasukacita di sorgakarenasatu orang berdosa yang bertobat, lebihdaripadasukacitakarenasembilanpuluhsembilan orang benar yang tidakmemerlukanpertobatan.”

Yesaya 43:4 Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.

2. Rasa tidak berguna
Hal ini seringkali terjadi sejak masa kecil dan tanpa disadari dilakukan oleh orang tuanya sendiri baik melalui perkataan, sikap dan perbuatan. Pada orang yang dicintai, apabila dikata-katai akan terasa lebih sakit. Seorang istri akan merasa tidak berdaya guna dan tidak berprestasi ketika suami mengatakan bahwa istri orang lain lebih produktif. Dalam hal ini Iblis dengan mudah dapat menanamkan pemikiran yang salah ke dalam pikiran manusia.

3. Rasa tidak dimiliki dan memiliki.
Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan rasa dimiliki dan memiliki atau dicintai dan mencintai.“Merasa tidak ada yang mencintai”, tidakmemilikisiapapundanapapun seringkali tanpa kita sadari, Iblis sedang berusaha merusak gambar diri kita melalui perasaan ini.Jika kita terus biarkan pemahaman ini, gambar diri kita dapat dengan mudah dirusak oleh iblis. Hanya Bapa di surga yang memiliki kasih yang kekal dan menerima kita tanpa syarat.

Lukas 15:11- 32 11Yesusberkatalagi: “Ada seorangmempunyaiduaanaklaki-laki. 12 Kata yang bungsukepadaayahnya: Bapa, berikanlahkepadakubagianhartamilikkita yang menjadihakku. Laluayahnyamembagi-bagikanhartakekayaanitu di antaramereka.13Beberapaharikemudiananakbungsuitumenjualseluruhbagiannyaitulalupergikenegeri yang jauh. Di sanaiamemboroskanhartamiliknyaitudenganhidupberfoya-foya.14Setelahdihabiskannyasemuanya, timbullahbencanakelaparan di dalamnegeriitudania pun mulaimelarat.15 Laluiapergidanbekerjapadaseorangmajikan di negeriitu. Orang itumenyuruhnyakeladanguntukmenjagababinya.16Laluiainginmengisiperutnyadenganampas yang menjadimakananbabiitu, tetapitidakseorang pun yang memberikannyakepadanya.17Laluiamenyadarikeadaannya, katanya: Betapabanyaknya orang upahanbapaku yang berlimpah-limpahmakanannya, tetapiaku di sinimatikelaparan.18 Akuakanbangkitdanpergikepadabapakudanberkatakepadanya: Bapa, akutelahberdosaterhadapsorgadanterhadapbapa,19akutidaklayaklagidisebutkananakbapa; jadikanlahakusebagaisalahseorangupahanbapa.20Makabangkitlahiadanpergikepadabapanya. Ketikaiamasihjauh, ayahnyatelahmelihatnya, lalutergeraklahhatinyaolehbelaskasihan. Ayahnyaituberlarimendapatkandialalumerangkuldanmencium dia.21 Kata anakitukepadanya: Bapa, akutelahberdosaterhadapsorgadanterhadapbapa, akutidaklayaklagidisebutkananakbapa.22Tetapi ayah ituberkatakepadahamba-hambanya: Lekaslahbawakemarijubah yang terbaik, pakaikanlahitukepadanyadankenakanlahcincinpadajarinyadansepatupadakakinya.23 Dan ambillahanaklembutambunitu, sembelihlahdiadanmarilahkitamakandanbersukacita.24Sebabanakkuinitelahmatidanmenjadihidupkembali, iatelahhilangdandidapatkembali. Makamulailahmerekabersukaria.25Tetapianaknya yang sulungberada di ladangdanketikaiapulangdandekatkerumah, iamendengarbunyiserulingdannyanyiantari-tarian.26Laluiamemanggilsalahseoranghambadanbertanyakepadanyaapaartisemuanyaitu.27Jawabhambaitu: Adikmutelahkembalidanayahmutelahmenyembelihanaklembutambun, karenaiamendapatnyakembalidengansehat.28 Makamarahlahanaksulungitudaniatidakmaumasuk. Laluayahnyakeluardanberbicaradengan dia.29Tetapiiamenjawabayahnya, katanya: Telahbertahun-tahunakumelayanibapadanbelumpernahakumelanggarperintahbapa, tetapikepadakubelumpernahbapamemberikanseekoranakkambinguntukbersukacitadengansahabat-sahabatku.30Tetapibarusajadatanganakbapa yang telahmemboroskanhartakekayaanbapabersama-samadenganpelacur-pelacur, makabapamenyembelihanaklembutambunituuntuk dia.31 Kata ayahnyakepadanya: Anakku, engkauselalubersama-samadenganaku, dansegalakepunyaankuadalahkepunyaanmu.32 Kita patutbersukacitadanbergembirakarenaadikmutelahmatidanmenjadihidupkembali, iatelahhilangdandidapatkembali.”

Akibat gambar diri yang rusak
Gambardiri yang rusak menyebabkan kita mengalami banyak sekali problem emosional .
Suami istri yang bertengkar dan tidak mempedulikan orang disekitar yang memperhatikan mereka, orang yang seperti ini memiliki gambar diri yang bermasalah karena seharusnya orang tersebut memiliki rasa malu. Problem emosional yang lain seperti takut, minder, kesepian, rasa bersalah, depresi dan lain-lain. Semua problem emosional ini disebabkan oleh kepercayaan yang salah, pemahaman yang salah yang iblis tanamkan dalam diri kita sejak kecil.
Ciri-ciri orang yang gambar dirinya bermasalah:
1. Takut sekaliuntukgagal
Orang yang gambar dirinya bermasalah takut sekali untuk gagal. Kegagalan adalah hal yang biasa dalam perjalanan hidup manusia. Bukan berarti “boleh” hidup dalam kegagalan. Kegagalan pasti pernah dialami oleh semua orang karena kita belum sempurna. Tetapi kita akan terus berjalan menuju kesempurnaan itu. Orang orang yang sekarang hidupnya berhasil adalah orang-orang yang pernah mengalami kegagalan dalam hidupnya di masa lalu. Thomas Alva Edison berhasil setelah melalui banyak kali kegagalan. Orang yang mau berhasil tidak perlu merasa malu atau terpukul jika mengalami kegagalan. Orang yang gambar dirinya bermasalah akan menganggap peristiwa kegagalan adalah pukulan yang berat bagi dia dan akan merasa terpuruk. Cara umum yang biasa di ambil oleh orang yang gambar dirinya bermasalah adalah dengan tidak berani mencoba, sehinggatidakdapatberhasil.
2. Takut ditolak.
Orang yang gambar dirinya bermasalah akan merasa down jika dirinya ditolak seseorang ataupun oleh suatu kelompok tertentu. Manusia yang adalah makhluk sosial, ia ingin dikasihi dan diterima keberadaannya. Hal-hal yang bukan penolakkan bisa ia anggap sebagi penolakkan terhadap dirinya. Karena pikiran dan perasaannya terganggu. Seorang yang gambar dirinya bermasalah bersedia melakukan apa saja agar dirinya dapat diterimadaninisangatberbahaya
3. Suka mencela/mengkritik
Orang ini tidak senang melihat kelebihan yang ada dalam diri orang lain. Sikap suka mencela dan mengkritik ini timbul dari sikap iri hati karena dirinya sendiri kurang. Secara spontan lebih cepat mengkritik dan mencela orang dan hamper tidak pernah memberi pujian kepada orang lain.
4. Haus pujian.
Membutuhkan pengakuan dan pujian terus-menerus. Ketika tidak dipuji, ia merasa tertolak. Orang ini selalu bicara dengan berlebih-lebihan atau besar bicaranya. Secara tidak sadar, gambar dirinya telah dirusak oleh Iblis.
5. Malu yang berlebihan atau sebaliknya percaya diri yang berlebihan.
Setiap orang harus punya rasa malu, tetapi malu yang berlebihan adalah bukti bahwa gambar diri orang itu bermasalah. Percaya diri yang berlebihan pun merupakan gambar diri manusia yang bermasalah dan sebenarnya orang yang percaya diri berlebihan adalah untuk menutupi kekurangan dan kelemahannya.

Yang harus dilakukan ketika kita menemukan gambar diri kita sedang bermasalah adalah denganmembangun rasa berharga yang benar. Usaha untuk membangun rasa berharga yang benar adalah bagian kita untuk dilakukan. Bangun rasa berharga ini berdasarkan apa kata Tuhan atas diri kita melalui firman-Nya. Keberadaan kita dalam Kristus adalah jati diri kita yang sesungguhnya. Orangtua yang mencintai dan sering memuji kita tidak selalu dapat menerima kita apa adanya. Tetapi Tuhan menerima kita tanpa syarat.
Yesaya43:4 Olehkarenaengkauberharga di mata-Ku danmulia, danAkuinimengasihiengkau, makaAkumemberikanmanusiasebagaigantimu, danbangsa-bangsasebagaigantinyawamu.

Yeremia31:3 Dari jauh TUHAN menampakkandirikepadanya: Akumengasihiengkaudengankasih yang kekal, sebabituAkumelanjutkankasihsetia-Ku kepadamu.

Langkah-langkah pemulihan gambar diri yang bermasalah:
1. Kita harus jujur mengakui jika benar bahwa gambar diri kita sedang bermasalah sehingga Tuhan dapat pulihkan. Mengakui apa yang kita rasakan, sehingga kita mengetahui penyebab gambar diri kita yang bermasalah. Akui bahwa kita membutuhkan rasa berharga yang sejati.
2. Temukan kepercayaan yang salah/rumus yang iblis tanamkan selama bertahun-tahun dalam hidup kita.
3. Ambil keputusan untuk menolak/membuang kepercayaan yang salah dan menggantinya dengan kebenaran Allah.
Efesus 4:17 Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia.20Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus. 24dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
4. Bertindak dengan tepat sesuai kebenaran yang sudah diterima agar terus berjalan dalam rancangan Allah sehingga bisa mencerminkan karakter Allah dalam diri kita.Apabilakitamenemukanadanyapribadi-pribadi yang telah “berperan” untukmenanamkan “kepercayaan yang salah” dalamhidupkita, makasesuaikebenaranFirmanTuhankitaharusmelepaskankuasapengampunan. Kita tidak merasa rugi atau menyesali tetapi mengucap syukur karena kita tahu segala sesuatu Allah izinkan terjadi untuk membawa suatu kebaikan.
Gambar diri seseorang adalah sangat penting karena menentukan kualitas hidup orang tersebut dan keberadaannya selama ia hidup di dunia. Sehingga orang yang gambar dirinya tidak bermasalah akan terus berjalan dalam rancangan Allah, hidup memuliakan Tuhan dan menjadi alat kemuliaan-Nya sampai kepada kehidupan kekal bersama dengan Allah.

By : Pdt. Lea Novitasari