Daily Archives: 06/01/2019
TETAPKANLAH LANGKAHMU! (2)
Yosua 1:3-8 3 Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa. 4 Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat, seluruh tanah orang Het, sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu akan menjadi daerahmu. 5 Seorang pun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau. 6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka. 7 Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi. 8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.
Adalah aneh ketika Tuhan memutuskan bahwa yang akan menggantikan Musa adalah Yosua yang adalah hamba Musa/pembantu Musa. Apakah kurang orang-orang yang gagah perkasa di Israel yang Tuhan tidak bisa pilih untuk menggantikan Musa? Mungkin belum pernah terjadi di dunia, bahwa ada seseorang yang mewariskan semua kepercayaan, kewenangan dan tahta kepada seorang hamba, mungkin tidak pernah terjadi, tapi ini yang Tuhan lakukan.
Jangan pernah merasa minder karena kita bukan siapa-siapa dan tidak punya apa-apa. Tuhan punya rancangan yang mulia, karena kita diciptakan untuk kemuliaan Tuhan. Situasi dan kondisi memang punya pengaruh tapi hal itu tidak menentukan masa depan.
Ketika Tuhan menetapkan Yosua menggantikan Musa, Tuhan juga sudah sekaligus menetapkan rancangan/visi pada Yosua Sebelum Yosua menjalani tugas dari Tuhan. Tuhan memulainya dulu dengan visi Allah.
Secara umum visi adalah kemampuan menjangkau ke depan untuk sesuatu yang akan dicapai. Tapi kita bukan bicara mengenai definisi visi yang diciptakan oleh manusia, tapi Visi Allah.
Sebelum lahir, ketika masih dalam kandungan, Tuhan sudah menetapkan visi-Nya bagi kita. Sebelum manusia diciptakan, Tuhan sudah menyediakan semuanya dengan lengkap. Dalam Kejadian Tuhan juga memerintahkan untuk MEMELIHARA DAN MENGUSAHAKAN taman Eden itu. Jadi, Adam dan hawa bukan hanya menikmati fasilitas Taman Eden tapi ada pekerjaan yang sudah disiapkan untuk mengelola taman itu.
Cara Tuhan memberkati kita adalah dengan bekerja, tidak boleh ada yang nganggur/tidak ada pekerjaan. Setiap orang percaya punya hak iman untuk menikmati ini semua.
Sejak awal Tuhan sudah merencanakan bagaimana hidup ke depan nantinya, tapi semua musnah karena dosa. Karena Adam dan Hawa melanggar apa yang sudah Tuhan tetapkan.
Bagaimana rancangan Allah/VisiAllah dimiliki kembali oleh manusia?
Rancangan ini ditetapkan dan berlaku ketika kita menjadi orang percaya, mulai saat itu kita berhak kembali untuk menerima janji Allah.
Yohanes 1:12 Tetapi seberapa banyak orang yang menerima Dia, kepada mereka itulah diberi-Nya hak akan menjadi anak-anak Allah, yaitu kepada segala orang yang percaya akan nama-Nya;(TL)
Kita berubah status dari sebutan orang berdoa menjadi anak anak Allah
Roma 8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.
Allah tidak pernah gagal dengan rancangan-Nya maka Kristus datang sebagi penebus. Barangsiapa yang percaya pada-Nya hdup kekal dan dijadikan anak Allah. Ada hak iman yang Tuhan sediakan yaitu untuk menerima visi Allah bagi kehidupan kita secara pribadi.
APA YANG TUHAN SEDIAKAN/RANCANGAN bagi kita sebagi orang percaya untuk pribadi kita?
– RANCANGAN DAMAI SEJAHTERA. Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
– KEPASTIAN MASA DEPAN. Amsal 23:18 23:18 Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.
– MEMBERKATI BERLIMPAH-LIMPAH. ULangan 28:12 TUHAN akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala pekerjaanmu, sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman.
– MENJADI KEPALA BUKAN EKOR. Ulangan 28:13 TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia.
MASA LALU — MASA SEKARANG — MASA DEPAN
Dalam menjalani masa sekarang, mungkin masih ada trauma-trauma dengan masa lalu yang mengganggu kita dalam menjalani masa sekarang. Iman kita harus bisa menjawab realitas untuk menjadi pengalaman iman dalam kita memasuki masa depan kita. Jalanilah tahun 2019 dengan memiliki visi Allah.
Mazmur 139:13-15 13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku 14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. 15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
Sebelum menjalani masa depan, milikilah dulu visi Allah, kalau kita tidak punya visi Allah, maka kita akan menjalani semua kegiatan kita hanya sekedar rutinitas.
Orang yang memiliki visi Allah akan tahu apa yang sudah tersedia didepan, yaitu kepastian masa depan yang penuh harapan, akan menjadi kepala dan bukan ekor, dan masih banyak janji-janji Tuhan tentang masa depan.
Tuhan berjanji akan memberkati segala pekerjaan kita, ini berarti ada bagian Tuhan dan ada pula bagian kita. Jadi, kerjakanlah bagian kita maka janji Tuhan yang luar biasa itu akan terjadi atas hidup kita.
BERSIAPLAH MENJALANI VISI ALLAH
Tanpa visi Allah berarti seseorang hanya menjalani rutinitas hidup tanpa arah tujuan dan sasaran yang jelas tanpa target yang harus dicapai.
Memiliki visi berarti ada bentuk yang jelas dari suatu sasaran yang akan dicapai didepan.
Setiap orang akan menjalani hidupnya sendiri dan menghadapi langsung setiap realita yang hadir dalam perjalanan hidupnya. Kita sudah diberi hak iman, jangan hanya mau mengalami yang enak-enak saja dan kita tidak boleh lari dari kenyataan hidup, karena itu awal dari bencana baru. Ingatlah bahwa setiap realita punya kemampuan untuk goyahkan iman.
Kita harus punya visi Allah dalam hidup kita supaya kita tidak diombang-ambingkan dengan segala macam bentuk pergumulan hidup.
By : Pdt. RF. Martino













