This is default featured slide 3 title
This is default featured slide 4 title
Test 1

Daily Archives: 23/12/2018

TEROBOSAN IMAN

Dalam menghadapi tahun depan, setiap kita punya rencana dan target. Sebagai orang percaya yang sudah diberikan kebenaran firman Tuhan, kita memiliki kekuatan yang lebih dari orang lain. Tuhan mau agar kita tetap semangat, tetap kuat didalam kekuatan kuasa Tuhan sehinggga semangat yang ada pada kita dapat terimpartasi kepada orang lain disekitar kita. Kita harus senantiasa mematahkan segala hal yang negatif baik yang ada dipikiran, perasaan maupun tindakan mereka dengan kebenaran firman Tuhan dan kepastian janji Tuhan yang sudah diberikan kepada kita.

Saya percaya melalui gempa yang terjadi dikota Palu, Allah sedang membangunkan dan melawat kita secara pribadi. Jika kita mau merenungkan, melalui kejadian ini kita beroleh berkat-berkat pribadi.
Setelah gempa terjadi, saya mengungsi dan menemani beberapa jemaat yang ada di jalan Kijang selama 1 bulan. Kemudian seorang teman saya yang ada di Jakarta mengirim pesan whatssapp dan bertanya kepada saya apakah saya masih mengungsi? Saya pikir saya sudah keasyikan mengungsi dan saya mulai berpikir untuk menemukan tempat baru untuk ditinggali. Rumah saya di Tendean tidak roboh tetapi dinding retak dan lantai hancur jadi saya merasa was-was untuk tinggal di rumah tersebut. Saya mulai mencari kos-kosan yang cocok untuk ditinggali. Ada 3 orang anak yang masih sekolah tinggal bersama dengan kami saat itu dimana mereka tidak pulang setelah gempa terjadi. Kami mulai mencari kos di beberapa tempat tetapi tidak ada yang berkenan dihati. Ada satu tempat yang kami sudah deal, tiba-tiba si pemilik menawarkan kos yang lain, milik temannya. Saya katakan bahwa saya akan berdoa dulu. Pada akhirnya si pemilik kos mengatakan kepada kami bahwa ada teman mereka yang sudah meminta tempat yang sudah deal tersebut, sehingga pada akhirnya kami tidak jadi untuk menempati kos tersebut. Setelah itu kami pergi ke rumah kami di Tendean dan memikirkan untuk mengatur tempat sedemikian rupa untuk dapat ditinggali. Tetapi kemudian saya mendapatkan kabar bahwa salah seorang jemaat gereja baru saja pindah dari rumah lama ke rumah baru dan mempersilahkan kami untuk melihat kondisi rumah lama dan jika berkenan, kami dipersilahkan untuk tinggal di rumah tersebut. Tuhan sudah menyediakan tempat bagi kami untuk tinggal sehingga 16 rumah yang kami cek sebelumnya tidak ada yang berkenan dihati. Itulah mujizat yang kami alami beberapa waktu lalu.

Dalam doa pagi maupun doa malam di pengungsian, saya selalu katakan satu ayat yaitu apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia. Ternyata ayat tersebut sangat tepat buat saya seperti yang saya alami saat itu.

Kita tidak boleh memiliki semangat kehidupan yang kendor baik secara pribadi maupun pelayanan. Dari segi pelayanan, beberapa ada yang mulai megundurkan diri, ada juga yang minta dipertimbangkan. Saya mengatakan bahwa jangan sampai karena gempa ataupun pergumulan dikehidupan kita, membuat kita jadi lemah dalam hubungan kita secara pribadi maupun pelayanan dengan Tuhan. Tuhan masih memberikan kepercayaan kepada kita untuk melakukan terobosan dalam tindakan iman. Tuhan sudah berikan kita kuasa tetapi jika kita sendiri juga lemah maka tidak akan terjadi apa-apa. Tuhan mau agar kita melakukan apa yang menjadi bagian kita.

Dikatakan bahwa setiap hari Allah memberikan berkat-Nya, selalu baru setiap pagi. Tetapi seringkali kita mengalami masa jenuh dan adakalanya pelayan Tuhan pun mengalami masa-masa seperti ini. Tetapi firman Tuhan tidak dapat dikalahkan dengan argumen apapun ataupun pengaruh dari orang.

Kata “terobos” berarti suatu tindakan aktif untuk menembus/menerobos suatu penghalang, rintangan atau mendobrak barisan musuh atau juga menemukan sesuatu yang baru. Sedangkan “terobosan” adalah hasil dari tindakan aktif yang terus menerus menuju perubahan. Hal ini tidak terjadi secara otomatis dalam diri kita. Tindakan itu adalah bagian kita yaitu melakukan suatu terobosan di dalam iman kita, tidak ada jalan yang tidak bergelombang, tidak ada siang tanpa malam tetapi yang Tuhan janjikan ialah kekuatan. Kita mulai mempelajari hal-hal apa yang akan kita kerjakan melalui tindakan aktif yang terus-menerus menuju perubahan. Demikian halnya didalam pelayanan pasti ada pergumulannya, pasti ada suka dukanya.

Dalam hal apa saja terobosan iman perlu dilakukan?

1. Dalam mengubah prinsip atau konsep hidup kita yang belum sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.
1 Korintus 9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

Dalam merubah orang lain pun kita perlu menyelidiki dalam diri kita sendiri letak-letak kekurangan, kelemahan atau kesalahan yang ada dalam diri kita apakah prinsip yang kita pakai itu sudah sesuai dengan kebenaran Firman.
Tuhan mau bekerja di dalam diri kita, tetapi jika dalam diri kita sudah memiliki firman sendiri maka Tuhan tidak dapat bekerja. Seringkali hal-hal yang kita sukai menghalangi kehendak Tuhan terjadi dalam hidup kita. Karena kita lebih menuruti keinginan kita. Kita susah diubah oleh Allah sehingga apa yang Tuhan inginkan untuk kita lakukan tidak kita lakukan. Atau kita melakukannya tetapi tidak maksimal. Kita mau berdampak dan menjadi berkat bagi orang lain melalui Injil kebenaran, tetapi ketika kita sendiri susah dirubah dalam pola hidup kita, masih terikat dengan cara pandang kita sendiri dan masih menjadi Tuhan atas diri sendiri maka hal ini akan sulit terjadi. Dalam Filipi dikatakan bahwa hendaklah hidup kita berpadanan dengan Injil.

2. Dalam keluarga kita (kebiasaan-kebiasaan/tradisi-tradisi yang bertentangan dengan firman Allah)
Ada banyak kebiasaan juga tradisi-tradisi yang bertentangan dengan firman Allah. Dalam keluarga saya pun masih dijumpai hal-hal seperti itu dalam acara pemberkatan nikah misalnya, masih juga dilakukan acara-acara adat. Inilah yang perlu kita terobos yaitu memperbaiki cara-cara yang keliru. Tradisi-tradisi yang tidak ada dasar kebenaran Firman perlu diterobos. Ketika kita mau ikut Tuhan maka harus segenap hati, tidak setengah-setengah. Firman Tuhan katakan “Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu , dengan segenap jiwamu, segenap akal budimu dan segenap kekuatanmu. Dalam satu hal kita melakukan Firman tetapi Firman yang lain kita kaburkan. Hal ini tidak boleh terjadi. Memang tidak mudah untuk dilakukan tetapi dalam Tuhan kita dapat melakukan apa saja.

3. Terobosan melalui doa-doa (syafaat) terhadap orang-orang kafir & orang fasik
Syafaat bukan hanya tentang melipat tangan saja tapi tentang sikap kita, tindakan, peringatan dan nasihat kita kepada mereka. Orang kafir adalah orang yang sama sekali belum percaya kepada Tuhan. Sedangkan orang fasik ialah mereka yang sudah mengetahui Firman tetapi melakukan yang lain. Ini adalah bagian dari tugas kita yang menerobos melalui doa. Adakah gerakan Allah dalam diri kita untuk berdoa bagi kota Palu, kota yang Tuhan berikan kepada kita? Tuhan mau melawat kota Palu melalui kehidupan kita. Doa dapat meruntuhkan benteng-benteng/penghalang/kubu-kubu yang dibangun atas dasar keangkuhan manusia, menawan segala pikiran dan menaklukkannya bagi Kristus. Inilah tindakan-tindakan yang dapat kita kerjakan di dalam alam roh.

(Baca Yehezkiel 3:16-21)

Jadi kita tidak boleh hanya diam diam saja melihat orang yang hidup dalam dosa, karena kita akan diminta pertanggungjawaban dari Tuhan. Ketika orang benar melakukan kecurangan, melakukan kesalahan, berbohong/berdusta atau melakukan hal jahat lainnya dan kita melihatnya tetapi kita mendiamkannya, ketika masanya tiba dan terjadi sesuatu, maka yang bertanggung jawab atas nyawa orang itu adalah kita yang mengetahuinya. Dalam Amsal dikatakan bahwa lebih baik teguran yang nyata-nyata daripada kasih yang tersembunyi. Tuhan mau bekerja melalui kita. Rasa sungkan, malas atau tidak peduli adalah hal-hal yang perlu kita terobos dalam hidup kita. Tuhan sudah mengutus kita untuk menjadi berkat bagi orang lain.

4. Terobosan dalam dunia kerja atau usaha
Dalam hal apa saja yang Tuhan percayakan untuk kita kerjakan, temukan ide-ide baru di dalamnya. Di dalam pelayanan pun seperti itu. Mulai memikirkan untuk hari esok, tahun yang akan datang bagaimana kita bisa membawa suatu hal-hal yang baru di dalam kehidupan kita. Dalam lingkungan tempat tinggal, di tempat kerja, di gereja dan dimana pun kita berada.

Ketika Tuhan Yesus menyembuhkan orang yang lumpuh, orang-orang yang melihat mujizat itu berkata bahwa yang seperti ini belum pernah mereka lihat. Ada hal baru yang Yesus kerjakan. Mujizat atau perkara-perkara besar yang Tuhan lakukan melalui orang-orang percaya selalu membuat orang takjub dan menjadi berkat bagi orang lain. Yosua dan Kaleb adalah 2 orang yang melakukan terobosan Iman. Mereka dikatakan memiliki roh yang berbeda dan mereka mengikut Tuhan dengan sepenuhnya sehingga Tuhan membawa mereka ke negeri yang Tuhan janjikan. Inilah yang Tuhan ingin kerjakan di kota Palu melalui perantaraan kita. Jangan sampai kita bergantung dengan pengalaman atau cara-cara kita sendiri tetapi bersama Tuhan kita akan melihat hal-hal heran yang Tuhan kerjakan.

Di dalam segala hal dalam setiap hari kita harus minta penyertaan Tuhan, kita juga tidak boleh cepat putus asa dan tawar hati. Kitab Amsal mengatakan orang yang tawar hati pada masa kesesakan kecillah kekuatannya. Kitab Mazmur katakan berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.

Jangan menganggap diri sendiri bijak dan jangan bersandar kepada pengertian sendiri tetapi milikilah persekutuan dengan Firman. Jangan takut dan kuatir ketika ada tantangan tetapi tetaplah berdoa. Setiap hari kita harus berada di dalam hadirat Allah, harus berada dalam persekutuan dengan Tuhan. Karena setiap kali kita putus hubungan dengan hadirat Allah, hal ini sudah membuka celah bagi iblis. Bekerjasama dengan Roh Kudus akan menolong dan memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran. Kita berasal dari Allah karena kita telah dijadikan ciptaan yang baru dan kita juga diberi kuasa Allah sehingga roh yang ada dalam diri kita lebih besar dari roh yang ada di dalam dunia. Jangan mau dikalahkan oleh dunia atau oleh kata-kata orang lain tetapi kalahkan dunia dengan firman Tuhan, hadapi segala sesuatu dengan kekuatan yang Allah berikan kepada kita maka kita akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar karena tidak ada yang mustahil bagi orang percaya.

By : Pdt Milkha Samaa