This is default featured slide 3 title
This is default featured slide 4 title
Test 1

Daily Archives: 18/11/2018

PUJIAN DI TENGAH KONDISI YANG TIDAK MENYENANGKAN

Kisah Para Rasul 16:25 Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.

Pujian yang dinaikkan di tengah kondisi yang tidak menyenangkan adalah suatu hal yang luar biasa. Ketika kita memuji Tuhan dan mengucap syukur di tengah-tengah pesta dan ulang tahun, itu adalah hal yang biasa. Tetapi ditengah-tengah kondisi situasi yang tidak menyenangkan seperti yang Paulus dan Silas alami di mana mereka dibelenggu di penjara, mereka tidak menyalahkan Tuhan tetapi mereka menaikkan puji-pujian kepada Tuhan adalah hal yang sungguh luar biasa.

Suatu tantangan bagi kita, di tengah-tengah kondisi yang tidak menyenangkan saat ini, apakah kita tetap menaikkan pujian kepada Tuhan atau justru kita menyalahkan Tuhan. Adalah suatu kesaksian yang baik bagi orang yang berbeda keyakinan dengan kita ketika anak-anak Tuhan tetap memuji Tuhan di tengah kondisi yang tidak menyenangkan.

Kaki dan tangan Paulus dan Silas dibelenggu sehingga mereka tidak dapat berbuat apa-apa tetapi mulut mereka tetap memuji-muji Tuhan. Jadi, dalam situasi bagaimana pun beratnya, hendaknya kita tetap memuji Tuhan.

1. Pujian di tempat yang sulit adalah ibadah yang sejati
Tatkala kita memuji Tuhan di tengah kondisi yang tidak menyenangkan, ini adalah suatu ibadah yang menyenangkan hati Tuhan. Paulus dan Silas tidak menyembah kepada patung-patung dan dewa-dewa yang mati tetapi mereka menyembah kepada Allah yang hidup. Mereka mengimani bahwa kuasa Tuhan tidak pernah terbatas sekalipun kaki tangan mereka terbelenggu. Ketika kita bersyukur kepada Tuhan, kita sedang mengagungkan Tuhan.

Mazmur 100:4 Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!

Ketika istri saya akan melahirkan putri kami yang ketiga, tekanan gula darahnya mencapai 450 sehingga dokter tidak berani untuk melakukan operasi. Anak kami di dalam kandungan sudah dinyatakan meninggal. Saat itu saya sudah menjadi hamba Tuhan tetapi masih bekerja di suatu perusahaan. Saya sempat berkata kepada Tuhan bahwa saya sudah melayani Tuhan selama 5 tahun tetapi mengapa hal ini terjadi dalam hidup saya.
Dokter yang akan mengoperasi istri saya berkata kepada saya agar saya berdoa dan dokter tersebut pun pergi ke sudut ruangan lalu ia berdoa. Setengah jam kemudian anak kami berhasil dikeluarkan dari dalam kandungan istri saya walaupun sudah dalam keadaan meninggal. Istri saya saat itu sangat lemah sekali. Saat itu saya berjanji kepada Tuhan jika Ia memberi saya hidup maka saya akan melayani Tuhan 100%.
Hal itu kami tangkap kemudian saya membuat surat pengunduran diri ke perusahaan tempat saya bekerja dan saya melayani Tuhan sepenuh waktu. Tuhan memakai anak tersebut supaya kami menyadari bahwa kami dipanggil untuk melayani Tuhan.

2. Pujian di tempat yang sulit merupakan ucapan syukur yang harum
Apapun yang terjadi tetaplah setia kepada Tuhan. Hal ini yang perlu kita tanam dalam hati kita masing-masing. Kita memiliki Tuhan yang hidup. Sekalipun kita ada di tenda-tenda tetapi kita tetap menaikkan pujian kepada Tuhan. Karena Tuhan ada bersama kita Tuhan memberi kekuatan dan menghibur kita. Segala sesuatu jika kita kembalikan kepada Tuhan dan kita tahu bahwa Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan, kebajikkan bagi setiap orang yang mengasihi Dia, maka pasti ada ungkapan syukur kepada Tuhan jika tidak, maka kita akan bersungut-sungut.

3. Pujian di tempat yang sulit adalah luapan keyakinan iman kepada Tuhan
Paulus dan Silas yang terbelenggu tidak ada yang mereka dapat harapkan tetapi mereka tetap memuji Tuhan sebab iman mereka percaya Tuhan tidak pernah tutup mata dan tidak pernah melepaskan orang orang yang percaya dan bergantung sepenuhnya kepadaNya. Tuhan akan bekerja di dalam rencana dan caranya Tuhan. Di tempat ini pun, Tuhan akan bekerja dengan cara-Nya yang ajaib. Pujian Paulus dan Silas adalah nyanyian iman mereka kepada Tuhan.

Berkat yang kita dapat ketika memuji Tuhan di tempat yang sulit:
1. Berkat Tuhan
Berkat Tuhan tidak hanya dilihat dari materi yang kita dapat tetapi sukacita yang dari Allah. Ada orang yang sakit tetapi ia tetap memuji Tuhan, ia tetap bersukacita walaupun dalam keadaan sakit. Itu sebabnya dalam situasi apapun kita diajak untuk tidak meninggalkan persekutuan yang ada, sebab dalam ibadah-ibadah, kita mendapat kekuatan dan pengajaran firman Tuhan yang menguatkan kita.

2. Kita menerima penghiburan dari Tuhan

3. Ada kesaksian dan pemenangan jiwa-jiwa
Menaikkan pujian ditengah keadaan yang tidak menyenangkan akan membawa dampak bagi orang-orang yang ada disekitar kita. Situasi ini akan dapat memenangkan jiwa-jiwa baru bagi Tuhan.Apapun yang terjadi dalam situasi apapun, tetaplah menaikkan puji-pujian kepada Tuhan.
Efesus 6:10-12 “Akhirnya, hendaklahkamukuat di dalamTuhan, di dalamkekuatankuasa-Nya. Kenakanlahseluruhperlengkapansenjata Allah, supayakamudapatbertahanmelawantipumuslihatIblis; karenaperjuangankitabukanlahmelawandarahdandaging, tetapimelawanpemerintah-pemerintah, melawanpenguasa-penguasa, melawanpenghulu-penghuludunia yang gelapini, melawanroh-rohjahat di udara.”

I. MERESPON MASALAH DENGAN IMAN

Melaluiayatdiataskitamemahamipentingnyahidupolehiman.Sebagaimanusia, secaralahiriahkitamenjalanihidupnamunsecararohkitamemilikiiman.

Ada bencana yang bisadiprediksisebelumnyanamunadabencana yang tidakbisadiprediksi (kejadiannyatiba-tiba).Yesusdanmurid-murid-Nyapernahmengalamihaltersebutsaatmerekaberlayar, sekonyong-konyong (tiba-tiba) datanglahbadai.Tuhanmenghendaki agar kitatidakhanyapercayabahwa “badaipastiberlalu” tetapijuga agar kitatetaptegakberdiri di tengahbadai.

Bencana yang kitaalami di kotaPaluadalahujianimanbagikitasemua. Orang-orang yang kehilangankeluargadantempattinggalnyadalambencanainimungkinberpikirtakadalagiharapan.NamuningatlahAmsal 23:18 berkata, “Karenamasadepansungguhada, danharapanmutidakakanhilang.”.BerartiFirmanTuhanmengajarkan agar kitatetapmemilikiharapanbagimasadepankita.
Bencana di Kota Palumemangbesar.Namunkitaperlumengingatbahwasaatsuatubencanaterjadi, iblistidakpernahberurusandengankekayaankitanamuniblisberurusandenganimankita.Samaseperti yang dialamiolehAyub yang mengalamimusibah yang sangatbesar: kehilangansemuaanakdanhartanyadalamsekejap, mendapatkanpenyakit, bahkandikutukiolehisterinya. Namunkitatahu, sesungguhnyaiblishanyaberurusandenganimanAyub.

Harikeduapascabencana di kotaPalu, terjadipenjarahandimana-mana. Logiskah orang mencuri/menjarahkarenalapar?Mungkinsebagian orang membenarkantindakanitu.SadarilahbahwaIblissangattahudimanatitik-titikkelemahan orang percayasehingga orang tersebutbisamenggunakanalasan-alasan yang sangatlogisuntukmelakukansuatutindakan yang berdosa.Apa kata FirmanTuhan?

Amsal 6:30-31 “Apakahseorangpencuritidakakandihina, apabilaiamencuriuntukmemuaskannafsunyakarenalapar? Dan kalauiatertangkap, haruslahiamembayarkembalitujuh kali lipat, segenaphartaisirumahnyaharusdiserahkan.”

FirmanTuhantidakmembenarkanmencuri/menjarahsekalipunkarenalapar! Bahkanharusmenggantinya 7x lipat! Yang memprihatinkanada orang Kristen yang jugamencuri/menjarahpascagempa! Inisangatmemalukan.

Tuhanmenghendaki agar imankitalah yang harusmeresponisemuarealitahidup yang terjadi.Mungkinkitamelihatrealitahidupdi depankitabegitusukar. Namuncamkanlah: “Semakinrumitmasalahkita, makasemakinkitaakanmelihatkeahlianTuhanmenolongkitauntukmenyelesaikanmasalahtersebut”

1 Petrus 4:12-15 “Saudara-saudara yang kekasih, janganlahkamuheranakannyalaapisiksaan yang datangkepadamusebagaiujian, seolah-olahadasesuatu yang luarbiasaterjadiataskamu. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuaidenganbagian yang kamudapatdalampenderitaanKristus, supayakamujugabolehbergembiradanbersukacitapadawaktuIamenyatakankemuliaan-Nya. Berbahagialahkamu, jikakamudinistakarenanamaKristus, sebabRohkemuliaan, yaituRoh Allah adapadamu. Janganlahada di antarakamu yang harusmenderitasebagaipembunuhataupencuriataupenjahat, ataupengacau.”

DalamMatius 4:4, “TetapiYesusmenjawab: “Ada tertulis: Manusiahidupbukandari roti saja, tetapidarisetiapfirman yang keluardarimulut Allah.” Ingatlahbahwakitahidupbukanhanyakarenamakanan.HidupkitahanyaditentukanolehperkataanTuhan.

II. KEMBALI BEKERJA

Kita akanmelihatbencana lain di dalamAlkitab.

Kejadian 26:1-6 “Makatimbullahkelaparan di negeriitu. — Inibukankelaparan yang pertama, yang telahterjadidalamzaman Abraham. SebabituIshakpergikeGerar, kepadaAbimelekh, raja orang Filistin.Lalu TUHAN menampakkandirikepadanyasertaberfirman: “JanganlahpergikeMesir, diamlah di negeri yang akanKukatakankepadamu. Tinggallah di negeriinisebagai orang asing, makaAkuakanmenyertaiengkaudanmemberkatiengkau, sebabkepadamulahdankepadaketurunanmuakanKuberikanseluruhnegeriini, danAkuakanmenepatisumpah yang telahKuikrarkankepada Abraham, ayahmu. Akuakanmembuatba-nyakketurunanmusepertibintang di langit; Akuakanmemberikankepadaketurunanmuseluruhnegeriini, danolehketurunanmusemuabangsa di bumiakanmendapatberkat, karena Abraham telahmendengarkanfirman-Ku danmemeliharakewajibannyakepada-Ku, yaitusegalaperintah, ketetapandanhukum-Ku.”JaditinggallahIshak di Gerar.

Di dalambencana yang kitaalami, banyakkesaksianjemaat yang justrudiberkatiTuhansecaraberkelimpahan.Iamendapatkanbanyakbantuanbahanmakanan. KetahuilahbahwaTuhantidakpernahkehabisancarauntukmemeliharaumat-Nya, jadikitatidakbisamematokTuhanharusmelakukan 1 cara yang samauntukmenolongsemua orang.

Bencana yang dialami di negeriIshakberadaadalahbencanakelaparan.Inibencana yang sangatmengerikan.Namunapa yang Ishaklakukan?

Kejadian 26:12-13 “MakamenaburlahIshak di tanahitudandalamtahunitujugaiamendapathasilseratus kali lipat; sebabiadiberkati TUHAN. Dan orang itumenjadi kaya, bahkankian lama kian kaya, sehinggaiamenjadisangat kaya.”

Ishakjustrubekerja! MakaTuhanmemberkatinya.Camkanlah: Cara Tuhanmenghadirkanuangdalamhidupkitamelaluibekerja (Roma 4:4). Makakitaperlukembalibekerja.Pascagempaini, usahaataupekerjaan yang sangatdicari-cariadalah: rumahmakan, bahanbangunan, dantenagatukang. Makamanfaatkankesempataniniuntukmendapatkanberkatfinansial.

Selainitu, kembalibekerjadanberaktivitasadalahcara paling baikuntukmenghilangkan trauma. Janganhanyaberdiamdiriataunongkrongmenghabiskanwaktuberceritahal-hal yang sudahlewat.

III. MENGUJI DIRI SENDIRI

Selainitukitaperlumelatihdiriuntukmengujidirisendiri.

2 Korintus 13:5 “Ujilahdirimusendiri, apakahkamutetaptegak di dalamiman.Selidikilahdirimu! Apakahkamutidakyakinakandirimu, bahwaKristusYesusada di dalamdirikamu? Sebabjikatidakdemikian, kamutidaktahanuji.”

Semua orang bisamenjaditakutdalamujianini.Tetapisaatkitadiuji, makaYesus yang ada di dalamdirikitaakanmenguatkanimankita.
By : Pdt. Adrian L. Manikome