Category Archives: KOTBAH
HENDAKLAH DAMAI SEJAHTERA KRISTUS MEMERINTAH DALAM HATIMU
Kolose 3:15aHendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu,…
Setiap tahun pasti ada tema natal yang diberikan bagi seluruh gereja yang ada di Indonesia. Kita percaya bahwa ada pergumulan yang dialami oleh gereja Tuhan di negeri ini sehingga Tuhan memberikan tema ini bagi kita semua.
Sebelum kita merenungkan tema natal ini, sejenak kita memandang realita yang ada pada setiap natal.
Banyak orang merayakan natal dalam berbagai suasana. Mulai dari menghias rumah dan gereja dengan segala pernak perniknya. Membuat olahan kue dan masakan beraneka rasa, dll. Tapi apakah kita memaknai natal hanya sebatas itu saja? Apakah Makna Natal bagi Saudara?
ARTI KATA DAMAI
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):
Damai:Adem ayem, akur, aman, bahagia, baik, enak, guyuh, harmoni, jenjam, kompak, nyaman, rukun, sakinah, salam, sejahtera, sentosa, syahdu, tenang, tenteram.
Sejahtera: Aman sentosa dan makmur; selamat.
Dari arti kata damai sejahtera kita sudah dapat menangkap apa maksudnya, tetapi pemahaman damai sejahtera pada umumnya lebih dipahami kalau ada bentuk materi. Semua hal diukur dari materi yang dimiliki. Semakinbanyak materi yang dimiliki berarti semakin sejahtera.
MINDSET YANG KELIRU TENTANG DAMAI SEJAHTERA/KEBAHAGIAAN
Berikut ini contoh beberapa anggapan bahwa materi dan hal-hal yang kelihatan bisa mendatangkan kebahagiaan.
* Jika kekayaan bisa membuat orang bahagia, tentunya AdolfMerckle orang terkaya dari Jerman tidak akan menabrakkan badannya ke kereta api.
* Jika ketenaran bisa membuat orang bahagia, tentunya Michael Jackson penyanyi terkenal di USA tidak akan meminum obat tidur hingga overdosis.
*Jika kekuasaan bisa membuat orang bahagia, tentunya Getulio Vargas Presiden Brazil, tidak akan menembak jantungnya sendiri.
*Jika kecantikan bisa membuat orang bahagia, tentunya Marilyn Monroe artis cantik dari USA tidak akan meminum alkohol dan obat depresi hingga overdosis.
*Jika kesehatan bisa membuat orang bahagia, tentunya Thierry Costa, dokter terkenal dari Prancis tidak akan bunuh diri akibat sebuah acara di televisi.
Ternyata bahagia atau tidaknya hidup seseorang itu bukan ditentukan oleh: kaya,cantik, tenar, kuasa, sehat.Tetapi yang bisa membuat orang bahagia itu adalah dirinya sendiri. Mampukah kitamensyukuri segala hal yang kita dapat dalam hidup ini? Kebahagiaan itu milik orang-orang yang dapat bersyukur.
Damai sejahtera merupakan kebutuhan mutlak bagi setiap orang. Banyak kita temui di sekitar kita, ketika ada seseorang yang kehilangan damai sejahtera, ia bisa menjadi seperti orang gila. Kita tidak boleh terjebak dengan salah memahami apa itu damai sejahtera.
AWAL HILANGNYA DAMAI SEJAHTERA
Roma 3:23-24 23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, 24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
Dosalah yang membuat kita kehilangan damai sejahtera. Oleh sebab itu kita harus menjaga hati kita agar tetap dalam kekudusan dan hubungan dengan Tuhan.
TUHAN MENGHENDAKI SETIAP ORANG PERCAYA MENIKMATI IMAN PERCAYANYA
Roma 5:1Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.
Lukas 2:14″Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”
Efesus 2:14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
Kalau damai sejahtera sudah kita terima secara pribadi berarti terjadi ciptaan yang baru yang dikenal dengan istilah lahir baru. Apakah kita sudah menjalani dan menikmati lahir baru di dalam Kristus? Atau kita hanya sekedar doa terima Yesus.
Kenyataannya tidak semua orang Kristen menikmatiiman percayanya di dalam Kristus. Semua kegiatan rohaniyang dilakukan dianggap sebagai tekanan. Pergi ke gereja hanya terpaksa, melayani karena terpaksa. Karena semuadilakukanmerasa tertekan akhirnya kehilangan damai sejahtera.
Roma 5:1 “…dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah…”
Ayat ini berarti: semua kegiatan ibadah, pelayanan dan semua tindakan iman itu semua menjadi kesukaan untuk dilakukan bukan karena takut Tuhan hukum. Semua perintah Tuhan kita lakukan tanpa tekanan karena kita mengasihi Tuhan.
Ketaatan atas perintah-Nya! Jjika kita melakukan hal ini maka kita akan menikmati iman percaya kita dan luar biasa hasilnya.Sekali lagi, semua yang Tuhan perintahkan bukan menjadi suatu tekanan tapi kita melakukan tanpa syarat karena kita mengasihi Tuhan.
Yohanes 14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Jikadamaisejahtera yang memerintahatashidupkitamakasegalakegiatanrohani yang kitalakukantidakakanmenjaditekanan. Semuapengorbanan yang kitalakukanbukanmenjadisebuahkerugiantapisukacita yang luarbiasa.Inilah yang harusmenjadipengalamanimankita.
APA HASILNYA?
Filipi 4:7Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Yesaya 48:18Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti,
Ada kuasa yang dahsyat dalam firman Tuhan ini: HENDAKLAH! DAMAI SEJAHTERA Kristus MEMERINTAH! Biarkan Dia yang memerintah dalam hidup kita. Semua pergerakan kita hanya melakukan apa yang Yesus perintahkan.
By. : Pdt. R.F. Martino
GAMBAR DIRI
Orang yang gambar dirinya bermasalah tidak akan dapat berjalan di dalam rancangan Allah dan kebenaran-Nya. Gambar diri adalah penilaian kita terhadap diri sendiri. Penilaian ini sangat penting karena menentukan banyak hal dalam hidup kita. Orang lain boleh menilai kita tetapi penilaian kita terhadap diri sendiri juga lebih penting.
Kejadian 1: 26-2726Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikanmanusiamenurutgambardanrupa Kita, supayamerekaberkuasaatasikan-ikan di lautdanburung-burung di udaradanatasternakdanatasseluruhbumidanatassegalabinatangmelata yang merayap di bumi.” 27Maka Allah menciptakanmanusiaitumenurutgambar-Nya, menurutgambar Allah diciptakan-Nyadia; laki-lakidanperempuandiciptakan-Nyamereka.
Ayatdiatas menunjukkan bahwa kita adalah ciptaan yang termulia. Hanya manusia saja yang Allah ciptakan berdasarkan rupa dan gambar-Nya. Dari semulamanusiamemilikigambardiri yang sempurna, tetapi Iblis yang adalah perusak berusaha untuk membuat manusia tidak serupa dan segambar dengan Allah. Salah satu triknya adalah memberikan pemikiran/pemahaman/perasaan yang salah dalam diri manusia tentang gambar dirinya. Sehingga dengan demikian manusia bisa salah dalam menilai dirinya. Orang yang memiliki krisis gambar diri akan sulit membawa hubungannya dengan Tuhan dan sesama. Gambar diri yang bermasalah ini memiliki kemampuan untuk membawa seseorang keluar dari rancangan Allah danterpisahdengan Allah.
Sejak kita lahir baru,seharusnya kita terus berjalan didalam rancangan Allah dan didalam kebenaran-Nya. Tetapi tanpa kita sadari, Iblis mampu menyeret kita dan kita tidak tahu bahwa kita sudah mulai menyimpang dari jalan Tuhan dan merasa bahwa kita masih terus berjalan didalam kebenaran. Dalam ilmu Matematika, kemiringan sekian derajat akan menghasilkan penyimpangan yang besar. Kekristenan kita pun seringkali seperti itu.
Penilaian orang lain terhadap kita memang penting, tetapi penilaian kita terhadap diri kita sendiri pun jauh lebih penting. Iblis seringkali berusaha merusak gambar diri manusia dengan menanamkan pemikiran yang salah terhadap dirinya.
Tigacara iblis dalam merusak gambar diri manusia melalui pemikiran dan perasaan yang salah:
1. Rasa tidak berharga
Rasa tidak berharga atau merasa hidup ini tidak berharga.
Seorang istri yang menangis ketika suaminya marah dan mengatai ia dengan kata-kata yang tidakwajar, akan merasa bahwa dirinya tidak berguna.
Seorang anak yang dikatai “goblok” karena mendapat nilai yang buruk akan merasa dirinya memangbodoh/tidakpintar. Tanpa disadari, orang yang mengasihi kita justru seringkali membuat kita kecewa melalui perkataan mereka.
Sesayang-sayangnya suami pada istri atau ayah pada anaknya, mereka tetap manusia yang bisa saja menyakiti dan membuat kita kecewa. Disaat orang yang mengasihi kita kemudian menyakiti hati kita, disaat itu kita akan merasakan bahwa diri kita tidak berharga. Tetapi Firman akan terus menuntun hidup kita sehingga kita akan terus mengampuni dan Iblis tidak punya celah untuk merusak gambar diri kita. Rasa berharga yang sejati sebagai apapun keadaan kita saat ini hanya dapat kita temukan dalam Yesus, karena kasihNya luar biasa.
Lukas 15:1-7 1 Para pemungutcukaidan orang-orang berdosabiasanyadatangkepadaYesusuntukmendengarkan Dia.2 Makabersungut-sungutlah orang-orang Farisidanahli-ahliTaurat, katanya: “Iamenerima orang-orang berdosadanmakanbersama-samadenganmereka.”3 LaluIamengatakanperumpamaaninikepadamereka:4 “Siapakah di antarakamu yang mempunyaiseratusekordomba, danjikalauiakehilanganseekor di antaranya, tidakmeninggalkan yang sembilanpuluhsembilanekor di padanggurundanpergimencari yang sesatitusampaiiamenemukannya?5 Dan kalauiatelahmenemukannya, iameletakkannya di atasbahunyadengangembira,6 dansetibanya di rumahiamemanggilsahabat-sahabatdantetangga-tetangganyasertaberkatakepadamereka: Bersukacitalahbersama-samadenganaku, sebabdombaku yang hilangitutelahkutemukan. 7 Akuberkatakepadamu: Demikianjugaakanadasukacita di sorgakarenasatu orang berdosa yang bertobat, lebihdaripadasukacitakarenasembilanpuluhsembilan orang benar yang tidakmemerlukanpertobatan.”
Yesaya 43:4 Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.
2. Rasa tidak berguna
Hal ini seringkali terjadi sejak masa kecil dan tanpa disadari dilakukan oleh orang tuanya sendiri baik melalui perkataan, sikap dan perbuatan. Pada orang yang dicintai, apabila dikata-katai akan terasa lebih sakit. Seorang istri akan merasa tidak berdaya guna dan tidak berprestasi ketika suami mengatakan bahwa istri orang lain lebih produktif. Dalam hal ini Iblis dengan mudah dapat menanamkan pemikiran yang salah ke dalam pikiran manusia.
3. Rasa tidak dimiliki dan memiliki.
Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan rasa dimiliki dan memiliki atau dicintai dan mencintai.“Merasa tidak ada yang mencintai”, tidakmemilikisiapapundanapapun seringkali tanpa kita sadari, Iblis sedang berusaha merusak gambar diri kita melalui perasaan ini.Jika kita terus biarkan pemahaman ini, gambar diri kita dapat dengan mudah dirusak oleh iblis. Hanya Bapa di surga yang memiliki kasih yang kekal dan menerima kita tanpa syarat.
Lukas 15:11- 32 11Yesusberkatalagi: “Ada seorangmempunyaiduaanaklaki-laki. 12 Kata yang bungsukepadaayahnya: Bapa, berikanlahkepadakubagianhartamilikkita yang menjadihakku. Laluayahnyamembagi-bagikanhartakekayaanitu di antaramereka.13Beberapaharikemudiananakbungsuitumenjualseluruhbagiannyaitulalupergikenegeri yang jauh. Di sanaiamemboroskanhartamiliknyaitudenganhidupberfoya-foya.14Setelahdihabiskannyasemuanya, timbullahbencanakelaparan di dalamnegeriitudania pun mulaimelarat.15 Laluiapergidanbekerjapadaseorangmajikan di negeriitu. Orang itumenyuruhnyakeladanguntukmenjagababinya.16Laluiainginmengisiperutnyadenganampas yang menjadimakananbabiitu, tetapitidakseorang pun yang memberikannyakepadanya.17Laluiamenyadarikeadaannya, katanya: Betapabanyaknya orang upahanbapaku yang berlimpah-limpahmakanannya, tetapiaku di sinimatikelaparan.18 Akuakanbangkitdanpergikepadabapakudanberkatakepadanya: Bapa, akutelahberdosaterhadapsorgadanterhadapbapa,19akutidaklayaklagidisebutkananakbapa; jadikanlahakusebagaisalahseorangupahanbapa.20Makabangkitlahiadanpergikepadabapanya. Ketikaiamasihjauh, ayahnyatelahmelihatnya, lalutergeraklahhatinyaolehbelaskasihan. Ayahnyaituberlarimendapatkandialalumerangkuldanmencium dia.21 Kata anakitukepadanya: Bapa, akutelahberdosaterhadapsorgadanterhadapbapa, akutidaklayaklagidisebutkananakbapa.22Tetapi ayah ituberkatakepadahamba-hambanya: Lekaslahbawakemarijubah yang terbaik, pakaikanlahitukepadanyadankenakanlahcincinpadajarinyadansepatupadakakinya.23 Dan ambillahanaklembutambunitu, sembelihlahdiadanmarilahkitamakandanbersukacita.24Sebabanakkuinitelahmatidanmenjadihidupkembali, iatelahhilangdandidapatkembali. Makamulailahmerekabersukaria.25Tetapianaknya yang sulungberada di ladangdanketikaiapulangdandekatkerumah, iamendengarbunyiserulingdannyanyiantari-tarian.26Laluiamemanggilsalahseoranghambadanbertanyakepadanyaapaartisemuanyaitu.27Jawabhambaitu: Adikmutelahkembalidanayahmutelahmenyembelihanaklembutambun, karenaiamendapatnyakembalidengansehat.28 Makamarahlahanaksulungitudaniatidakmaumasuk. Laluayahnyakeluardanberbicaradengan dia.29Tetapiiamenjawabayahnya, katanya: Telahbertahun-tahunakumelayanibapadanbelumpernahakumelanggarperintahbapa, tetapikepadakubelumpernahbapamemberikanseekoranakkambinguntukbersukacitadengansahabat-sahabatku.30Tetapibarusajadatanganakbapa yang telahmemboroskanhartakekayaanbapabersama-samadenganpelacur-pelacur, makabapamenyembelihanaklembutambunituuntuk dia.31 Kata ayahnyakepadanya: Anakku, engkauselalubersama-samadenganaku, dansegalakepunyaankuadalahkepunyaanmu.32 Kita patutbersukacitadanbergembirakarenaadikmutelahmatidanmenjadihidupkembali, iatelahhilangdandidapatkembali.”
Akibat gambar diri yang rusak
Gambardiri yang rusak menyebabkan kita mengalami banyak sekali problem emosional .
Suami istri yang bertengkar dan tidak mempedulikan orang disekitar yang memperhatikan mereka, orang yang seperti ini memiliki gambar diri yang bermasalah karena seharusnya orang tersebut memiliki rasa malu. Problem emosional yang lain seperti takut, minder, kesepian, rasa bersalah, depresi dan lain-lain. Semua problem emosional ini disebabkan oleh kepercayaan yang salah, pemahaman yang salah yang iblis tanamkan dalam diri kita sejak kecil.
Ciri-ciri orang yang gambar dirinya bermasalah:
1. Takut sekaliuntukgagal
Orang yang gambar dirinya bermasalah takut sekali untuk gagal. Kegagalan adalah hal yang biasa dalam perjalanan hidup manusia. Bukan berarti “boleh” hidup dalam kegagalan. Kegagalan pasti pernah dialami oleh semua orang karena kita belum sempurna. Tetapi kita akan terus berjalan menuju kesempurnaan itu. Orang orang yang sekarang hidupnya berhasil adalah orang-orang yang pernah mengalami kegagalan dalam hidupnya di masa lalu. Thomas Alva Edison berhasil setelah melalui banyak kali kegagalan. Orang yang mau berhasil tidak perlu merasa malu atau terpukul jika mengalami kegagalan. Orang yang gambar dirinya bermasalah akan menganggap peristiwa kegagalan adalah pukulan yang berat bagi dia dan akan merasa terpuruk. Cara umum yang biasa di ambil oleh orang yang gambar dirinya bermasalah adalah dengan tidak berani mencoba, sehinggatidakdapatberhasil.
2. Takut ditolak.
Orang yang gambar dirinya bermasalah akan merasa down jika dirinya ditolak seseorang ataupun oleh suatu kelompok tertentu. Manusia yang adalah makhluk sosial, ia ingin dikasihi dan diterima keberadaannya. Hal-hal yang bukan penolakkan bisa ia anggap sebagi penolakkan terhadap dirinya. Karena pikiran dan perasaannya terganggu. Seorang yang gambar dirinya bermasalah bersedia melakukan apa saja agar dirinya dapat diterimadaninisangatberbahaya
3. Suka mencela/mengkritik
Orang ini tidak senang melihat kelebihan yang ada dalam diri orang lain. Sikap suka mencela dan mengkritik ini timbul dari sikap iri hati karena dirinya sendiri kurang. Secara spontan lebih cepat mengkritik dan mencela orang dan hamper tidak pernah memberi pujian kepada orang lain.
4. Haus pujian.
Membutuhkan pengakuan dan pujian terus-menerus. Ketika tidak dipuji, ia merasa tertolak. Orang ini selalu bicara dengan berlebih-lebihan atau besar bicaranya. Secara tidak sadar, gambar dirinya telah dirusak oleh Iblis.
5. Malu yang berlebihan atau sebaliknya percaya diri yang berlebihan.
Setiap orang harus punya rasa malu, tetapi malu yang berlebihan adalah bukti bahwa gambar diri orang itu bermasalah. Percaya diri yang berlebihan pun merupakan gambar diri manusia yang bermasalah dan sebenarnya orang yang percaya diri berlebihan adalah untuk menutupi kekurangan dan kelemahannya.
Yang harus dilakukan ketika kita menemukan gambar diri kita sedang bermasalah adalah denganmembangun rasa berharga yang benar. Usaha untuk membangun rasa berharga yang benar adalah bagian kita untuk dilakukan. Bangun rasa berharga ini berdasarkan apa kata Tuhan atas diri kita melalui firman-Nya. Keberadaan kita dalam Kristus adalah jati diri kita yang sesungguhnya. Orangtua yang mencintai dan sering memuji kita tidak selalu dapat menerima kita apa adanya. Tetapi Tuhan menerima kita tanpa syarat.
Yesaya43:4 Olehkarenaengkauberharga di mata-Ku danmulia, danAkuinimengasihiengkau, makaAkumemberikanmanusiasebagaigantimu, danbangsa-bangsasebagaigantinyawamu.
Yeremia31:3 Dari jauh TUHAN menampakkandirikepadanya: Akumengasihiengkaudengankasih yang kekal, sebabituAkumelanjutkankasihsetia-Ku kepadamu.
Langkah-langkah pemulihan gambar diri yang bermasalah:
1. Kita harus jujur mengakui jika benar bahwa gambar diri kita sedang bermasalah sehingga Tuhan dapat pulihkan. Mengakui apa yang kita rasakan, sehingga kita mengetahui penyebab gambar diri kita yang bermasalah. Akui bahwa kita membutuhkan rasa berharga yang sejati.
2. Temukan kepercayaan yang salah/rumus yang iblis tanamkan selama bertahun-tahun dalam hidup kita.
3. Ambil keputusan untuk menolak/membuang kepercayaan yang salah dan menggantinya dengan kebenaran Allah.
Efesus 4:17 Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia.20Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus. 24dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
4. Bertindak dengan tepat sesuai kebenaran yang sudah diterima agar terus berjalan dalam rancangan Allah sehingga bisa mencerminkan karakter Allah dalam diri kita.Apabilakitamenemukanadanyapribadi-pribadi yang telah “berperan” untukmenanamkan “kepercayaan yang salah” dalamhidupkita, makasesuaikebenaranFirmanTuhankitaharusmelepaskankuasapengampunan. Kita tidak merasa rugi atau menyesali tetapi mengucap syukur karena kita tahu segala sesuatu Allah izinkan terjadi untuk membawa suatu kebaikan.
Gambar diri seseorang adalah sangat penting karena menentukan kualitas hidup orang tersebut dan keberadaannya selama ia hidup di dunia. Sehingga orang yang gambar dirinya tidak bermasalah akan terus berjalan dalam rancangan Allah, hidup memuliakan Tuhan dan menjadi alat kemuliaan-Nya sampai kepada kehidupan kekal bersama dengan Allah.
By : Pdt. Lea Novitasari
BERBEDA TAPI SATU
Gereja kita bukanlah gereja suku, gereja kita terdiri dari dari beranekaragam suku dan bahasa. Jadi tidak seharusnyalah kita mengkotak-kotakkan pergaulan
I Korintus 12:12-27 12 Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. 13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. 14 Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota. 15 Andaikata kaki berkata: “Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh”, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh? 16 Dan andaikata telinga berkata: “Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh”, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh? 17 Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman? 18 Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya. 19 Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh? 20 Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. 21 Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: “Aku tidak membutuhkan engkau.” Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: “Aku tidak membutuhkan engkau.” 22 Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan. 23 Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus. 24 Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus, 25 supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. 26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita. 27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.
Keadaan Jemaat Korintus
Mengapa Paulus menuliskan ayat ini pada jemaat di Korintus? Jemaat di Korintus berdiri pada tahun 51. Kota Korintus bukanlah kota kuno, pada saat itu sudah sangat maju, kaya dan terkenal. Memang jemaat Korintus bertumbuh dengan baik, tapi latar belakang jemaat di Korintus yang adalah penyembahan berhala berdampak pada jemaat yang ada di Korintus sehingga banyak masalah yang terjadi dan masih ada yang belum mau bertobat dan bertumbuh secara rohani.
Belakangan juga muncul konsep yang berbeda tentang kekristenan sehingga menimbulkan perpecahan dan muncullah golongan Apolos, golongan Paulus, golongan Kefas, golongan Kristus akhirnya terjadilah kelompok-kelompok yang mengeksklusifkan diri. Golongan Kristus menganggap mereka yang paling baik.
Ada juga ajaran tentang karunia-karunia rohani, tetapi hal itu bukan dipakai untuk melayani satu sama lain tetapi dipakai untuk menonjolkan diri sendiri. Hal ini punya pengaruh besar terhadap pertumbuhan rohani khususnya bagi jiwa baru.
Anggota tubuh saling terkait satu sama lainnya
Anggota tubuh yang terdiri dari antara lain mata, mulut, telinga, kaki, tangan, dll. Semuanya mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Ketika ada salah satu yang sakit/bermasalah maka tubuh yang lainnya akan refleks bergerak untuk menanganinya.
Begitulah kita seharusnya sebagai tubuh Kristus. Ketika ada satu saudara kita yang sakit maka seharusnya bagian tubuh Kristus yang lain refleks bergerak untuk menanganinya.
Manusia memiliki perbedaan satu dengan yang lain
1. Masing mempunyai watak dan karakter
Jenis-jenis karakter:
– Sanguin : ramai
– Kolerik : keras
– Melankolik : sensitif
– Flekmatik : tenang
Setiap orang punya karakter yang berbeda. Orang yang kembarpun bisa memiliki sifat dan karakter yang berbeda. Tidak mudah untuk mengubah suatu karakter, tapi karakter setiap orang bisa diarahkan kearah yang lebih baik, tentunya sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.
2. Suku, status sosial, ekonomi dan latar belakang yang berbeda
Saya berasal dari suku Toraja, sebelum saya bertobat saya sangat bangga dan sempat sombong, karena saya merasa bahwa saya adalah keturunan raja. Ketika saya mempelajari mengenai antropologi ternyata hal itu keliru. Karena sebenarnya Toraja bukan hanya ada di sebagian Indonesia di beberapa daerahpun sebenarnya ada suku Toraja.
Saling memperhatikan
I Korintus 12:25-26 25 supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. 26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.
Dalam komsel bisa menjadi sarana untuk saling memperhatikan. Setiap menjelang hari raya tertentu, masing-masing komsel mengadakan kegiatan Kasih Dalam Perbuatan (KDP). KDP bisa menjadi sarana untuk menginjil tapi tanpa kata-kata. Orang di sekeliling kita akan bisa melihat dari apa yang kita lakukan untuk mereka danmerekapunmasuka dalam perhatian dan doa kita. Ini adalah salah satu cara pendekatan dengan mereka.
Karena Kristus, semua menjadi satu
Tidak ada alasan untuk membanding-bandingkan diri. Allah ada dalam hidup kita dan Allah hidup dalam keseharian kita dan hidup sebagai keluarga Allah.
I Timotius 3:15 Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.
Asal kata tubuh yaitu OIKOS yang artinya orang-orang yang tinggal bersama, keluarga gereja atau umat Allah.
Secara khusus gereja local adalah keluarga Allah, tempat dimana perilaku orang percaya dinilai, dikritik dan diperbaiki.
Yang ada dalam keluarga Allah:
Filipi 2:1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,
1. Nasihat
Nasihat disini berarti nasihat yang berasal dari firman Tuhan
2. Penghibuan kasih
3. Persekutuan roh
Keluarga dalam dalam akan diikat oleh Roh Allah yang akan mempersatukan
4. Kasih mesra
5. Belas kasihan
Semua ini tidak akan kita dapatkan diluar Kristus. Oleh sebab itu kita juga perlu menjaga pergaulan kita agar kita tidak mudah terpengaruh.
I Korintus 15:33 Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
Yang harus dimiliki dan dijaga antar sesama anggota keluarga Allah
1. Tidak saling menghakimi
Matius 7:1-2 1 “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. 2 Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
Suatu saat kita akan diuji dengan kata-kata kita sendiri. Jadi jangan suka menghakimi, karena hal ini bisa membuat perpecahan hubungan satu sama lainnty
2. Tidak memandang rendah sesama kita
Rom 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.
Jangan suka pilih-pilih kasih dalam bergaul, semua kita bersaudara dalam Kristus. Setiap orang mempunyai titik lemah dalam kehidupannya, disitulah kita belajar memahami dan saling menghargai. Selain tidak memandang rendah sesama, kitapun tidak boleh memndang rendah diri kita sendiri (minder)
3. Saling mengasihi
Yohanes 13:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
Tuhan memberikan kita perintah untuk saling mengasihi. Jangan kita pura-pura menutup mata ketika ada anggota tubuh yang perlu ditolong kita tidak bergerak untuk meolongnya. Dalam hubungan satu dengan yang lain juga perlu dijaga khususnya dalam hal pinjam meminjam uang, bijaklah dalam segala seuatu supaya Iblis tidak mengambil keuntungan antara hubungan yang satu dengan yang lain.
Roma 12:9 Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.
4. Sabar terhadap satu dengan yang lain dan saling mengampuni
Kolose 3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
Ibrani 12:15 Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.
Jangan ada akar pahit diantara tubuh Kristus, belajarlah untuk mengampuni sama seperti Kristus mengampuni kita.
Kita harus meninggalkan semua yang tidak benar dalam hidup kita. Ketika kita menemukan kekuarang orang lain, jadikanlah hal itu menjadi pokok doa, supaya hatinya juga diubahkan oleh Tuhan
5. Menjadi saudara dakam kesukaran
Amsal 17:17 Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.
Ketika ada masalah janganlari kepada orang lain yang kita tidak tahu jelas, datanglah ke pembimbing rohani/pembimbing komsel, karena mereka akanmemberikan jalan keluar yang sesuai dengan firman Tuhan.
6. Saling mendoakan dan daling menguatkan
Roma 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.
Inilah tujuan komsel, mempraktekkan firman Tuhan, jika tidak pertumbuhan rohani terlalu sulit untuk dijalani. Komunitas adalah hal yang patut diikuti. Jika tidak suka ikut komsel berarti menjauh dari proses pembentukan. Karena di komsellah karakter kita bisa saling terbentuk.
I Korintus 1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.
Berkat lain dalam persekutuan keluarga Allah adalah:
– Saling memperbaiki /mendewasakan
Amsal 27:17 Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.
Amsal 27:6 Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah.
– Saling mengingatkan
Galatia 6:1-2 1 Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan. 2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.
– Lebih baik teguran yang nyata daripada kasih yang tersembunyi
Amsal 27:5 Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.
1. Menegur dengankasih
2. Menegur dengan hikmat Tuhan
3. Tegurlah dengan didikan
Amsal 22:6 Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.
Harus berada dalam komunitas rohani
Ibrani 10:25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
By : Pdt. Milkha Potuda
MELAKUKAN SEGALA KEHENDAK ALLAH PADA ZAMANNYA
Kisah Para Rasul 13:36 “Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya, lalu ia mangkat dan dibaringkan di samping nenek moyangnya, dan ia memang diserahkan kepada kebinasaan.”
“Pada zamannya” dalam ayat diatas juga berarti “pada generasinya” (terjemahan Amplified Bible). Kita tahu bahwa tokoh-tokoh Alkitab sampai kita saat ini hidup di zaman yang berbeda-beda. Zaman kita saat ini merupakan zaman yang sangat menggairahkan karena kita hidup di zaman penggenapan seluruh janji-janji Allah.
I. SEKILAS TENTANG KOTA PALU
Saat-saat ini kota Palu semakin sering mengalami gempa bumi. Ini dikarenakan kota Palu memang berada dalam jalur gempa. Dahulu kala kota Palu adalah lautan. Tepi laut di masa lalu bukan di Pantai Talise sekarang ini, namun ada di lereng-lereng gunung Biromaru, Bora sampai Bangga. Ini terbukti dengan berbagai situs-situs lumpang batu yang berada di gunung-gunung. Menurut penelitian batu-batu ini berasal dari tahun sekitar 2000 SM. Berarti ini sama dengan zaman Abraham. Pada saat itu lereng-lereng gunung di Sulawesi Tengah ini sudah dihuni oleh manusia. Hal ini tidaklah mengherankan karena setelah peristiwa menara Babel, umat manusia terserak ke seluruh dunia. Namun yang menjadi pertanyaan: Bagaimana air di Sulawesi Tengah ini bisa surut? Bagaimana tepi laut yang dulunya di lereng gunung akhirnya menjadi seperti sekarang ini? Ini karena pada masa lalu terjadi gempa yang sangat kuat. Menurut sejarah, Raja pertama Kerajaan Sigi bukanlah pria melainkan wanita. Raja (Ratu) Sigi itu bernama Gilinayo. Saat ia memerintah ia belum menikah dan ia sangat cantik. Pada masa itulah terjadi tabrakan lempeng bumi yang mengakibatkan gempa yang sangat besar. Tabrakan itu menyebabkan lempengannya naik ke atas sehingga tepi laut turun ke lembah Palu seperti sekarang ini. Setelah itu orang-orang pada masa lalu turun ke lembah Palu dan setelah itu barulah ada Kerajaan Palu. Tetapi orang Kaili percaya bahwa air laut suatu saat akan naik kembali.
II. MALAPETAKA YANG TERJADI SETELAH MASA PENGANGKATAN
Apa yang orang Kaili yakini bahwa air laut suatu saat akan naik kembali ternyata memang nanti akan terjadi. Tetapi kita tidak perlu takut, karena peristiwa itu akan terjadi setelah masa pengangkatan. Di dalam Kitab Wahyu tertulis ada:
– Pembukaan 7 meterai
– Peniupan 7 sangkakala
– Penumpahan 7 cawan murka Allah
Saat ini kita sudah sampai pada meterai ke-6. Dan tinggal 1 meterai lagi yang belum terbuka yaitu Meterai ke-7 yang adalah pengangkatan. Berarti waktu untuk pengangkatan sudah tidak lama lagi. Setelah pengangkatan barulah akan ada peniupan 7 sangkakala dan penumpahan 7 cawan murka Allah.
Salah satu malapetaka yang terjadi di bumi setelah masa pengangkatan adalah terjadinya gempa bumi hebat yang mengakibatkan gunung dan pulau bergeser. Pada waktu itulah tabrakan lempengan bumi di Sulawesi Tengah mengakibatkan lempengannya turun ke bawah sehingga air laut akan naik kembali dan kota Palu akan ditutupi air laut.
Maka, jika kita tidak mau mengalami malapetaka-malapetaka itu, pastikan kita ikut dalam pengangkatan.
III. PERGUNAKANLAH WAKTU YANG TERBATAS UNTUK MELAKUKAN SEGALA KEHENDAKALLAH
Dari ayat diatas kita membaca bahwa Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya.
Yesus Kristus selama di dunia juga melakukan kehendak Allah Bapa pada zaman-Nya. Yesus berkata dalam Yohanes 8:29b “sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.” Jadilah orang-orang yang berkenan di hadapan Allah yang melakukan SEGALA (bukan sebagian) kehendak Allah.
Daud diberi waktu usia 70 tahun untuk melakukan kehendak Allah. Yesus Kristus hanya diberi waktu 33,5 tahun di dunia untuk melakukan kehendak Bapa. Setiap kita memiliki waktu hidup yang terbatas. Dalam waktu yang terbatas ini kita harus memenangkan jiwa-jiwa karena semua suku bangsa dan bahasa akan berdiri di hadapan Allah.
Amanat Agung Tuhan Yesus adalah untuk menjadikan segala bangsa murid-Nya. “Segala Bangsa” dalam bahasa aslinya adalah “segala suku bangsa”. Karena itu kita melihat pada masa gereja mula-mula, para rasul dan orang-orang percaya sangat militan dalam menjangkau jiwa-jiwa, karena mereka tahu bahwa waktu mereka terbatas di dunia ini.
IV. MENGENAL KEHENDAK ALLAH
Roma 12:2 “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
Ada 3 tingkatan kehendak Allah:
1. Yang baik
2. Yang berkenan kepada Allah
3. Yang sempurna
Dengan demikian, kita mengetahui ada beberapa tipe orang Kristen:
Orang Kristen tipe pertama adalah yang gaya hidupnya seperti orang dunia: mabuk, mencuri, berzinah, dll. Firman Tuhan memperingatkan supaya jangan hidup seperti orang yang diluar kehendak Allah! Mereka tidak tahu bahwa waktu mereka sangat singkat.
Orang Kristen tipe kedua adalah yang sudah tahu kehendak Allah, tetapi masih sebatas apa yang baik. Mereka sudah bertobat, tidak lagi berzinah, mencuri, dan hidup baik-baik serta rajin beribadah. Tetapi banyak yang hanya berhenti disini
Orang Kristen tipe ketiga adalah mereka yang tidak berhenti hanya sampai mengetahui kehendak Allah yang baik. Tetapi mereka terus berusaha mengenal kehendak Allah: yang baik, yang berkenan kepada Allah, dan yang sempurna. Tuhan Yesus mengajar agar hidup kita berbuah: 30x lipat, 60x lipat, bahkan 100x lipat. Jangan puas jika kita baru berbuah 30x lipat. Teruslah ke tingkatan selanjutnya.
Dalam pelajaran Tabernakel, ada orang-orang percaya halaman, orang-orang percaya di Ruang Kudus, ada orang-orang percaya yang berada di Ruang Maha Kudus.
Ada jenjang-jenjang yang harus dicapai. Kita tidak boleh statis. Kita harus terus naik tingkatan.
1 Tesalonika 5:23-24 “Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.”
Inilah yang harus menjadi fokus kita. Kudus (Yunani: Hagios). Hagios artinya bukan hanya bersih tetapi berbeda. Beda dalam hal apa? Cara berpikir, cara berbicara, dan segala hal.
Pertama-tama Tuhan menghendaki kita berbeda dalam hal apa?
1. Roh
Dulu roh kita mati karena dosa sehingga kita tidak bisa bersekutu dengan Allah. Untuk roh dilahirkan kembali maka harus percaya, bertobat dan menerima Yesus. Kemudian kita perlu memberi diri dibaptis. Baptisan air bukan aturan gereja. Dalam baptisan, roh lama kita dikubur. Baptisan membantu kita untuk hidup kudus.
Kemudian setelah itu kita perlu mengalami Baptisan Roh Kudus. Kita juga perlu terus menerus menyangkal daging, membangun iman dengan membaca Firman, Doa, serta Pujian Penyembahan. Sebelum memberitakan Injil, kita harus mengalaminya lebih dulu.
Pengudusan yang Allah kerjakan dalam hidup kita bukan hanya satu kali namun terus menerus sampai kita menjadi sempurna. Tetapi harus ada kerjasama antara kita dengan Allah. Terkadang saat kita santai dengan kerohanian kita, Tuhan akan mencambuk, mengejutkan kita supaya kita sadar bahwa hidup kita tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.
2. Jiwa
Bisa saja pikiran yang lama, emosi yang lama masih ada. Bagaimana agar jiwa kita terus diubahkan?
Yakobus 1:21 “Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.”
Pertama, Buang segala sesuatu yang kotor. Pembersihan itu harus dilakukan setiap hari. Sama seperti rumah kita perlu dibersihkan setiap hari karena jika dibersihkan sebulan sekali maka akan sangat kotor. Begitupun rumah rohani kita perlu dibersihkan setiap hari. Karena pencemaran ada setiap hari.
Kedua, Terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. Kata menyelamatkan disini dalam bahasa aslinya juga berarti:
1. Memperbaharui
2. Memulihkan
3.Menyempurnakan
Unsur jiwani kita yang harus diubahkan adalah:
1. Pikiran
Dalam Roma 12:2 dikatakan “Berubahlah oleh pembaharuan budimu.” Bagaimana mengalami pembaharuan budi/pikiran? Baca Firman, Renungkan, dan Lakukan
Bagaimana cara merenungkan Firman? Yosua 1:8 “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”
Kita harus memperkatakan Firman Tuhan terus menerus siang dan malam dan merenungkannya sampai Firman itu masuk dalam hidup kita dan mengubahkan kita. Contohnya kita bisa memperkatakan berdasarkan 2 Korintus 5:17 “Jadi (nama Anda) yang ada di dalam Kristus, (nama Anda) adalah ciptaan baru: (nama Anda) yang lama sudah berlalu, sesungguhnya (nama anda) yang baru sudah datang.”
2. Perasaan
Kalau perasaan belum diubahkan, belum memiliki perasaan Kristus, maka kita akan cuek dengan jiwa-jiwa. Namun jika kita sudah mempunyai perasaan Kristus maka akan ada belas kasihan pada jiwa-jiwa yang belum diselamatkan. Sudahkah kita menangis saat melihat masih banyaknya jiwa-jiwa yang terhilang?
Biarlah kita menjadi seperti Daud dan seperti Yesus yang berkenan kepada Allah karena kita melakukan segala kehendak Allah pada zaman ini.
By. : Pdt. Mediati Martino
GODAAN IMAN (2)
Roma 16:17-20 17 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka! 18 Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus, Tuhan kita, tetapi melayani perut mereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis mereka menipu orang-orang yang tulus hatinya. 19 Kabar tentang ketaatanmu telah terdengar oleh semua orang. Sebab itu aku bersukacita tentang kamu. Tetapi aku ingin supaya kamu bijaksana terhadap apa yang baik, dan bersih terhadap apa yang jahat. 20 Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!
I Korintus 10:12 Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!
Pendahuluan
Sebelumnya kita sudah belajar mengenai perbedaan antara ujian iman dan godaan iman. Perbedaannya sangat tipis sehingga sulit dideteksi. Ujian iman punya bentuk yang jelas sedangkan godaan iman bentuk aslinya terselubung. Dibalik ujian iman ada maksud dan rencana Tuhan (Roma 8:28) tapi dibalik godaan ada Iblis dengan rencananya yang jahat. Ujian iman membawa ke pertumbuhan rohani benar sedangkan godaan iman membawa pada kehancuran. Sebelumnya juga kita juga sudah belajar dari beberapa tokoh Alkitab yang mengalami ujian iman dan godaan iman. Mengapa ada yang gugur dan ada yang berhasil? Semua itu tergantung dari pemahaman. Dari sini kita harus punya pemahaman yang benar, supaya sikap kita juga benar dan tindakan yang kita ambilpun benar. Karena jika pemahaman kita salah maka sikap dan tindakan kitapun akan salah. Menghadapi ujian iman berbeda dengan menghadapi godaan iman.
I Tesalonika 3:1-7 1 Kami tidak dapat tahan lagi, karena itu kami mengambil keputusan untuk tinggal seorang diri di Atena. 2 Lalu kami mengirim Timotius, saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah dalam pemberitaan Injil Kristus, untuk menguatkan hatimu dan menasihatkan kamu tentang imanmu, 3 supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu. 4 Sebab, juga waktu kami bersama-sama dengan kamu, telah kami katakan kepada kamu, bahwa kita akan mengalami kesusahan. Dan hal itu, seperti kamu tahu, telah terjadi. 5 Itulah sebabnya, maka aku, karena tidak dapat tahan lagi, telah mengirim dia, supaya aku tahu tentang imanmu, karena aku kuatir kalau-kalau kamu telah dicobai oleh si penggoda dan kalau-kalau usaha kami menjadi sia-sia. 6 Tetapi sekarang, setelah Timotius datang kembali dari kamu dan membawa kabar yang menggembirakan tentang imanmu dan kasihmu, dan bahwa kamu selalu menaruh kenang-kenangan yang baik akan kami dan ingin untuk berjumpa dengan kami, seperti kami juga ingin untuk berjumpa dengan kamu, 7 maka kami juga, saudara-saudara, dalam segala kesesakan dan kesukaran kami menjadi terhibur oleh kamu dan oleh imanmu.
Dalam suratan di atas, Paulus kuatir kalau-kalau iman mereka goyang karena kesusahan-kesusahan. Kemudian Paulus mengirim Timotius untuk mencari kabar tentang jemaat di Tesalonika dan ternyata iman mereka tetap teguh.
Disuratan ini kita menemukan juga bahwa ujian iman punya bentuk yang jelas.
“ 3supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu.”
Ketetapan Tuhan bagi setiap orang yang sudah lahir baru adalah hidup oleh iman, maka imannya harus diuji melalui berbagai bentuk kesusahan (bentuknya jelas).
5 Itulah sebabnya, maka aku, karena tidak dapat tahan lagi, telah mengirim dia, supaya aku tahu tentang imanmu, karena aku kuatir kalau-kalau kamu telah dicobai oleh si penggoda dan kalau-kalau usaha kami menjadi sia-sia.
Disini kita harus memahami betapa perlunya kita berwaspada sebab dalam segala bentuk ujian iman, Iblis juga berusaha untuk menghadirkan godaan di dalam ujian-ujian itu supaya iman goyah.
Godaan dari Iblis bentuknya terselubung/tidak jelas dan ujungnya adalah menghancurkan. Ada banyak hamba-hamba Tuhan ternama tumbang dalam godaan, bisa tegar dalam ujian iman tapi tumbang dalam godaan, karena tidak bisa mendeteksi yang mana ujian iman yang mana godaan iman?
I Korintus 10:12 Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!
Tuhan tidak mengajar kita untuk takut pada Iblis, tapi Tuhan juga tidak mengajar kita untuk meremehkan Iblis. Kesombongan rohani bisa membuat kita meremehkan Iblis. Secara de jure kebenaran memang Iblis telah dikalahkan melalui pengorbanan dan kuasa kebangkitan Kristus tapi secara de facto (kenyataan) Iblis masih bergerak untuk menjatuhkan manusia dengan menggunakan tipu muslihat.
Efesus 6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
Hanya untuk melawan tipu muslihat Iblis, Tuhan menyuruh kita untuk mengenakan seluruh selengkap senjata Allah. Kira-kira tipu muslihat yang bagaimanakah itu?
Yesus berhasil melewati ujian iman
Matius 4:1-10 1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. 2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. 3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” 4 Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” 5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, 6 lalu berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.” 7 Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!” 8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, 9 dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” 10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
Tiga tahap pencobaan Iblis terhadap Yesus:
1. Batu menjadi roti
2. Menjatuhkan diri dari bumbungan Bait Allah
3. Iblis minta disembah
Alkitab menulis bahwa setelah berpuasa empat puluh hari empat puluh malam maka laparlah Yesus. Karena Iblis tahu bahwa lapar adalah kebutuhan yang mendesak maka ia mulai mencobai Yesus. Tapi Yesus bisa mengendalikan rasa laparnya, intinya adalah tidak ada satupun yang Yesus layani. Tidak satupun anjuran si Iblis yang Yesus kabulkan. Pencobaan pertama dan kedua masih terselubung. Yesus tidak menganggap penting untuk merubah batu menjadi roti. Tapi ketika Iblis menyebutkan pencobaan yang ketiga Yesus langsung menghardiknya, karena ujung-ujungnya si Iblis minta disembah. Mengapa baru pada pencobaan yang ketiga Yesus menghardik Iblis? Karena Yesus menemukan maksud dari si Iblis hanya mau disembah.
Terkadang orang peraya menganggap adalah hal yang rohani ketika kita mendemonstrasikan kuasa Allah. Mereka tidak bisa membedakan apakah itu godaan Iblis ataukah memang Tuhan suruh, karena memang sangat tipis perbedaannya.
Disini kita memahami bahwa tujuan akhir dari sebuah godaan, karena godaan bentuknya tidak jelas, tetapi jika kita punya hikmat Allah, kita akan tahu apa tujuan sebenarnya.
Yang berikut harus kita pahami adalah bahwa godaan akan dapat menggugurkan kita apabila ada nafsu-nafsu dalam diri kita dimana kita menginginkan nafsu itu terwujud dan kita tidak bisa mengendalikannya, akhirnya hal itu akan membuat kita jatuh.
Setelah Yesus selesai dicobai, Ia mulai melayani dan mempunyai murid-murid. Dalam tim misi yang Yesus pimpin ada seorang murid yang bernama Yudas. Diceritakan bahwa Yudas sering dan terbiasa mengambil uang kas yang dipegangnya. Maka terjadilah ketika dia menginginkan uang dan ada godaan untuk menjual Yesus, meski jumlahnya hanya 30 keping perak, maka gugurlah Yudas hanya karena uang. Yudas sempat sadar tapi ia tidak bertobat.
Demas meninggalkan pelayanan
II Timotius 4:10 karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.
Demas salah pribadi yang dimenangkankan yang kemudian ikut rombongan Paulus untuk melayani. Ia meninggalkan Paulus karena mencintai dunia. Sangat jelas dikatakan dalam I Yohanes 2:15: Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
Sebenarnya tidaklah mudah bagi Demas meniti pelayanan, dari dia lahir baru hingga ia bisa melayani bersama-sama Paulus. Tapi Demas akhirnya mengambil keputusan untuk meninggalkan pelayanan karena godaan dunia.
Umumnya orang yang hebat dalam hal rohani dan pelayanan bisa tetap bertahan tegar dalam ujian tapi tumbang dalam godaan. Kesulitan apapun ia bisa bertahan tapi begitu godaan datang iapun tumbang. Tantangan kesombongan bisa membuat orang tersebut gugur. Bagi Orang-orang yang merasa rohaninya baik tetap berwaspadalah! Tuhan menginginkan kita untuk memiliki sikap iman yang benar agar godaan itu tidak tembus dan menggugurkan iman.
Tindakan iman apa yang diambil untuk menghadapi godaan?
JAUHILAH!
II Timotoius 2:22 Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.
HINDARILAH!
II Timotius 2:23-26 23Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran, 24 sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar 25 dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran, 26 dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya.
I Timotius 6:9-10 9 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. 10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.11 Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.
Jika Tuhan sudah memerintahkan untuk jauhi dan hindari tapi kita tetap lakukan, maka tidak ada jaminan perlindungan dan kehadiran Tuhan di dalamnya. Jangan punya iman yang konyol untuk mendekat, karena Tuhan tahu bahwa ketika kita dekat, maka kita tidak akan mampu. Jadi hindarilah!
JANGAN BERGAUL
II Timotius 3:1-5 1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. 2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, 4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. 5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!
I Korintus 15:33 Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
I Korintus 5:9-10 9 Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu, supaya kamu jangan bergaul dengan orang-orang cabul. 10 Yang aku maksudkan bukanlah dengan semua orang cabul pada umumnya dari dunia ini atau dengan semua orang kikir dan penipu atau dengan semua penyembah berhala, karena jika demikian kamu harus meninggalkan dunia ini.
I Korintus 5:11 Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.
Terkadang kita lebih menjaga diri dari pergaulan orang-orang diluar gereja, padahal orang-orang yang kita anggap rohani mempunya karakter yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. Orang-orang yang seperti itu Tuhan berkata “Jangan bergaul!”. Transfer roh yang terjadi bisa lebih kuat jika bergaul dengan orang-orang yang seperti itu.
II Tesalonika 3:14-15 14 Jika ada orang yang tidak mau mendengarkan apa yang kami katakan dalam surat ini, tandailah dia dan jangan bergaul dengan dia, supaya ia menjadi malu, 15 tetapi janganlah anggap dia sebagai musuh, tetapi tegorlah dia sebagai seorang saudara.
Kita harus memberi sanksi sosial terhadap orang-orang yang mempunyai kelakuan seperti yang t ertulis di atas. Alkitab berkata jangan bergaul dengan mereka dan tandai mereka. Kita tidak mengucilkannya atau memusuhinya tapi kita harus lebih bisa menjaga diri terhadap orang-orang yang seperti itu.
By. : Pdt. R.F. Martino
GODAAN IMAN
1 Korintus 10:12 Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri,hati-hatilah supaya ia jangan jatuh.
2 Korintus 7:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.
Roma 16:17 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan
pengajaran yang telah kamu terima,menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!
Roma 16:18Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus, Tuhan kita, tetapi melayani perutmereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis mereka menipu orang-orang yang tulus hatinya.
Roma 16:19-20Kabar tentang ketaatanmu telah terdengaroleh semua orang. Sebab itu aku bersukacita tentang kamu. Tetapi aku ingin supaya kamu bijaksana terhadap apa yang baik, dan bersih terhadap apa yang jahat. Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblisdi bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!
Iman hanya bisa bertumbuh jika ada pengalaman iman. Setiap orang percaya mutlak harus memilikinya karena Tuhan sudah menetapkan setiap orang percaya harus hidup oleh iman.
Ujian iman berbeda dengan godaan iman. Oleh karena itu kita perlu memahami dengan benar sehingga sikap dan tindakan kita tidak keliru. Beberapa tokoh alkitab bahkan umumnya umat Tuhan tidak bisa membedakan ujian iman dan godaan iman. Banyak orang yang rohaninya baik-baik menjadi patah karena pemahaman yang keliru maka sikap dan tindakannya pun keliru. Karena dengan sendirinya, pemahaman dan tindakan saling berhubungan.
Ada perbedaan antara hadirnya ujian iman dan godaan iman. Kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan arti godaan ialah alai belai, bujukan, rayuan, bisikan. Dari arti kata tersebut, sudah dapat dibayangkan bentuknya seperti apa ketika godaan itu hadir di alam nyata.
Rasul Paulus menasihatkan kepada pelayan dan umat Tuhan agar waspada dan berjaga-jaga terhadap mereka yang bertentangan dengan pengajaran yang mereka sudah terima, karena itu akan menimbulkan perpecahan dan godaan. Ia mengingatkan umat Tuhan supaya waspada terhadap orang-orang yang menggoda, merayu, membujuk, membelai, meskipun yang dijelaskan adalah dalam konteks pengajaran. Bentuk godaan yang dimaksud ialah dalam bentuk pengajaran yang berbeda yang dilakukan oleh orang-orangyang dilakukan bukan secara radikal/frontal melainkan dengan bujukan, bisikan, belaian.
Jadi bentuk-bentuk godaan sudah dapat dibayangkan ketika hal itu hadir dalam kehidupan nyata sehari-hari. Dari arti kata sudah ada perbedaan, setiap kita yang sedang menjalani hidupnya pasti dihadapkan dengan berbagai realitas hidup diantaranya adalah yang namanya godaan. Tetapi orang percaya ditetapkan Tuhan untuk hidup oleh iman. Hidup oleh iman berarti hidup melakukan ketaatan tanpa syarat terhadap segala firman Tuhan karena mengasihi Tuhan dan bukan karena takut Tuhan pukul. Hidup oleh iman masih merupakan pergumulan karena sebagian orang tidak memahami dan tidak dituntun sampai kepada pemahaman iman yang sebenarnya. Tanpa pengalaman iman tidak seorang pun yang dapat bertumbuh di dalam roh.
Ada banyak bentuk-bentuk pengalaman iman. Ketika berbagai bentuk pengalaman iman itu hadir berarti membawa kita untuk bertumbuh. Setiap realitas apapun yang hadir harus dihadapai dengan iman. Maksudnya: apa kata firman Tuhan untuk kita sikapi dan tindakiterhadaprealita yang kitahadapi. Hanya disayangkan ada orang-orang percaya yang sudah memiliki pengalamn iman dan rohaninya bertumbuh tetapi belum bisa membedakan mana ujian mana godaan. Dan biasanya orang-orang yang seperti inigugur dalam hal godaan.
Ujian dan godaan memiliki bentuk yang berbeda dan harus disikapi berbeda pula.
UJIAN IMAN
1. Bentuknya jelas/tidak tersamar
Contoh peristiwa dalam alkitab yaitu Ayub seorang yang beribadah, seorang yang taat kepada Tuhan, segala keberadaannya baik, tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang dapat membuat Iblis menerobos, tetapi tiba-tiba semuanya lenyap dan Ayub sendiri tidak mengetahuibahwa sudah terjadi dialog di alam Roh antara Allah dengan si Iblis. Tuhan menjagokan Ayub karena ia adalah seorang yang taat dan takut akan Allah. Iblis tahu bahwa ada pagar perlindungan Allah terhadap Ayub. Tetapi Allah mengizinkan segala pagar perlindungan kepada Ayub dicabut. Lalu Iblispun menyerang dengan frontal sehingga habis semua harta benda Ayub dan tubuhnya pun berada dalam kondisi yang sangat menjijikkan. Istrinya mengatakan pada Ayub agar mengutuk Tuhan. Tetapi Ayub katakan bahwa dengan telanjang ia datang, dan dengan telanjang pula ia pulang, Tuhan yang memberi, Tuhan ynag mengambil, segala puji bagi Tuhan. Ia berkata pula “seandainya Tuhan menguji aku, aku akan timbul seperti emas murni.”
2. Dukacita atas kehendak Allah
2 Korintus 7:10Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.”
Dukacita ini dalam bentuk kesukaran dan penderitaan yang membawa orang mengalami pertobatan. Allah yang memegang kontrol dibalik kesukaran dan penderitaan.
3. Allah turut bekerja mendatangkan kebajikan bagi orang yang mengasihi Dia (Roma 8:28)
Ada Tuhan ynag bekerja dengan begitu rupa yangg ujung-ujungnya mendatangkan kebaikkan.
4. Bertujuan untuk memurnikan iman
Firman Tuhan katakan janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu karena ini bertujuan untuk membuktikan kemurnian iman seseorang.
5. Hasil akhir adalah pertumbuhan iman.
Baik tokoh alkitab maupun umat Tuhan masa kini tidak berbeda. Kejatuhan mereka terjadi bukan karena ujian iman melainkan karenagodaan iman. Ujian iman apapun berhasil dilalui dan kemudian manusia merasa lebih kuat dan lebih kuat. Tetapi ketika godaan datang ia tidak waspada dan akhirnya jatuh. Orang-orang yang sudah merasa dirinya kuat, tidak akan tumbang dengan ujian melainkan dengan godaan.
GODAAN IMAN
1. Bentuknya tidak jelas dan tujuannya terselubung ketika hadir di dunia nyata, karena yang muncul adalah kata-kata yang muluk-muluk dan bahasa manis yang isinya adalah tipuan.
Roma 16:18 Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus, Tuhan kita, tetapi melayani perutmereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis mereka menipu orang-orang yang tulus hatinya.
Orang-orang yang rohaninya sudah bertumbuh bahkan sudah menjadi dewasa, ketulusannya juga bertumbuh. Jika tidak ada hikmat Allah, orang-orang rohani gampang dibuat bodoh. Godaan selalu hadir dalam bentuk terselubung sehingga orang dapat tergoda/terbujuk. Orang-orang yang sudah bertumbuh rohaninya harus hati-hati terhadap godaan.
Godaan hadir dalam bentuk kenikmatan/kesenangan duniawi yang mempesona, menarik, menggiurkan yang membuat banyak orang termasuk orang yang rohaninya sudah bertumbuh jatuh ke dalam godaan. Tidak ada manusia yang tidak mau kenikmatan duniawi apa pun bentuknya.
2. Iblislah yang berperan dibalik godaan iman dan memiliki tujuan untuk menghancurkan iman orang percaya. Alkitab menuliskan bahwa Iblis ahli dalam menyamar bahkan menyamar sebagai malaikat terang.
3. Hasil akhirnya ialah kejatuhan iman.
Paulus tidak mau orang-orang yang memiliki ketaatan dalam jemaat tersebut dihancurkan oleh godaan. Ia menasihatkan jemaat untuk bijaksana terhadap hal-hal yang baik (Roma 16:19). Manusia seringkali menganggap jika hal-hal yang baik terjadi maka sudah beres atau sudah tidak perlu dipusingkan lagi. Tetapikarena godaan hadir dalam bentuk terselubung, maka Paulus menekankan umat Tuhan untuk bijaksana, bahkan terhadap hal-hal yang baik karena bisa saja dalam hal-hal yang baik, ada godaan iman yang terselubung.
SIKAP IMAN TERHADAP GODAAN
1. Waspada karena iblis selalu mengincar orang percaya.
1 Petrus 5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
Iblis tidak punya hak atas kehidupan kita kecuali kita memberikan ia hak untuk menerobos dengan membuka celah. Alkitab mengatakan bahwa setiap kita diincar oleh iblis. Alkitab mengajarkan orang percaya agar tidak meremehkan iblis sekalipun kita diajar untuk tidak takut kepadanya. Iblis adalah musuh yang tidak boleh diremehkan.
2. Lawan dengan iman yang teguh.
1 Petrus 5:9 Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.
Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan,di dalam kekuatan kuasa-Nya.
Secara kebenaran,Iblis sudah kalah. Tetapi ia tidak mau dikalahkan begitu saja sehingga ia bekerja dengan tipu muslihat yang salah satu bentuknya adalah godaan. Jadi orang percaya harus melengkapi dirinya dengan senjata rohani untuk menghadapi segala tipu muslihat iblis.
Tokoh-tokoh alkitab yang mengalami godaan iman:
1. Adam
Iblis menggoda Adam untuk makan buah yang dilarang dengan tipuan jika buah itu dimakan maka Adam akan menjadi sama seperti Allah. Perlu diingat bahwa manusia lahiriah dikontrol oleh unsur jiwani yang didalamnya ada perasaan, kehendak, pikiran dimana ini merupakan jalur yang sering diterobos oleh Iblis. Hawa melihat bahwa buah yang dilihat itu baik dan kelihatan sedap juga dapat memberikan hikmat, sehingga ia dan Adam tergoda lalu makan buah tersebut dan akhirnya jatuh ke dalam dosa.
2. Lot
Ketika Abraham dan lot sudah sama-sama memiliki harta yang banyak, orang-orang Lot dan orang-orang Abraham bertengkar. Lalu Abraham memberikan pilihan kepada Lot untuk memilih daerah mana yang ia suka untuk Lot tempati. Kemudian Lot melihat daerah Sodom dan Gomora seperti taman Tuhan dan memilih daerah itu untuk ia tempati. Tetapi pada akhirnya wilayah itu dimusnahkan Tuhan oleh karena dosa dan kejahatan penduduknya.
3. Yusuf
Alkitab mengatakan Yusuf elok parasnya dan manis sikapnya. Ia ditempatkan di rumah Potifar. Istri potifar terus membujuk Yusuf untuk “tidur” dengannya setiap hari. Tetapi Yusuf kemudian memilih untuk lari dari godaan istri Potifar itu.
4. Daud
Ketika tentaranya pergi berperang, Daud tinggal di istananya. Suatu ketika, dari atas istananya, ia melihat perempuan sedang mandi dan kemudian ia tergoda akan perempuan itu lalu tidur dengan perempuan tersebut yang adalah istri Uria. Ia mengalami kejatuhan iman karena godaan.
5. Salomo
Seorang yang paling berhikmat dan kaya di dunia, tidak ada bandingnya. Tetapi istri dan gundik-gundiknya menyesatkan ia pada akhir hidupnya dengan menyembah kepada berhala-berhala. Ia pun gugur dalam godaan.
6. Simson
Seorang yang paling kuat dizamannya. Ia gugur dengan godaan Delila karena setiap hari Delila merengek-rengek kepadanya.
Itulah contoh dari tokoh-tokoh alkitab yang membuktikan bahwa ada ujian iman(pengalaman Ayub) dan ada pula godaan iman. Ujian akan menghasilkan pertumbuha iman,sementara godaanmenghasilkan kehancuran pribadi orang percaya. Tetapi jika kita sudah memahami tentang godaan iman, maka kita akan memiliki sikap dan tindakan yang benar dalam menghadapi godaan iman tersebut karena kita tahu siapa oknum dibalik godaan danapa tujuannya dalam kehidupan kita.
By. :













