Daily Archives: 29/12/2019
MENGIKATKAN DIRI PADA TUHAN
I Korintus 6:17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.
Arti lain untuk kata “Mengikat” adalah seperti lem yang merekatkan,menempelkan perangko; bergabung atau penggabungan menjadi satu. Hal ini tidak terjadi secara otomatis, harus ada tindakan dari kita. Mengikatkan diri pada Tuhan berarti menjadikan diri satu atau menyatukan diri, hidup sangat tergantung dengan Tuhan.
Orang yang melekat dengan Tuhan akan menjadi satu dengan Tuhan. Kelekatannya menjadi ikatan yang bersifat permanen. Jadi persekutuan dengan Tuhan, bukanlah persekutuan “putus nyambung”, kadang-kadang putus, kadang-kadang nyambung. Tuhan menghendaki sebuah persekutuan terus menerus. Jadi, kalau seseorang serius hendak bersekutu dengan Tuhan, ia harus menerima kehendak Tuhan ini.
Apa yang harus dikoreksi yaitu hati dan jiwa yang connect terus menerus, hubungan yang konsisten. Bukan hanya musiman saja, mengingat Tuhan hanya pada momen-momen tertentu seperti: natal, paskah. Ketika kita terus berhubungan dengan Tuhan, keuntungan bukan di pihak Tuhan, tapi justru kitalah yang untung karena Tuhan sangat mengasihi kita.
Contoh: terikat dengan komitmen pernikahan. Pernikahan harus dilandasi karena mengasihi pasangan, baik dalam suka maupun duka, dalam keadaan susah maupun senang.
Banyak orang Kristen mengharapkan proses penyatuan dengan Tuhan bisa terjadi dengan sendirinya; tanpa kerja keras dan perjuangan. Sebagai akibatnya, banyak orang Kristen yang tidak mengalami realisasi dari anugerah Tuhan yang begitu besar ini. Pada akhirnya mereka menganggap bahwa persekutuan dengan Tuhan yang intim dan eksklusif hanya dimiliki oleh beberapa orang tertentu yang mendapat anugerah hak istimewa dari Tuhan.
Mereka merasa tidak memiliki hak istimewa tersebut. Mereka menganggap bahwa penyatuan dengan Tuhan adalah mimpi yang tidak pernah terwujud. Pada umumnya mereka sudah puas menjadi “orang Kristen awam”.
Diawali dari komitmen pribadi kita dengan Tuhan .
Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
Dalam memberitakan Injil kita tidak boleh memaksakan seseorang untuk menerima Yesus, biarlah pribadinya sendiri yang menentukan apakah dia mau menerima atau tidak, kita tidak perlu memaksakannya.
2 Korintus 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
Setelah kita lahir baru kita akan menjalani hidup yang baru dengan meninggalkan pola hidup yang lama.
Galatia 2: 20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. …
ORANG YANG SATU ROH DENGAN TUHAN
1. Memiliki roh/jiwa yang berbeda
Bilangan 14:24 Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya ( “he has a different spirit” -roh – Amplified Bible) dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya
Roh dan jiwa 10 pengintai:
1. “Bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat”
2. “Sangat besar, juga keturunan Enak ada di sana”
3. “Kita tidak dapat maju menyerang karena mereka lebih kuat daripada kita”
4. “Bangsa itu memakan penduduknya”
5. “Kami lihat diri kami seperti belalang”
Roh dan Jiwa Yosua & Kaleb berkata lain:
1. Yosua dan Kaleb mengoyakkan pakaiannya, negeri itu lar biasa baiknya
2. Jangan memberontak kepada Tuhan
3. “Kita akan maju menduduki negeri itu”
4. Negerinya berlimpah-limpah susu dan madunya
5. “Jangan takut kepada bangsa itu sebab mereka akan kita telan habis”
6. “Tuhan menyertai kita, jangan takut kepada mereka sebab kita pasti mengalahkannya”
2. Memiliki Kualitas Iman yang Teruji
Ayub yang saleh, jujur, atkut akan Allah dan menjauhi kejahatan
Ayub 42:5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau
3. Tahu Kapan Bertindak dan Apa Yang Harus Dilakukan.
Nehemia 1:3-4 3 Kata mereka kepadaku: “Orang-orang yang masih tinggal di daerah sana, yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar.” 4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,
Bagimana Cara Hidup Mengikatkan Diri dan Tetap Satu Roh Dengan Tuhan.
1. 1 Petrus 1:14-16 Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.
2. Galatia 5:16 “Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging”.
Buah Roh harus berkembang dan berkuasa dalam hidup kita. Gal 5:22, kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.
2 Korintus 4:16 ”Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.”
3. 2 Korintus 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
Jangan Ada Lagi Noda Kekafiran
2 Korintus 6:11-18 11 Hai orang Korintus! Kami telah berbicara terus terang kepada kamu, hati kami terbuka lebar-lebar bagi kamu. 12 Dan bagi kamu ada tempat yang luas dalam hati kami, tetapi bagi kami hanya tersedia tempat yang sempit di dalam hati kamu. 13 Maka sekarang, supaya timbal balik — aku berkata seperti kepada anak-anakku —: Bukalah hati kamu selebar-lebarnya! 14 Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?15 Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? 16 Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?
Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: “Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku. 17 Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu. 18 Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa.”
4. Berdoa
Lukas 18:1 Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.
1 Tesalonika 5:17 Tetaplah berdoa.
Mazmur 91:14-16 (TB) “Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.
Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.
Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku.”
Kehidupan yang dipersembahkan bagi Tuhan Yesus untuk kemuliaan-Nya yang selalu mengikatkan diri kepada-Nya, menjadi satu roh dengan Dia. Tentu kehidupan seperti ini sungguh-sungguh dapat menyukakan hati Tuhan kita Yesus Kristus.
By : Pdt. Milkha Potuda













