This is default featured slide 3 title
This is default featured slide 4 title
Test 1

KASIH ADALAH DASAR UNTUK BERPUSAT KEPADA KRISTUS

GppsPalu – I. ASAL USUL HARI VALENTINE & RESPON KITA SEBAGAI ORANG PERCAYA
Tanggal 14 Februari diperingati sebagai Hari Valentine. Sebagai orang percaya kita tidak boleh ikut-ikutan merayakan hari Valentine ini. Kita harus mengetahui asal usulnya.Pada masa kegelapan gereja di Roma, saat itu bukan hanya ada penyembahan kepada patung-patung Yesus dan Maria, tetapi juga kepada santo dan santa. Santo dan santa adalah orang-orang yang dianggap sebagai orang-orang yang berjasa. Ada perayaan khusus untuk menghormati mereka. Tanggal 2 November dipakai sebagai hari untuk berdoa kepada arwah Santo dan Santa.Hari untuk menghormati para Santo dan Santa biasanya disesuaikan dengan tanggal kematian mereka. Sinterklas sebenarnya adalah Saint Nicholas yang kematiannya diperingati setiap tanggal 5 Desember. Begitupun tanggal 14 Februari sebenarnya adalah hari kematian Saint Valentinus.Pada masa kegelapan gereja di Roma, setelah permandian anggota gereja, orang tersebut akan diberi nama permandian berdasarkan nama Santo/Santa sebagai Santo/Santa pelindungnya. Ini berbahaya!Bagaimana dengan sekarang? Hari Valentine dirayakan di berbagai negara termasuk Jepang, Hongkong, dll yang bukan negara dengan mayoritas penduduknya Kristen. Mengapa? Ini semata-mata kepentingan bisnis. Pada hari Valentine, para pebisnis memanfaatkannya untuk meraih untung dengan pernak-pernik Valentine, dsbnya.Di Indonesia, hari Valentine biasa disebut Hari Kasih Sayang, hari untuk menyatakan kasih. Padahal untuk menyatakan kasih tidak hanya dilakukan pada hari spesial/hari tertentu tetapi kita harus menyatakan kasih setiap hari.

1 Yohanes 4:8, 16 “Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia”.

Dalam bahasa Yunani kasih ada 4 macam yaitu Eros (hawa nafsu), Storge (kasih kekeluargaan), Filia (kasih persahabatan), dan yang paling tinggi dan termulia adalah Agape (kasih Allah, kasih tanpa syarat).Valentine biasa digunakan untuk memberikan tanda sayang seperti bunga, cokelat, dll. Tetapi iblis dapat menggunakan momen/hari Valentine ini untuk membawa orang-orang mempraktekan Eros (hawa nafsu) dimana pada hari ini banyak pasangan yang melakukan hubungan seks bebas diluar pernikahan.Jadi sebenarnya sebagai anak Tuhan kita tidak boleh merayakanValentine karena:
1. Asal mulanya dari penghormatan kepada arwah.
2. Iblis memasukkan unsur Eros ke dalam perayaan ini.

II. HUKUM YANG TERUTAMA
Pesan Tuhan tahun ini untuk gereja kita adalah BERPUSAT KEPADA KRISTUS. Untuk kita bisa menjadikan Yesus pusat kehidupan kita, dasarnya adalah kasih.Kita tahu bahwa oleh karena dosa kita, upahnya adalah maut. Tetapi Yohanes 3:16 berkata:“KARENA BEGITU BESAR KASIH ALLAH akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
Allah tidak kikir/pelit/sedikit-sedikit mengasihi kita. Allah mengasihi kita segenap, full, habis-habisan, dengan bukti yaitu Ia memberikan Anak-Nya yang sangat Ia kasihi.Gambaran dari Bapa memberikan Yesus sebenarnya digambarkan oleh Abraham saat ia mempersembahkan Ishak. Abraham bukan hanya taat dan beriman kepada Allah, tetapi ia juga mengasihi Allah. Ishak adalah anak yang ia peroleh secara ajaib di usianya yang sudah uzur. Namun saat Tuhan meminta agar anak itu dikurbankan, Abraham rela mempersembahkan anaknya yang tunggal itu.

Ulangan 6:4-5 “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.”

Perintah ini dikatakan Allah melalui Musa kepada bangsa Israel. Tetapi juga perintah ini berlaku kepada kita. Perintah ini diucapkan oleh Yesus dan dicatat oleh Matius, Markus, Lukas. Jika sampai perintah ini diulang berkali-kali oleh Tuhan melalui Firman-Nya di Alkitab, berarti perintah ini sangat penting.Markus 12:29-31 “Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilahsesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.””
Dua hukum ini adalah dasar dari semua hukum Allah. Inilah hubungan kasih antara Allah dan manusia dan manusia dengan sesama. Dalam kekristenan ditekankan bahwa ketaatan karena didasari oleh hati yang mengasihi Tuhan. Dalam keyakinan lain hanya ditekankan ketaatan tetapi didasari karena ketakutan akan akibat dari ketidaktaatan.Kasih Filia dan Storge levelnya masih kasih manusia. Kebaikan dibalas kebaikan, dan kejahatan dibalas kejahatan. Tetapi kasih Agape adalah kasih Allah yang mengasihi pribadi orang yang berdosa. Allah mengasihi orang berdosa sekalipun orang itu suka berontak kepada Allah. Ketika kita masih seteru saja, Allah memperdamaikan kita dengan diri-Nya melalui kematian Yesus Kristus.Roma 5:9-10 “Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!”
Di hari-hari terakhir semakin banyak manusia yang menyakiti hati Tuhan. Para penyembah iblis sekarang terang-terangan dan menghujat Tuhan. Karena itu biarlah kita yang sudah diselamatkan menghibur hati Tuhan dengan menaati Tuhan.Para teroris yang adalah penganiaya dan pembunuh orang Kristen dewasa ini juga beberapa diantaranya bertobat dan diselamatkan (menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat) setelah mengalami perjumpaan supranatural dengan Tuhan Yesus.Kasih Eros itu berbahaya, egois. Sedangkan kasih Agape tidak mementingkan diri sendiri. Banyak kasus muda-mudi yang melakukan seks bebas, setelah sang perempuan hamil, sang laki-laki melarikan diri. Ini bukan kasih Agape, ini eros. Hubungan kita dengan lawan jenis harusnya seperti saudara/adik-kakak, jadi hubungan kita tidak mungkin akan melakukan hal-hal yang tidak sopan. Kecuali nanti setelah Tuhan menjodohkan dan telah mengikat dalam ikatan resmi pernikahan, maka barulah menjadi suami istri.Dalam hubungan dengan sesama juga harus didasarkan oleh Agape.1 Yohanes 4:19 “Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.”Kata “Mengasihi” pada ayat diatas berasal dari kata “Agape”. Jadi Allah lebih dulu menunjukkan bagaimana AGAPE kepada kita supaya kita juga bisa AGAPE kepada Tuhan dan sesama. Saat kita menerima Tuhan Yesus masuk dalam hidup kita, maka Tuhan akan memampukan kita untuk memiliki kasih Agape.Jika kita mengasihi Tuhan dengan benar, kita pasti juga mengasihi sesama. Iblis tidak senang dengan tema KRISTOSENTRIS ini, karena itu ia akan berusaha membuat kita tidak bisa mengasihi Tuhan dan sesama. Oleh karena itu kita harus menjadikan kasih Agape sebagai dasar untuk kita berpusat kepada Kristus dan dengan kasih itu kita juga mampu mengasihi sesama.

Pdt. dr. Mediati Martino, MA