BREAKTHROUGH LIFE (Hidup Menembus Batas)
GppsPalu – Apa yang dimaksud dengan Breakthrough life (Hidup menembus batas)?
Hidup menembus batas adalah hidup yang mampu melewati batas yang ada, dimana batas-batas tidak lagi menjadi penghalang. Hidup menembus batas tidak sama dengan hidup tanpa batas. Menghilangkan batas membuat dunia tidak lagi nyata tetapi seperti impian belaka. Batas-batas itu tetap ada secara nyata namun kita berusaha untuk menembusnya.
Allah yang membuat kita sanggup menembus batas, bukan karena kekuatan kita sendiri.
I Korintus 12:6 “Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.”
Ayub 5:9 “Ia melakukan perbuatan-perbuatan yang besar dan yang tak terduga, serta keajaiban-keajaiban yang tak terbilang banyaknya.”
Otak kita adalah organ yang paling canggih. Komputer sebesar apapun di dunia ini tidaklah sanggup menyaingi otak kita. Your brain never turns off throughout your life (otak kita tidak pernah berhenti bekerja). Otak bisa mengendalikan seluruh aktifitas kita, otak kita bekerja yang sangat detail dan sempurna. Dalam otak kita ada banyak saraf yang terkoneksi satu sama lain (ada 10.000.000.000 neurons ditaruh di otak manusia dan ada 1.000.000 koneksi setiap detiknya). Menurut penelitian orang yang sudah selesai kuliah baru menggunakan sekitar 5% kemampuan otaknya, jadi masih ada 95% kesempatan yang bisa dipakai untuk mengembangkan dirinya.
Hidup menembus batas itu:
1. Membutukan keberanian untuk menerobos
Kita harus punya visi dalam membangun kemauan dalam diri kita untuk menembus batas. Tidak boleh cepat menyerah untuk menjadi lebih baik. Masalahnya bukanlah mampu atau tidak mampu tapi apakah kita mau atau tidak? Inilah yang penting!
2. Membutuhkan kemampuan lebih dari yang lain (harus berbeda)
Kita harus berbeda dengan lingkungan sekitar kita. Kalau lingkungan kita adalah perokok, kita tidak boleh ikut-ikutan menjadi perokok. Kalau lingkungan kita penuh dengan korupsi, kita tidak boleh sama dengan mereka menjadi koruptor. Kita harus berani tampil beda.
3. Hidup menembus batas orang biasa.
Hidup yang berada di garis rata-rata (avarege ) itu bukanlah hidup yang menembus batas. Kita harus mampu melihat sesuatu yang orang lain tidak bisa lihat, tentunya dengan pertolongan Tuhan. Contoh: Dulu orang tidak pernah berpikir bahwa air putih yang bisa didapatkan dimana saja tanpa harus membeli, tetapi sekarang air minum dalam kemasan (AMDK) sangat bagus pemasarannya. Contoh lain dalah Albert Eisntein yang menemukan Hukum Energi E=MC2. Manusia tidak pernah berpikir untuk bisa sampai ke bulan. Tapi ia menemukan sebuah energi yang bisa mendorong roket hingga sampai kebulan. Masih banyak contoh lain. Kita harus berpikir yang orang lain belum/tidak bisa pikirkan.
4. Selalu berpikir dan bertindak ekstra mil
Contoh: Dalam sebuah usaha jika ada pesanan dalam 2 minggu sudah diterima, orang yang berpikir ekstra mil, maka ia akan mengusahakan paling tidak 10 hari sudah diterima oleh pemesan. Karyawan yang ingin mendapatkan reward yang baik, usahakan datanglah ke kantor sebelum jamnya dan pulanglah sesudah orang lain pulang.
Matius 5:41 “Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.”
5. Hidup menembus batas dapat dicapai melalui kebersamaan dengan Allah
Orang biasa yang bersama Allah yang luar biasa, akan menjadi orang yang luar biasa.
Mazmur 60:14 “Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita”.
Lukas 1:37 “For with God nothing shall be impossible” (KJV) Dalam terjemah King James dikatakan bahwa bersama Allah tidak ada yang mustahil
BATAS BATAS APA YANG PERLU DITEMBUS UNTUK MENJADI ORANG KRISTEN YANG MENEMBUS BATAS?
1. Batas pikiran
Manusia akan melakuakn apa yang dia pikir bisa melakukannya, sejauh pikirannya mengatakan bisa, sebesar itu juga prestasi yang akan diraihnya. Proverbs 23:7a “For as he thinketh in his heart, so is he…” Amsal 23:7 “Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia”.
Perbuatan dan karya besar hanya muncul dari pikian besar.
2. Batas zona kenyamanan
Zona kenyamanan adalah batas yang sangat berbahaya karena bisa membuat seseorang terbuai dan terlena sehingga ia tidak mau lagi berusaha untuk lebih maju. Ia merasa sudah cukup untuk menikmati yang telah berhasil dicapainya. Ulangan 32:11 “Laksana rajawali menggoyang bangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya,”. Ayat ini tentang rajawali yang berumur sekitar 6-7 minggu yang bulu halusnya mulai lebat namun belum keluar bulu kasar yang berwarna coklat. Sarang diobrak-abrik oleh induknya supaya bisa terbang. Kalau induknya tidak melakukan itu anak-anak rajawali tidak bisa terbang.
3. Batas ekonomi
Kaya atu miskin bukanlah penghalang bagi seseorang untuk mencapai sukses. Daud seorang yang miskin, kambing domabnya hanya 2 atau 3 ekor saja (1 Samuel 17:28), tetapi berhasil menjadi seorang raja. Abraham seorang yang kaya yang mempunyai banyak ternak, perak dan emas (Kejadian 13:2), namun ia mampu menjadi orang yang maksimal bahkan diakui sebagai bapa orang percaya. Hendry Ford, pemilik perusahaan mobil Ford, asal mulanya adalah montir yang bekerja di bengkel. Abraham Licoln, presiden Amerika ke-16 semula adalah bekerja sebagai pemotong rel kereta api, pernah menjadi penjaga toko, pernah menjadi pengantar pos. Miskin tapi bisa menjadi presiden.
4. Batas keadaan fisik
Keterbatasan fisik atau cacat bukanlah merupakan kendala untuk bisa menjadi orang maksimal, yang penting ada tekad dan kemauan untuk maju, tidak menyerah pada keadaan dan selalu berusaha terus untuk menggapai impian yang dicita-citakan.
Contoh: Nick Vujicic adalah seorang cacat tapi bisa menjadi motivator yang sangat memberkati semua orang. Dia menjalani semua aktifitasnya sehari-hari layaknya seperti orang yang memiliki tubuh sempurna
5. Batas umur
Usia bukan menjadi batas seseorang untuk menghasilkan karya besar. Tidak ada usia yang terlalu muda atau terlalu tua untuk menjadi orang maksimal.
Daud dianggap terlalu muda tetapi sukses mengalahkan Goliat (1 Samuel 17:33, 45-46)
I Timotius 4:12 “Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.”
Musa mulai memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir dalam usia tua yaitu 80 tahun namun berhasil (Keluaran 7:7). Kolonel Sanders baru merintis bisnis ayam gorenag KFC dalam usia 66 tahun dan usaha bisnisnya tersebar di banyak negara-negara.
Tiga nasihat yang perlu saudara perhatikan:
1. Start where you are
Jangan menunggu keadaan sempurna untuk memulai
2. Use what you have
Keluaran 4:2 “TUHAN berfirman kepadanya: “Apakah yang di tanganmu itu?” Jawab Musa: “Tongkat””.
Kita tidak bisa berbuat apa-apa dengan apa yang tidak kita miliki yang tidak ada pada kita
3. Do what you can
Markus 14:8a “ Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya.”
Kerjakan apa yang dapat engkau lakukan semaksimal mungkin.
Pdt. Yonathan Biantoro Wahono









