This is default featured slide 3 title
This is default featured slide 4 title
Test 1

HUJAN AWAL DAN HUJAN AKHIR

GppsPalu – “Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata:

“Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah.” Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: “Apakah artinya ini?” Tetapi orang lain menyindir: “Mereka sedang mabuk oleh anggur manis.” Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: “Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini. Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan, tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi Yoël: Akan terjadi pada hari-hari terakhir — demikianlah firman Allah — bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat. Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu. Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan”. Kisah Para Rasul 2:1-21

Sesungguhnya Tuhan sangat rindu memberikan semua yang Ia miliki kepada kita anak-anak-Nya, tapi semuanya tergantung dari kita apakah kita rindu mengharapkan sesuatu yang luar biasa dari Tuhan atau tidak?. Mengapa terkadang kita tidak tidak merasakan sesuatu yang luar biasa dari Tuhan, karena kita sendiri tidak pernah punya kerinduan akan hal itu.

Terjadi suatu yang menggemparkan di Yerusalem pada saat Roh Kudus dicurahkan. Sesuatu yang tidak lazim terjadi, bahkan orang-orang yang mengalami lawatan Roh Kudus tersebut mendapat sindiran bahwa mereka sedang mabuk, tapi Rasul Petrus mengadakan pembelaan dan berkata bahwa mereka tidak mabuk. Ia menjelaskan bahwa hal itu merupakan penggenapan apa yang Allah telah firmankan dengan perantaraan nabi Yoel, yaitu bahwa pada hari-hari terakhir Allah akan mencurahkan Roh-Nya ke atas semua manusia.

Pada zaman gereja mula-mula mereka sangat mengutamakan pimpinan Roh Kudus, tetapi ketika gereja mengalami kejatuhan, perintah dan peraturan manusialah yang mereka ikuti, sehingga Roh Kudus tidak leluasa bekerja pada umat-Nya. Saat ini Allah mau Roh Kudus bereperan penuh atas gereja-Nya.

Di hari-hari terakhir menjelang kedatangan TuhanYesus ada banyak tanda-tanda yang terjadi. Antara lain gerhana matahari total dan bulan darah atau gerhana bulan total. Dalam tahun 2014 dan 2015 ini ada empat kali gerhana bulan total atau sering disebut sebagai tetrad blood mood, dan dua kali gerhana matahari dan anehnya semuanya terjadi pada hari-hari raya orang Israel. Pada tanggal 20 Maret 2015 akan terjadi gerhana matahari total. Tanggal 4 April akan terjadi gerhana bulan total atau blood moon bertepatan dengan hari raya Passover (Paskah orang Isarel) dan bulan darah berikutnya adalah jatuh pada tanggal 28 September bertepatan dengan hari raya Pondok Daun atau Sukkot. Banyak hamba Tuhan meyakini bahwa peristiwa ini merupakan tetrad blood moon (empat kali gerhana bulan total bertutut-turut) yang terakhir. Karena tetrad blood moon berikutnya baru akan terjadi lagi pada tahun 2032 dan 2033. Sesungguhnya Tuhan tidak lama lagi akan datang!!

Menjadi Seperti Anak-anak

Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?” Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.” Matius 18:1-5

Salah satu sifat anak kecil adalah ingin tahu tentang segala sesuatu. Sifat inilah yang harus kita miliki. Kebanyakan orang Kristen sudah merasa tahu tentang segala sesuatu, ini yang membuat Roh Kudus tidak bekerja secara penuh karena orang Kristen yang “sok tahu”, padahal ada banyak hal yang Tuhan ingin lakukan.

Sifat lain dari anak kecil ialah selalu mengikut kemana orang tuanya pergi dan tidak bisa lepas dari orang tuanya. Inilah yang Tuhan inginkan juga dalam kehidupan kita yang selalu mengikut Tuhan. Jika kita tidak seperti anak kecil, kita tidak akan melihat kerajaan Surga. Kita tidak akan melihat dan mengalami perkara-perkara supranatural yang Tuhan mau nyatakan kepada kita umat-Nya pad hari-hari terakhir ini.

Hujan Awal dan Hujan Akhir

“Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena TUHAN, Allahmu! Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu”. Yoel 2:23

Di hari-hari terakhir ini Tuhan ingin mencurahkan secara bersama-sama hujan awal dan hujan akhir seperti dahulu.

“Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah”. Ibrani 6:7-8

Hujan awal adalah buat mereka yang masih mengeraskan hati. Tanah mereka harus disirami terlebih dahulu sehingga menjadi mudah untuk dibajak. Kita juga harus menjadi seperti tanah yang selalu menyerap segala sesuatu yang dari Tuhan, tidak membuat sanggahan-sanggahan dan alasan-alasan yang membuat kita tidak melakukan perintah Tuhan.

Hujan akhir untuk menumbuhkan setiap orang percaya agar menjadi kokoh. Tuhan ingin menghadirkan hujan awal dan hujan akhir ini secara bersama-sama karena Tuhan ingin mengadakan percepatan mengingat waktunya sudah sangat singkat. Dan percepatan inilah yang harus kita ikuti bersama, kita harus seiring dan seirama dengan percepatan Tuhan sehingga kita tidak ketinggalan.

“..tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran”. Ibrani 6:8

Bila tanah kehidupan kita tidak mengalami hujan awal dan hujan akhir yaitu pencurahan Roh Kudus yang dahsyat di hari-hari terkahir ini, hidup kita jadi kering, tidak menghasilkan buah yang banyak yang berkenan di hati Tuhan dan jadi berkat buat sesama. Sebaliknya hanya semak duri dan rumput duri yang ada dalam kehidupan kita. Kepahitan, sakit hati, kata-kata tajam yang melukai sesama.

Kitab Yoel pada pasal 2 dan pasal 3 berbicara mengenai kedatangan Tuhan. Ada banyak hal yang Tuhan nyatakan dalam pasal tersebut yang akan terjadi pada hari-hari ini dan Tuhan mau kita masuk di dalamnya. Hujan awal dan hujan akhir adalah pengalaman rohani yang Tuhan mau berikan kepada kita untuk membantu kita mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan. Apabila Dia datang nanti, Ia mau menjumpai kita dalam keadaan yang kudus, sempurna dan tanpa cacat celah.

“Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.” I Tesalonika 5:23

Meminta Lawatan Tuhan

“Mintalah hujan dari pada TUHAN pada akhir musim semi! TUHANlah yang membuat awan-awan pembawa hujan deras, dan hujan lebat akan diberikanNya kepada mereka dan tumbuh-tumbuhan di padang kepada setiap orang”. Zakharia 10:1

“Aku pun telah menahan hujan dari padamu, ketika tiga bulan lagi sebelum panen; Aku menurunkan hujan ke atas kota yang satu dan tidak menurunkan hujan ke atas kota yang lain; ladang yang satu kehujanan, dan ladang, yang tidak kena hujan, menjadi kering”. Amos 4:7

Terkadang kita mendapati hujan yang tidak merata pada suatu daerah. Begitu pula hujan awal dan hujan akhir, tergantung dari permintaan dan kerinduan serta kehausan hati kita.

Yesaya 44:3, “ Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu.”

Tuhan itu Maha adil, Dia tidak pilih-pilih kasih. Tuhan mau kita semua mengalami hujan awal dan hujan akhir. Tuhan mau mencurahkan Roh-Nya secara terus-menerus ke atas semua orang. Yang Tuhan tuntut hanyalah kehausan, kerinduan yang mendalam untuk mengalami apa yang Tuhan telah janjikan buat kita yang hidup di hari-hari terakhir sebelum Ia datang kembali!! Jadilah tanah yang yang menghisap!! Rindukan lawatan Tuhan!!

I Korintus 2:9, “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

AMIN! AMIN! AMIN!

Pdt. Dr. Mediati Martino, MA