This is default featured slide 3 title
This is default featured slide 4 title
Test 1

LAWATAN TUHAN DI HARI-HARI TERAKHIR HUJAN AWAL DAN HUJAN AKHIR

GppsPalu – “tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi Yoël: Akan terjadi pada hari-hari terakhir — demikianlah firman Allah — bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat. Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu. Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan”. Kisah Para Rasul 2:16-21

Ayat yang kita baca di atas adalah

merupakan khotbah pembelaan Petrus terhadap orang-orang yang yang menyindir sehubungan dengan pencurahan Roh Kudus. Mereka tidak percaya akan perbuatan-perbuatan Roh Kudus yang sedang bekerja pada jemaat di Yerusalem.

Ada banyak tanda-tanda yang sudah Tuhan berikan pada kita mengenai kedatangan-Nya yang sudah sangat dekat. Seperti yang baru saja terjadi, gempa yang melanda Nepal, yang menewaskan lebih dari 1.800 orang (sekarang sudah mencapai lebih dari 5.000 korban tewas). Semua gunung-gunung berapi yang masuk dalam ring of fire penelitian menunjukkan bahwa semuanya sedang aktif.

Semua ini meneguhkan kepada kita bahwa bahwa kita sedang berada di hari-hari yang terakhir menjelang kedatangan Tuhan di mana nubuatan Nabi Yoel tengah digenapi yaitu pencurahan Roh Kudus secara besar-besaran, hujan awal dan hujan akhir (double portion) dicurahkan secara bersamaan. Karena pencurahan Roh Kudus double portion maka manifestasi Roh Kudus pun akan lebih banyak dan lebih dahsyat serta lebih nyata daripada yang sebelumnya.

Kejarlah kasih dan usahakanlah memperoleh karunia-karunia Roh!

Terkadang muncul suatu perdebatan antara mana yang lebih penting, karunia Roh Kudus ataukah buah Roh? Tidak ada yang lebih penting, keduanya sangatlah penting.

“Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat.” I Korinus 14:1

Dua hal di atas bukan hanya sekedar sebuah permohonan dari Tuhan, tapi merupakan perintah yang harus dilakukan

1. Kejarlah kasih!

2. Usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh!

Pentingnya memperoleh karunia-karunia Roh di hari-hari terakhir

“Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama”. I Korintus 12:7-11

Ayat di atas menjelaskan kepada kita tujuan Tuhan mengaruniakan kepada setiap orang penyataan/karunia Roh Kudus adalah untuk kepentingan bersama.

Ada 3 golongan karunia Roh Kudus, yaitu:

1. Karunia untuk menyatakan sesuatu (Karunia bernubuat, bahasa roh, menafsirkan bahasa roh)

2. Karunia untuk melakukan sesuatu (karunia iman, kesembuhan, dan mujizat)

3. Karunia untuk menyingkapkan sesuatu yang tersembunyi (Karunia hikmat, karunia membedakan roh, karunia marifat)

Kita harus memfungsikan semua karunia Roh Kudus di hari-hari terakhir menjelang kedatangan Tuhan.

“Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat. Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat. Sebab orang yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya, sehingga Jemaat dapat dibangun.”. I Korintus 14:4-5

Demikian pula dengan kamu: Kamu memang berusaha untuk memperoleh karunia-karunia Roh, tetapi lebih dari pada itu hendaklah kamu berusaha mempergunakannya untuk membangun Jemaat. I Korintus 14:12

Ayat-ayat di atas menjelaskan kepada kita mengapa Tuhan memerintahkan kita untuk berusaha memperoleh karunia-karunia Roh Kudus. Karunia-karunia ini perlu untuk membangun Jemaat!

Begitu pula dengan karunia berkata-kata dengan bahasa roh. Karunia ini sangat penting bagi kita di hari-hari terakhir ini. Bahasa roh merupakan sarana komunikasi kita dengan Allah, juga untuk membangun diri sendiri.

“Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah…”

I Korintus 14:2a

“Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri…” I Korintus 14:4a

Bahasa roh merupakan sarana untuk berdoa, memuji Tuhan serta mengucap syukur kepada Tuhan.

“… Aku akan berdoa dengan rohku, … aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku…engkau mengucap syukur dengan rohmu….” I Korintus 14:14-16

Untuk membangun iman dan rohani kita, kita perlu untuk senantiasa berkomunikasi deangan Allah dan berdoa di dalam Roh. Berdoa di dalam Roh juga merupakan salah satu senjata dalam peperangan rohani!

“… Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus”. Efesus 6:18

Semua ayat-ayat di atas meneguhkan kepada kita betapa pentingnya karunia-karunia Roh Kudus bagi kita yang hidup di hari-hari terakhir. Karena itulah Allah mau mencurahkan Roh-Nya ke atas semua manusia.

Pentingnya mengejar buah Roh di hari-hari terakhir

Hanya orang yang siap yang akan berjumpa dengan Tuhan. Tuhan menghendaki kita semuanya siap dalam menanti kedatangan Tuhan. Kita perlu sempurna dan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita (1 Tesalonika 5:23), menjadi serupa dengan Yesus (Roma 8:29), punya karakter Kristus/buah Roh (Galatia 5:22.23)

Kita membutuhkan lawatan Roh Kudus untuk menyiapkan diri untuk berjumpa dengan Tuhan.

“Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging”. Galatia 5:16

Jelas bahwa Tuhan memerintahkan kita untuk hidup oleh Roh supaya kita tidak menuruti keinginan daging kita. Kita perlu dikontrol oleh Roh Kudus agar tidak dikuasai oleh keinginan daging. Kita yang harus mempersilahkan Roh Kudus bekerja/mengontrol hidup kita. Roh Kudus adalah pribadi yang gentle, Ia tidak akan pernah mengontrol kita secara paksa, tergantung dari respon kita, apakah kita mau dipimpin atau tidak?

Agar kita menghasilkan buah Roh, kita perlu menyalibkan keinginan daging.

“Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya”. Galatia 5:24

Menyalibkan keinginan daging adalah tugas kita, tapi tanpa pertolongan Roh Kudus kita tidak akan mampu. Oleh sebab itulah kita sangat membutuhkan lawatan Roh Kudus.

“… celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat”. Wahyu 12:12

Waktu kedatangan-Nya sudah sangat singkat . hendaknya engkau senantiasa penuh dengan Roh Kudus, sangkal diri , dan pikul salib. Taat total kepada tuntunan Roh Kudus. Jangan beri kesempatan kepada Iblis. Kejarlah kasih/buah Roh, usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh dan hendaknya engkau mempergunakannya untuk membangun satu sama lain.

Written by Pdt. dr. Mediati Martino, MA