This is default featured slide 3 title
This is default featured slide 4 title
Test 1

MENGKOMUNIKASIKAN KEBAHAGIAAN HIDUP

Mari kita liat bersama kebaikan-kebaikan yang sudah Tuhan berikan pada kita semua. Kita bisa berjalan menurut iman dan hidup menurut panggilan ini adalah warisan yang sudah Tuhan berikan. Berapa banyak dari kita yang hidup tidak berdasarkan fakta? Terkadang fakta hari ini dan kemarin masih ada yang belum pas, tapi kalau kita hidup dengan iman, kita akan menikmati kebahagiaan itu.

Saya bangga punya Allah yang hidup jadi meskipun saya dikirim jauh dari Indonesia, harus ke negeri asing, awalnya di sana tidak ada orang yang bisa diajak berbicara tapi Tuhan selalu ada bersama dengan saya.

Banyak kali orang-orang minta tolong, tapi saya katakan bahwa saya tebatas hanya Tuhan yang bisa. Tuhan bawa kita menjangkau bangsa-bangsa lain. Ditengah kesibukan saya mengurus segala sesuatunya, Tuhan bawa saya juga bisa mengurus jemaat, saya percaya Tuhan tidak kehabisan cara untuk mengurus jemaat-Nya. Melalui sosial media, saya juga berdoa melayani buat mereka yang membutuhkan bantuan doa.

Tuhan itu tidak bisa dipermainkan, ikuti saja apa maunya Tuhan, karena Dia selalu menginginkan agar kebahagiaan selalu itu terjadi dalam hidup kita. Apa yang harus kita lakukan, kita harus awali dengan PERCAYA, kemudian jalanilah kepercaayaan itu, meskipun liku-liku, gelombang hidup, angin ribut datang kita harus tetap berjalan bersama Tuhan.

Saya juga sudah membaca kisah pertolongan Tuhan bagi jemaat di tempat ini di buku kesaksian GPPS Jemaat Palu, dan ternyata Allah kita adalah yang dahsyat dari dulu, sekarang dan selamanya. Kalau kita sudah berjalan bersama Tuhan, jangan pernah putus semangat, tetaplah miliki kemauan dan semangat besar. Tetaplah bergairah untuk mencari Tuhan.

Apa yang harus kita lakukan ketika kita menjadi orang-orang yang sunguh-sungguh hidup dalam rencana Tuhan.
Ketika warisan yang terindah yaitu hidup oleh iman dan bekerja menurut panggilan, kita pegang baik-baik, kita tidak boleh pasif, kita harus melakukan apa yang menjadi panggilan kita. Setiap kita memiliki talenta, jangan sampai ketika diajak melayani tetapi banyak alasan untuk menolak. Sukacita adalah kekuatan dalam hidup kita dan kalau kita serahkan hidup kita maka Tuhan akan memberikan kelegaan bagi kita.

Kami juga pernah menghadapi pergumulan, gereja di Perth sudah selama 20 tahun kami menggumuli sebuah gedung. Sekarang Tuhan sudah adakan buat kami. Banyak cara Tuhan meberkati kami di sana.
Ada sebuah kesaksian dari seseorang yang didoakan dan menjadi sembuh kemudian dia mempersembahkan sebuah emas untuk pengadaan gedung gereja di Perth. Dia tahu emas itu tidak senilai dengan kesembuhan yang sudah dia terima.
Pada waktu kami pengecatan gereja di Perth, ada seorang Indonesia yang menawarkan diri untuk mengecat gereja. Dia mengetahui gereja PIC dari website. Sebelumnya dia seorang yang sedang bergumul dengan dirinya, berbulan-bulan hanya tinggal di mobil dan hidupnya bermasalah ketika ada di Bandung. Dia meminta pelayanan agar hidupnya bisa diubahkan dan hidupnya-pun berubah, dia bisa berumah tangga dengan baik dan memberikan diri untuk menyelesaikan pengerjaan cat di gereja PIC. Dia bukanlah orang yang punya banyak uang, dia menginvestasikan tenaganya, cara berpikirnya untuk pengecatan gereja.

Kita berjalan tidak mengandalakan penglihatan kita tapi iman kita karena kita hidup oleh percaya bukan karena melihat. II Korintus 5:7 — sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat —

Mazmur 37:4-5 4dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu. 5 Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Percuma saja jika kita mengaku percaya tapi tidak menyerah. Kalau kita percaya kepada Tuhan kita harus menyerahkan hidup kita kepada Tuhan.

Kalau kita sudah serahkan hidup kita pada Tuhan, kita tidak bisa lagi berteman dengan Iblis. Perhambakan hidup pada Tuhan, serahkan hidup kita pada Tuhan.
Hasilnya: Mazmur 37:6 Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.

Kalau berdoa mintalah yang spesifik bukan hanya karena ego kita, tapi biarlah semuanya untuk kemuliaan Tuhan.

Roma 12:18 Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!
Komunikasikan pada orang lain tentang apa yang sudah kita rasakan.

I Korintus 9:22 Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka.

Ada jemaat yang mempunyai anak autis, dia minta didoakan karena harus pulang dengan mengendarai mobil, sedangkan anak ini jika di mobil dia akan mengamuk bahkan sampai memecahkan kaca mobil. Setelah didoakan dengan menaikkan pujian penyembahan maka anak bisa tenang hingga sampai dirumah dengan selamat.

Cara meningkatkan komunikasi kebahagiaan kepada orang yang kita menangkan:
1. Menanamkan hal-hal yang baik
2. Menciptakan rasa aman dengan membangun komunikasi yang baik. Tidak membicarakan hal-hal negative.
3. Saling menghormati dengan cara menghargainya.

Ketika ada seseorang yang mengalami kelemahan, angkatlah penyembahan. Kita yang kuat menanggung yang lemah, pakailah nama Yesus. Roh Kudus ada dalam kita, ketika kita percaya dan mengaku Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat. Tapi Ibarat air dalam gelas, tidak akan memuaskan kita jika airnya sisa sedikit dan tidak pernah diisi. Begitu juga dengan Roh Kudus, kita perlu diisi terus dipenuhi dengan Roh Kudus supaya kita terus dipuaskan.
Jadi kalau bertemu dengan orang yang lemah, bantulah dia dalam Nama Tuhan Yesus. Jika bertemu dengan orang yang sok kuat, terus doakan dia dan beri teladan. Kita harus tetap menolong mereka yang lemah sampai mereka sendiri juga mampu menolong yang lain.

By : Ps. Meyke Liwandouw
(Perth Indonesian Church)