This is default featured slide 3 title
This is default featured slide 4 title
Test 1

BANGUNLAH DIRIMU SENDIRI!

Yudas 1:20 Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlahdirimusendiri di atasdasarimanmu yang paling sucidanberdoalahdalamRoh Kudus.

Dalam hidup ini ada bagian Tuhan ada bagian kita. Bagian Tuhan adalah sudah memberikan keselamatan melalui kematian-Nya di atas kayu salib dan bagian kita adalah meresponinya. Respon disini berbicara mengenai tindakan. Keselamatan yang dianugerahkan tidak akan sampai kepada kita jika kita sendiri tidak mengambil suatu tindakan menerima keselamatan itu, dengan mengundangnya masuk dalam kehidupan kitadanmenjadikanTuhandalamkesehariankita.
Kita tahu bahwa dunia ini berada di bawah kuasa si jahat, kita tidak akan pernah mampu jika mengandalkan kekuatan diri sendiri.

“Bangunlah dirimu sendiri” Kalimat ini adalah kalimat perintah, jadi dari diri sendirilah yang harus melakukan.
Mungkin dalam keluarga kita punya mezbah keluarga, atau kita juga sering sharing dengan suami/istri/anak/anggota komsel, tapi pengenalan akan Tuhan dan keselamatan adalah masing-masing.
Adakalanya orang-orang di sekitar kita termasuk orang yang kita kasihi tidak dapat mengerti kita, tidak menyemangati kita, tapi kita bisa menyemangatidirikitasendiri, bahkankitaharusmenyemangatidirikitasendiri.

PEREMPUAN yang menyemangati dirinya sendiri.
Markus 5:28 Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”
Dua belas tahun bukan masa yang pendek bagi seorang perempuan yang mengalami pendarahan. Bisa dipastikan fisiknya sangat lemah, tapi dengan sebuah tekad bahwa ia mau sembuh, ia menerobos kerumunan orang-orang banyak yang hendak bertemu dengan Yesus. Tidak ada yang menolong perempuan itu. IamenyemangatidirinyasendiriuntukmendekatiYEsusdanmenjamah jubbah-Nya.

DAUD menguatkan (membangun) dirinya sendiri.
I Samuel 30:6 “… Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN”

Dikisahkan waktu itu ketika Daud dan orang-orangnya sampai ke Ziklag, tampaklah kota itu terbakar habis, dan isteri mereka serta anak mereka yang laki-laki dan perempuan telah ditawan. Dauddanrakyatnya yang bersamasamadenganyamenangisdengansuara yang nyaringsampaimerekatidakkuatlagimenangis (Ayat 4). Dalam keadaan sepertiitudanterjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batuDaudmenyemangatidirinyasendiridenganmenguatkankepercayaannyakepadaTuhan.

BAGAIMANA MEMBANGUN DIRI SENDIRI?

1. Dengan Iman
Yudas 1:20 Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atasdasarimanmu yang paling sucidanberdoalahdalamRoh Kudus.

Kata IMAN disini menggunakan kata “pistis” yang berasal dari akar kata “peitho” yang artinya: “Bersandar dengan kepastian dari dalam, yakin”

Iman adalah modal kita untuk menuju kea rah yang belumpasti, belum kelihatan, belum dimengerti. Dengan harapan sesuatu yang belum kelihatan jadi kelihatan, yang belum mengerti akan jadi mengerti.

Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Bagaimana saya memiliki iman?
Roma 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Dalam satu kalimat kata pendengarandiulangsampaidua kali, berartipendengaranmenentukanimankita.

Rome 10:17 (KJV) Faith comes by hearing the message,, and the message is heard through the word of Christ
“Hearing”(continuous tense): sedang mendengar

Apa yang sedang kita dengarkan hari-hari ini?
Apa yang sedang kita dengar berulang-ulang?
Karena semakin kuat dan lemahnya iman kita tergantung dari apa dan siapa yang kita dengar.

Kamu selalu gagal!
Kamu bodoh!
Kamu tidak akan lulus!
Kamu tidak akan pernah berhasil!
Kamu bakal bangkrut!
Kamu tidak akan sembuh!
Kamu selalu hidup susah!
Kamu bukan ayah yang baik!
Kamu bukan ibu yang baik!
Kamu bukan anak yang baik!
Kamu…kamu…kamu

Semua suara-suara yang kita dengar membentuk pola pikir kita, pada akhirnya menentukan perbuatan yang kita lakukan.

Kisah Thomas Alva Edison
Thomas Alva Edison lahir pada tahun 1847 bukanlah anak yang pintar, semasa sekolah gurunya pusing menghadapinya, sampai pada akhirnya gurunya pun angkat tangan dan mengirimkan surat kepada ibunya. Setelah membaca surat itu, ibunya menangis, karena isi surat itu berbunyi: “Putra Anda anak yang bodoh. Kami tidak mengizinkan anak Anda bersekolah lagi.” Ibu mana yang hatinya tidak sedih apabil anaknya tertolak seperti kasus ini. Tapi ibunya tidak mengatakan isi surat itu kepadanya, bahkan mengucapkan kalimat: “Kamu anak yang jenius Nak, sekolah belum cukup baik untuk mendidik anak yang hebat seperti kamu. Mulai saat ini: Ibu yang akan mendidik Kamu”.

Sampai ibunya meninggal, Thomas Alva Edison baru menemukan isi surat yang sebenarnya. Tapi untunglah dia hanya mendengar perkataan positif dari ibunya. “Anak Jenius, Anak Hebat!”

Usia 23 tahun menemukan telegraf
Usia 30 tahun menemukan fonograf
Usia 32 tahun menemukan bola lampu pijar

“IMAN TIMBUL DARI PENDENGARAN OLEH FIRMAN KRISTUS” Roma 10:17
Mengapa Perempuan yang sakit pendarahan selam 12 tahun ini berusaha menjamah jubah Yesus?
Dalam Markus 5:27 diaktakan bahwa “dia sudah MENDENGAR tentang Yesus.
Alkitab tidak mencatat siapa yang menceritakan Yesus kepada perempuan ini. Tetapi yang jelas yang menceritakannya berarti sudah turut mengambil bagian dari terjadinya mujizat kepada perempuan ini.

Kisah Yairus
Markus 5:35-42 35 Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: “Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?” 36 Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: “Jangantakut, percayasaja!”37LaluYesustidakmemperbolehkanseorang pun ikutserta, kecualiPetrus, YakobusdanYohanes, saudaraYakobus.38Merekatiba di rumahkepalarumahibadat, dan di sanadilihat-Nya orang-orang ribut, menangisdanmeratapdengansuaranyaring. 39SesudahIamasukIaberkatakepada orang-orang itu: “Mengapakamuributdanmenangis? Anakinitidakmati, tetapitidur!”40 Tetapimerekamenertawakan Dia. Makadiusir-Nyasemua orang itu, laludibawa-Nya ayah danibuanakitudanmereka yang bersama-samadenganDiamasukkekamaranak itu.41 Laludipegang-Nyatangananakitu, kata-Nya: “Talitakum,” yang berarti: “Haianak, Akuberkatakepadamu, bangunlah!” 42Seketikaitujugaanakitubangkitberdiridanberjalan, sebabumurnyasudahduabelastahun.Semua orang yang hadirsangattakjub.

Dalam kisah Yairus mendengarbahwaTuhanYesussedangmelewatikotanya. SehinggaYesusdatangmenyembuhkananaknya.

Yairus pernah mendengar, ini berarti ada yang pernah memberitakannya. Disinilah pentingnya bersaksi. Bersaksiadalahmenceritakan, memberitakantentangYesus.Tentangkasih-Nya, Kebaikan-Nya, perlindungan-Nya, mujizat-Nya, bukanmenceritakankeburukansuami/istri, teman, keluarga, dll.

Roma 10:14…bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia?

Seringkali kita juga diperhadapkan dengan kondisi seperti Yairus, dimana kondisi riil mengatakan bahwa “anaknya sudah mati” tetapi Tuhan Yesus berkata “Percaya Saja!”

Markus 5:36 “Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka …” Yesus sedang Menggunakan mode “mute”(Dalamilmu sound system mute berartimengecilkanataumematikansuara)
Kemampuan kita untuk mengecilkan/mematikan suara negatif dan memperbesar suara yang positif akanmenentukan iman kita akan bergerak kemana. Itu sebabnya apapun dan siapapun yang tidak sesuai dengan firman Tuhan, jangan didengar, karenahal itu tidak perlu didengar.

2. IntimdenganTuhan
Yudas 1:20 “bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci danberdoalahdalamRoh Kudus”

ArtiberdoaadalahberkomunikasidenganTuhan.Keintimanakanterjadimelaluikomunikasi (doa)

Orang yang membangundirinyasendiriakantetaptegak di dalamiman.
II Korintus 13:5 “Ujilahdirimusendiri, apakahkamutetaptegak di dalamiman”

Ibrani 12:2Marilahkitamelakukannyadenganmata yang tertujukepadaYesus, yang memimpinkitadalamiman, dan yang membawaimankitaitukepadakesempurnaan, yang denganmengabaikankehinaantekunmemikulsalibgantisukacita yang disediakanbagiDia, yang sekarangduduk di sebelahkanantakhta Allah.

By : Pdt. Lea Novitasari