HIDUP BERIBADAH KEPADA TUHAN
GppsPalu – Maleakhi 3:13-15 “Bicaramu kurang ajar tentang Aku, firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: “Apakah kami bicarakan di antara kami tentang Engkau?” Kamu berkata: “Adalah sia-sia beribadah kepada Allah. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN semesta alam? Oleh sebab itu kita ini menyebut berbahagia orang-orang yang gegabah: bukan saja mujur orang-orang yang berbuat fasik itu, tetapi dengan mencobai Allah pun, mereka luput juga.”
Bangsa Israel sewaktu masih tinggal di Mesir berseru kepada Tuhan agar dibebaskan dari Mesir, dengan penuh air mata mereka berseru kepada Tuhan, dan pada akhirnya mereka dikeluarkan Tuhan dari tanah mesir dengan perjuangan Tuhan yang luar biasa, dengan satu tujuan agar mereka dibebaskan dari segala penindasan, kesulitan, dan ancaman Firaun dan yang terutama agar mereka dapat beribadah kepada Tuhan dan mengabdi kepada Tuhan.
Ayat diatas menceritakan tentang keadaan orang-orang fasik yang tidak lagi beribadah kepada Tuhan, mereka sebenarnya adalah orang-orang telah mengetahui kebenaran Firman Tuhan tetapi akhirnya mundur/murtad dari iman dan kepercayaannya kepada Tuhan, untuk selanjutnya mari kita belajar lebih lanjut tentang keuntungan beribadah dalam kehidupan kita.
Dalam Kitab Timotius disebutkan mengenai ibadah yang berguna dalam kehidupan kita, baik untuk saat sekarang maupun untuk hidup yang akan datang
1 Timotius 4:7-8 “Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.”
Oleh karena itu kita harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya jika hendak beribadah kepada Tuhan, yaitu dengan tujuan menyembah Tuhan,memuliakan Tuhan agar ketika kita pulang kita akan mendapat suatu berkat dari Tuhan.
Berikut beberapa penjelasan mengenai beribadah kepada Tuhan :
I. Keuntungan beribadah :
Keluaran 23:25“Tetapi kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu”
1. Roti yang dimaksudkan disini adalah segala usaha, pekerjaan bahkan semua mata pencarian kita, semua itu yang akan diberkati Tuhan jika kita beribadah kepada Tuhan.
2. Air melambangkan ketenangan, ketentraman, sukacita dan damai sejahtera yang akan kita peroleh jika kita datang beribadah kepada Tuhan.
3. Ketika kita beribadah Tuhan, maka Tuhan akan menjauhkan kita dari segala macam penyakit.
Banyak hal yang kelihatannya merintangi orang untuk datang beribadah dan kebanyakan dari antaranya merupakan alasan-alasan pribadi, padahal Raja Daud selalu bersukacita ketika datang kerumah Tuhan, karena itulah Tuhan berkenan kepadanya. Mazmur 122:1 “Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: “Mari kita pergi ke rumah TUHAN.”
Sekarang mari kita lihat apa akibatnya jika seseorang tidak beribadah kepada Tuhan dan memilih beribadah kepada allah lain atau berhala
Hakim-hakim 10:6-8 “Orang Israel itu melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; mereka beribadah kepada para Baal dan para Asytoret, kepada para allah orang Aram, para allah orang Sidon, para allah orang Moab, para allah bani Amon dan para allah orang Filistin, tetapi TUHAN ditinggalkan mereka dan kepada Dia mereka tidak beribadah. Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel, dan Ia menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin dan bani Amon. Dalam tahun itu juga orang Israel ditindas dan diinjak mereka; delapan belas tahun lamanya mereka memperlakukan demikian semua orang Israel yang di seberang sungai Yordan di tanah orang Amori yang di Gilead.”
Yeremia 10:5 “Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun, tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baik pun tidak dapat.”
Firman Tuhan berkata orang-orang yang menyembah berhala adalah orang-orang yang pikirannya telah dibutakan dan ada kuasa kegelapan yang mengikat mereka sehingga tidak mau menyembah Tuhan.
2 Korintus 4:4 “yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.”
Bahkan banyak orang yang meninggalkan ibadah karena berbagai tawaran-tawaran dunia, sama seperti pengalaman Tuhan Yesus ketika dicobai iblis, Tuhan Yesus ditawarkan hal-hal duniawi tetapi pada akhirnya Tuhan Yesus dapat menang dari pencobaan tersebut, kitapun seharusnya demikian harus mengalami kemenangan didalam Tuhan, karena ia adalah Allah yang berlimpah kasih setia kepada orang yang berseru kepadanya
Mazmur 86:5 “Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.”
Dan kita sendiri tidak pernah tahu kapan waktu hidup kita di dunia berakhir, oleh karena itu kita harus sungguh-sungguh beribadah kepada Tuhan. 1 Petrus 4:2 “supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.“
II. Keuntungan melakukan firman Tuhan :
Tuhan telah berjanji akan memberikan berkat kepada orang-orang yang taat dan setia melakukan kehendaknya, walaupun ketaatan yang kita lakukan belum kita nikmati hasilnya saat ini, kita harus tetap percaya bahwa pada waktunya Tuhan akan memberikan balasan kepada orang-orang setia. Amsal 13:13 “Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.”
Sebaliknya ketika kita tidak saat dan setia melakukan Firman Tuhan, maka akan ada juga balasan yang akan diterima, bahkan Firman Tuhan berjata Ia lebih berkenan kepada ketaatan kita daripada korban persembahan kita, supaya kita dapat tinggal tetap dihadapan Tuhan. 1 Samuel 15:22-26 “Tetapi jawab Samuel: “Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan. Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja.” Berkatalah Saul kepada Samuel: “Aku telah berdosa, sebab telah kulangkahi titah TUHAN dan perkataanmu; tetapi aku takut kepada rakyat, karena itu aku mengabulkan permintaan mereka. Maka sekarang, ampunilah kiranya dosaku; kembalilah bersama-sama dengan aku, maka aku akan sujud menyembah kepada TUHAN.” Tetapi jawab Samuel kepada Saul: “Aku tidak akan kembali bersama-sama dengan engkau, sebab engkau telah menolak firman TUHAN; sebab itu TUHAN telah menolak engkau, sebagai raja atas Israel.”
Sering juga terjadi orang percaya lebih memiliki menaati kehendak orang lain atau sesama manusia daripada menaati firman Tuhan, Firman Tuhan berkata jika kita berlaku demikian maka kita bukanlah hamba Kristus
Galatia 1:10 “Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus”
Dalam bacaan dibawah diceritakan tentang kehidupan bangsa Israel yang tidak menaati/menolak Firman Tuhan yang mengakibatkan mereka menjadi melarat. Seringkali kita tidak menyadari bahwa kesulitan finansial yang kita alami disebabkan karena ketidaktaatan kita kepada Firman Tuhan, padahal Tuhan menghendaki setiap orang percaya hidup dalam berkat yang melimpah. Jika kita meninggalkan Tuhan maka dengan demikian kita juga telah meninggalkan sumber berkat itu sendiri.
Hakim-hakim 6:5-6 “Sebab orang-orang itu datang maju dengan ternaknya dan kemahnya, dan datangnya itu berbanyak-banyak seperti belalang. Orang-orangnya dan unta-untanya tidak terhitung banyaknya, sekaliannya datang ke negeri itu untuk memusnahkannya, sehingga orang Israel menjadi sangat melarat oleh perbuatan orang Midian itu. Lalu berserulah orang Israel kepada TUHAN.”
Hakim-hakim 6:10 “Dan Aku telah berfirman kepadamu: Akulah TUHAN, Allahmu, maka janganlah kamu menyembah allah orang Amori, yang negerinya kamu diami ini. Tetapi kamu tidak mendengarkan firman-Ku itu.”
Yusuf adalah pribadi yang senantiasa diberkati Tuhan, karena ketaatannya kepada Firman Tuhan. Kita pun bisa menjadi seperti Yusuf, asal kita mau hidup dalam ketaatan melakukan Firman Tuhan dan tidak meremehkan Firman Tuhan
Kejadian 39:2 “Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.”
III. Merendahkan Diri di Hadapan Tuhan
Kita harus senantiasa merendahkan diri dihadapan Tuhan karena Dia Allah yang Maha Tinggi, terlebih jika kita memiliki kesalahan, pelanggaran dihadapan Tuhan.
2 Tawarikh 7:14 “ dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.”
Dalam hidup ini tidak ada suatu apapaun yang dapat kita sombongkan atau banggakan di dunia ini, karena hidup kita semua hanya karena anugerah Tuhan.
1 Tawarikh 29:11 “Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.”
Jika kita merendahkan diri dihadapan Tuhan, maka Tuhan sendiri yang akan mengangkat kita dan mempromosikan kita.
1 Petrus 5:6 “Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.”
Ketika kita merendahkan diri dihadapan Tuhan, kita harus sungguh-sungguh sampai kita merasakan hadirat Tuhan, sampai merasakan damai sejahtera bahkan alkitab berkata kita harus terus memandang kepada Tuhan sampai Tuhan jatuh kasihan kepada kita
Mazmur 123:2 “Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.”
Jika kita melakukan segala ketaatan kita kepada Tuhan maka segala yang baik akan Tuhan anugerahkan kepada kita, karena kita berharga dimata Tuhan, dan janji Tuhan akan mengadakan perbedaan antara orang yang beribadah kepada Tuhan dan yang tidak beribadah kepada Tuhan.
Yesaya 43:4 “Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.”
1 Petrus 1:18 “Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas”
IV. Keadaan Orang Yang Tidak Beribadah/Tidak Taat
Ada kalanya dalam hidup kita suka membanding-bandingkan kehidupan kita sebagai orang percaya dengan orang-orang yang hidupnya tidak beribadah kepada Tuhan, dengan berpikiran orang-orang tersebut tidak beribadah kepada Tuhan tetapi hidupnya juga tetap diberkati Tuhan. Padahal orang-orang fasik ini adalah orang-orang yang tidak punya sandaran dalam hidup, tidak punya harapan dan kekuatan dalam hidup,
sehingga ketika mengalami masalah seringkali mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan masalahnya. Mereka mungkin beranggapan bahwa setelah hidup tidak akan ada penghakiman, sehingga hidup tidak beribadah kepada Tuhan, tetapi Tuhan telah berfirman bahwa orang yang percaya yang diumpamakan seperti domba akan mendapat tempat di sisi kanan Tuhan sedangkan yang lain dari itu atau akan dienyahkan kedalam api neraka
Matius 25:33-34 “dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.”
Dalam hidup berjemaat ada berbagai macam rupa atau karakter tiap-tiap orang yaitu sebagai berikut :
1. Domba atau Kambing
Domba adalah jemaat yang taat, sedangkan kambing memiliki beberapa kemiripan seperti domba tetapi seringkali tidak taat bahkan atau harus “dipaksakan” untuk melakukan suatu ketaatan.
2. Domba atau Serigala berbulu domba Yudas 17-19
Serigala berbulu domba secara lahiriah mirip dengan domba tetapi sebenarnya didalamnya merupakan karakter serigala sehingga ada roh pemberontakan terhadap suatu aturan atau ketentuan
3. Gandum atau Lalang (Mat 13)
Sama-sama bertumbuh tetapi akan kelihatan pada saat menghasilkan buahnya. Gandum akan terus berbuah sedangkan lalang tidak menghasilkan buah.Gandum semakin berbuah akan semakin rendah diri, tetapi lalang adalah orang-orang yang sombong secara rohani, padahal tidak menghasilkan apa-apa
4. Membangun rumah diatas batu atau diatas pasir
Tetapi orang percaya yang tetap taat dan setia kepada Tuhan diumpamakan seperti orang yang membangun rumahnya diatas batu dia akan tetap teguh berdiri sedangkan yang membangun rumahnya diatas pasir, tidak memiliki kekuatan sehingga selalu mengalami kerugian dalam hidupnya
Lukas 6:47-49 “Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya — Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan —,ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun. Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya.”
5. Gadis bijaksana atau gadis bodoh
Gadis bodoh adalah tipe orang yang santai yang tidak mempedulikan Tuhan,cuek terhadap kehidupan rohaninya sedangkan gadis bijaksana selalu bersekutu dengan Tuhan dan selalu siap sedia menyambut kedatangan Tuhan. Bagi orang-orang yang sungguh-sungguh setia ada janji Tuhan bagi kita semua, bahkan Tuhan telah mencatat seluruh kehidupan kita dan Tuhan akan berkati kita semua. Untuk itulah mulai saat ini mari kita gunakan hidup kita sebaik-baiknya untuk menyenangkan hati Tuhan, sebab kita tidak tau sampai kapan kita akan berada dalam dunia ini.
Bagi orang-orang yang sungguh-sungguh setia ada janji Tuhan bagi kita semua, bahkan Tuhan telah mencatat seluruh kehidupan kita dan Tuhan akan berkati kita semua. Untuk itulah mulai saat ini mari kita gunakan hidup kita sebaik-baiknya untuk menyenangkan hati Tuhan, sebab kita tidak tau sampai kapan kita akan berada dalam dunia ini.
Pdt. Frans Neman










Leave a Reply