DOA SYAFAAT
Pendahuluan
1. Dalam Perjanjian Lama kita menemukan tentang pribadi Daud yang mempersatukan Bangsa Israel dan mengalahkan semua musuh yang ada disekitar mereka. Ini menjadi suatu patokan dari orang Yahudi, mereka masih membayangkan bahwa Mesias yang akan datang itu sepert Daud yang membebaskan mereka dari segala musuh dan membawa mereka dalam kemakmuran. Sehingga sampai sekarang masih ada tembok ratapan.
Setiap kali Yesus selesai mengadakan mujizat, pada waktu itu banyak orang mengkikuti kemanapun Yesus pergi. Ada beberapa golongan yang suka menyaksikan apa yang Yesus lakukan, ada yang rindu mendengar pengajaran-Nya, tapi mereka tidak sadar bahwa sebenarnya Yesus adalah Mesias. Mereka hanya berpikir yang penting bisa makan roti, hidup makmur, dll.
2. Soal makan, minum dan pakai sudah menjadi tanggungjawab Tuhan, ketika sakit Tuhan sediakan bilur-bilur-Nya untuk sembuhkan, yang lemah Tuhan yang akan beri kekuatan, yang berkekurangan Allah mencukupkan segala kebutuhan menurut kekayaan dankemulian-Nya, ketika dalam ketakutan Allah berjanji akan menyertai.
Jadi Yesus mati bukan hanya untuk urusan makan, minum dan pakai. Ada hal yang lebih penting dari itu. Tujuan utama yang Yesus lakukan adalah penyelamatan. Orang Yahudi hanya menantikan Mesias untuk hal-hal yang sifatnya sementara. Mereka tidak melihat makna kedatangan-Nya yang sesungguhnya.
3. Matius 18:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.
Kita tahu bahwa tujuan Tuhan menciptakan kita adalah untuk kemasyuran-Nya. Kita tidak bisa menjadi orang Kristen yang biasa-biasa saja. Melalui Matius 18:18 Tuhan berikan otoritas kepada kita. Dalam Ulangan 28 juga Tuhan memberi janji-janji-Nya pada kita, asalkan kita melakukan dengan setia segala perintah-Nya.
Hal yang akan saya bagikan ini tidak akan membawa Anda mengeluarkan biaya yang begitu rupa. Tapi pengaruh dan kuasanya sangat berdampak. Melalui firman ini Tuhan mengajak kita pada panggilan yang lebih tinggi melalui pelayanan doa syafaat.
Arti Syafaat
Doa syafaat bukanlah sebuah karunia, karena setiap orang percaya sesungguhnya diberikan tugas untuk menjadi pensyafaat.
Arti kata syafaat:
– Menengahi
– Pengantara
– Membela
– Berada di antara untuk memohon bagi orang lain
– Mewakili satu pihak kepada pihak yang lain
Doa syafaat: The calling to stand in the gap
– Doa syafaat adalah doa yang mengetuk pintu surga tidak kenal menyerah sampai pintu dibukakan
– Doa yang menerobos tembok/benteng musuh
– Doa yang menginjak ular dan kalajengking seta menahan kekuatan musuh
– Doa yang tidak lagi fokus terhadap kepentingan diri sendiri
Lukas 11:8 Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya.
Tidak akan mudah membimbing seseorang untuk lahir baru sebelum kita mendoakannya. Ada doa syafaat yang dinaikkan terlebih dahulu untuk pribadi tersebut. Kita harus menyadari juga bahwa sesungguhnya ada orang yang bersyafaat bagi kita sehingga kita diselamatkan.
Kita harus ambil bagian disetiap gerakan-gerakan Allah jangan hanya berdiam diri.
Luagkanlah waktu unutk berdoa syafaat dan Tuhan akan menaruh perasaan itu dalam hati kita. Tuhan yang akan ubah pola pikir kita.
Pendoa syafaat adalah orang yang dicari Tuhan
Yehezkiel 22:30 Aku mencari di tengah-tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahankan negeri itu di hadapan-Ku, supaya jangan Kumusnahkan, tetapi Aku tidak menemuinya.
Yesaya 59:16 Ia melihat bahwa tidak seorang pun yang tampil, dan Ia tertegun karena tidak ada yang membela. Maka tangan-Nya sendiri memberi Dia pertolongan, dan keadilan-Nyalah yang membantu Dia.
Mengapa Tuhan mencarinya dan tidak melakukan secara langsung? Karena Tuhan mau kita menjaadi mitra-Nya. Tuhan menempatkan kita di bumi bukan hanya untuk perkara makan, minum dan pakai. Tap I Tuhan mau kita mengambil bagian dari dari karya penyelamatan yang telah dikerjakan-Nya.
Yeremia 29:7 Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.
Keamanan dan kesejahteraan lingkungan tempat kita tinggal tergantung dari doa-doa kita. Misalnya dalam suatu lingkungan marak dengan kasus begal, atau tindakan kriminal lainnya, itu berarti kita harus dengran serius berdoa untuk lingkungan kita agar tidak terjadi kejahatan. Jadi doa kita akan berpengaruh terhadap lingkungan tempat tinggal kita.
Dalam suatu peristiwa, saya pernah mengadakan perjalanan dengan menumpangi kapal. Waktu itu cuaca sangat buruk dan bisa saja membuat kapal kami tenggelam. Saya percaya pertolongan Tuhan atas kami. Dan akhirnya kami semua bisa selamat dan bersandar di dermaga. Allah melihat ada anak-Nya dalam kapal tersebut.
I Timotius 2:1-4 1 Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, 2 untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. 3 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, 4 yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.
Naikkanlah doa syafaat setiap saat. Pernahkan Saudara berdoa untuk gubernur atau aparat pemerintah yang lainnya? MUlai latihlah untuk bersyafaat. Kemanapun kita pergi berdoalah untuk segala sesuatu yang Tuhan ingatkan untuk kita doakan agar mereka mengalami lawatan Allah dan semua orang bisa diselamatkan.
Inti doa syafaat:
Matius 6: 10 6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Dimana terjadinya?
1. Kerajan Allah dalam diri kita
Roma 14:7 Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorang pun yang mati untuk dirinya sendiri.
Orang yang memikirkan kerajaan Allah memiliki damai sejahtera bukan memiliki kemarahan dan memelihara emosi.
2. Kerajaan Allah dalam keluarga.
Dasarnya adalah kasih Kristus dan firman Tuhan
3. Kerajaan Allah dikomunitas
Komunitas kita di kecamatan, RW, RT, kantor, tempat usaha, kota, dan bangsa kita supaya ada kerajaan Allah terjadi di situ.
Syarat pendoa syafaat:
1. Hidup bergaul dengan Allah
2. Punya rasa empati atau belas kasihan terhadap orang lain
3. Berdoa dengan iman /sungguh2
4. Tidak dapat berdiam diri, tidak tinggal tenang, terus berjajga jaga siang dan malam.
Yesaya 62:1 Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh.
Yesaya 62:6-7 Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi.
5. Jangan jemu berdoa
Lukas 18:1 Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.
Jangan pernah bosan untuk berdoa, ini harus dibawa dalam kehidupan sehari-hari. Berdoa sampai kehendak Tuhan terjadi.
Yesaya 62:1 Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh.
By : Pdt. Milkha Potuda









