SIAGA SATU
Pengertian siaga satu adalah terjadinya peningkatan ancaman berdasarkan analisa atau penyelidikan atau informasi keadaan darurat; ancaman di atas kondisi normal; berjaga-jaga.
Jika kita mengamati dan memperhatikan situasi yang ada sekarang melalui berita-berita yang ada baik melalui siaran televisi atau pun media sosial, banyak kasus yang menunjukkan bahwa keadaan sekarang adalah keadaan yang diluar normal dimana kemerosotan moral semakin meningkat, kejahatan semakin merajalela, perlawanan/pemberontakkan terjadi dimana-mana sampai kepada berita-berita tentang kedatangan Tuhan yang semakin singkat baik melalui mimpi, penglihatan.
Hal ini sudah terjadi sejak dulu,sejak zaman nabi-nabi, rasul-rasul dan sampai saat ini terus diberitakan. Dua hal yang kita tidak tahu waktu terjadinya ialah waktu saat kita meninggal dan waktu kedatangan Tuhan.
Hal berjaga-jaga patut kita perhatikan, tidak hanya pada saat keadaan yang membuat kita gentar tetapi terlebih pada saat kita berada dalam zona nyaman. Hal ini harus kita waspadai karena zona nyaman ini membuat kita terlena, menikmati segala sesuatu tanpa adanya suatu beban atau memikirkan situasi yang lain.Situasi dalam zona nyaman ini yang berbahaya.
Firman Tuhan mengatakan “Masa depan sungguh ada dan harapanmu tidak akan hilang”, “Ia membaringkan di padang yang berumput hijau, Ia membimbing ke air yang tenang, Ia menyegarkan jiwaku.” Ada jaminan kehidupan yang Allah berikan sebagai hak sah sebagai anak Allah ketika kita sudah mengalami lahir baru, hidup dengan damai sejahtera.
Janji Tuhan berikutnya adalah tentang perlindungan-Nya, bahwa Allah akan menjaga keluar masuk. Mazmur 121 menulis bahwa Allah tidak pernah tertidur, tetapi Ia menjaga umat-Nya siang dan malam. Sangat besar dan melimpah kasih Allah dan perhatian-Nya dalam kehidupan kita. Ketenangan yang kita alami bukan didasarkan pada harta yang kita miliki tetapi berasal dari damai sejahtera yang dari Allah.
Yesus berkata “Akulah pintu, barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput”. Di dalam setiap jaminan yang Allah berikan dan segala yang terbaik yang Allah sudah rancangkan dalam hidup kita, didalamnya ada suatu tanggung jawab.
Sebuah instansi yang menugaskan pegawainya untuk suatu perjalanan dinas akan memfasilitasi segala keperluannya, tiket, uang makan dan tempat menginap sudah disiapkan untuk perjalanan dinas tersebut. Allah sedemikian rupa menyediakan segala yang terbaik untuk mengadakan suatu perbedaan kepada orang-orang lain bahwa Allah yang kita sembah ialah Allah yang bertanggung jawab dan berbeda dari allah-allah lain.
Kehadiran kita di muka bumi ini adalah suatu perjalanan dinas. Tuhan katakan “jangan kuatir akan apa pun”, ada janji yang menyertai kita hanya saja kita perlu untuk melibatkan Dia dan bekerjasama maka Allah akan menjamin segala kebutuhanmu dalam roh, jiwa dan tubuh. Allah yang akan menyediakan segalanya. Kita sedang dalam perjalanan dinas untuk menghadirkan kehendak Allah, memberitakan kabar baik kepada orang lain. Yesus Kristus datang untuk memberi hidup dalam segala kelimpahan bagi roh, jiwa dan tubuh kita. Zona nyaman tidak boleh sampai membuat kita terlena. Meskipun dalam zona nyaman, harus tetap mengenakan segala perlengkapan dan berjaga-jaga.
Dalam kisah Ayub yang saleh, dituliskan bahwa ia adalah seorang yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.Bahkan sejak masa mudanya, ia sangat memperhatikan kehidupan orang-orang sekitarnya. Allah sangat memberkatinya, segala sesuatu yang dikerjakannya selalu berhasil. Ia adalah orang yang paling kaya di zamannya. Sampai pada suatu saat, ia kehilangan segala yang ia miliki dalam waktu yang singkat. Secara alamiah, Ayub kecewa bahkan ia mengutuki hari kelahirannya. Tetapi setelah ia menyadari semuanya, ia meminta ampun kepada Tuhan bahwa ia salah dalam berpikir menilai Tuhan. Allah lalu memulihkan keadaannya dan Ayub memperoleh dua kali lipat dari yang pernah ia miliki sebelumnya. Ayub segera mengadakan pemberesan dengan Allah.
Zona nyaman pun tidak membuat Ayub menjadi sombong atau lupa diri akan tugas tanggung jawabnya. Dalam hidup, ada suatu saat dimana kita mengalami zona nyaman, itu adalah suatu anugerah dari Tuhan. Dalam masa sukar, Allah juga akan melihat bagaimana pola pikir, sikap dan tindakkan kita dalam menghadapinya.
Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Pencuri disini ialah Iblis dan semua roh-roh jahatnya yang selalu berusaha menjauhkan orang-orang percaya dari hadirat Allah untuk kembali kepada kebinasaan. Orang yang belum percaya kepada Yesus Kristus dikatakan bahwa tubuhnya digunakan roh jahat sebagai senjata kelaliman. Tetapi orang percaya menjadi incaran utama dari si jahat. Iblis selalu berusaha mencuri benih firman yang ditabur dalam hati manusia. Jika terus menerus kecurian, mengaburkan kebenaran firman Tuhan maka akan mengalami kematian rohani dan kebinasaan tubuh jasmani.
Wahyu 12:12 Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! Karena iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.
Semakin orang percaya sungguh-sungguh kepada Tuhan, semakin Iblis mencari cara untuk dapat menghancurkan kehidupan orang tersebut. Iblis tidak hanya santai melihat orang percaya. Semakin kita setia, semakin kita mau sungguh-sungguh, Iblis akan berusaha untuk mencuri benih firman yang ada sehingga membuat kita jadi ragu-ragu akan firman. Saat ini ada banyak pengajaran-pengajaran yang palsu yang menyerupai pengajaran Yesus dimana hal ini adalah salah satu strategi dari si jahat untuk menghancurkan iman percaya kita. Ayub yang saleh pun, iblis sangat ingin menjatuhkannya. Demkian pun Yesus memperingatkan Petrus bahwa iblis ingin menampinya. Kita perlu berjaga-jaga.
Iblispunbisa saja mencuri kesehatan kita.
Ada hal yang menjadi faktor penyebab seseorang sakit ialah anatar lain karena faktor alamiah dimana seseorang tidak menjaga kesehatannya, pola makan yang tidak benar, ada juga disebabkan oleh pikiran yang stres, dan yang disebabkan oleh karena melanggar firman Tuhan. Kita harus menjaga jangan sampai kesehatan kita dicuri oleh si jahat.
Menghancurkan berkat-berkat Allah dalam hidup kita.
Ayub kehilangan segala harta benda yang ia miliki termasuk kesehatannya, ditujukan karena si jahat menginginkan Ayub agar mengutuki Allahnya. Sesaat ia berpikir negatif tetapi akhirnya ia menyadari kesalahannya dan meminta ampun kepada Tuhan dan Tuhan pun memulihkan keadaannya.
Mencuri waktu kita dengan Tuhan.
Kita mendapatkan seorang sahabat dan menjadi dekat hanya melalui komunikasi. Dengan sering berkomunikasi, kita akan semakin akrab dan terbangun suatu hubungan, ada ikatan batin. Hal yang sama yang Tuhan rindukan ialah persekutuan pribadi kita dengan Dia. Iblis berusaha mencuri waktu kita dengan hal-hal lain. Ketika kita memuji Tuhan, seringkali pikiran dan hati kita di tempat lain. Segala bentuk cara iblis lakukan hanya untuk mencuri waktu persekutuan, waktu keintiman kita dengan Tuhan. Si jahat mempengaruhi untuk tidak hidup sesuai dengan agenda Tuhan.Seringkali kita mengatur cara hidup kita sendiri tanpa melibatkan Tuhan.
Ketika Abraham dan Sara menunggu janji Allah digenapi dalam hidup mereka, Sara “membantu” Tuhan untuk menggenapi janji tentang keturunannya. Ia berpikir jika melalui Hagar, hamba perempuannya yang masih muda, ia dapat memperolah keturunan. Karena tidak sabar maka ia memakai caranya sendiri. Itulah pengaruh dari si jahat.
Efesus 6:12 Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
Dalam terjemahan lain dikatakan bahwa perjuangan kita ialah bertempur, bergulat, bertarung.
1 Petrus 5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu si iblis,berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
Ayub yang sangat teliti dan berhati-hati dalam menjaga kehidupannya pun masih mendapat dakwaan dari si jahat. Jika seseorang membuka cela dalam dirinya, maka Iblis akan masuk dan menghancurkannya. Iblis akan memakai suatu keadaan untuk menakut-nakuti orang percaya.
Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. 1 Yohanes 4:4
Sebab Roh yang ada di dalam kita, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. Yesus yang ada didalam diri setiap orang percaya, lebih hebat dari segala kuasa yang ada di dalam dunia.
Kita harus menyadari hal ini, kita harus makan makanan rohani sehingga iman kita bertumbuh dan semakin kuat. Di dalam diri kita sendiri, ada keinginan daging, keinginan mata, keangkuhan hidup yang melekat dan jika kita tidak disiplinkan dengan kekuatan kuasa Allah maka akan berseteru dengan Allah. Jika kita membiarkan diri kita dikuasai oleh segala keinginan daging maka kita menjadi seteru Allah karena tidak ada kasih akan Allah dalam diri kita.
Efesus 6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat iblis; terjemahan lain mengatakan pakailah seluruh perlengkapan perang yang diberikan Allah.
Kita hidup sehari-hari adalah dalam peperangan rohani bukan peperangan fisik dengan orang. Jadi tidak bisa kita hanya santai-santai atau memberi diri melawan si jahat dengan kekuatan diri sendiri. Perlengkapan rohani yang pertama harus kita kenakan ialah ikat pinggang kebenaran yaitu kebenaran dalam hidup sehari-hari. Tidak munafik tetapi tulus dan memiliki hati nurani yang bersih. Baju zirah yaitu selalu menjaga hati dengan penuh kewaspadaan sehingga tidak ada tempat bagi hal-hal negatif, kebencian, sakit hati atau sombong. Kasut yaitu siap sedia memberitakan injil, baik atau tidak baik waktunya, menjadi injil bagi orang lain. Dengan membagikan apa yang ada pada kita, kita pun dapat memberitakan injil kepada orang lain, menjadi saluran berkat bagi orang di sekitar kita. Perisai iman yaitu perlindungan dari Tuhan terhadap diri kita. Iblis bekerja dengan panah apinya. Si jahat tidak dapat membaca pikiran atau pun hati kita tetapi ia memakai strategi dengan tipu muslihat dan panah apinya, melakukan serangan terhadap pikiran-pikiran kita dengan pikiran-pikiran negatif, putus asa dan hilang pengharapan. Jika kita tidak mengenakan perisai iman, Iblis dapat masuk dan menghancurkan iman kita dengan hal-hal tersebut. Ketopong keselamatan yaitu perlindungan terhadap pikiran. Salah satunya yaitu dalam bentuk stress, kuatir, bimbang ragu, tetapi jika seseorang memiliki janji Allah dalam dirinya, maka ia tidak akan pernah kehilangan pengharapan sehingga panah api si jahat tidak dapat menyentuh dirinya. Memakai ketopong keselamatan berarti selalu memiliki pengharapan dalam Allah.
Berbeda dengan perlengkapan sebelumnya yang digunakan untuk bertahan dari serangan si jahat, senjata pedang Roh adalah untuk menangkis, menyerang dan mengusir iblis. Ketika Yesus digoda oleh Iblis, Ia selalu katakan Firman “ada tertulis…” Iblis selalu berusaha membelokkan Firman sehingga setiap orang percaya harus berhati-hati terhadap setiap pengajaran Firman agar tidak salah mengerti. Saat ini sangat banyak ajaran injil yang menyimpang, injil-injil palsu.Pedang Roh yang adalah Firman Allah berkuasa untuk mengusir si jahat. Setiap orang percaya harus mempunyai waktu khusus untuk membaca dan merenungkan Firman. Hanya Firman Allah Yang membuat kita kuat dan dapat melawan kuasa si jahat. Harus ada persekutuan dengan Firman. Untuk siaga 1,kita harus memperlengkapi diri dengan Firman, doa dan persekutuan. Bukan Tuhan yang mengenakan senjata itu kepada kita, melainkan kita yang harus mengenakannya. Allah sudah menyediakan dan memberikannya kepada setiap orang yang percaya kepadanya, tugas kita adalah mengambil dan mengenakannya. Kita tahu mana bagian Allah dan mana bagian kita, bukan hanya tahu beres tetapi harus ada kerjasama antara kita dan Allah.
Berdoalah setiap waktu dan berjaga-jagalah. Berdoa disini adalah tetap berada dalam hadirat Tuhan. Dalam segala aktifitas kita, kemana pun kita akan pergi minta hikmat Allah dan melakukannya bersama dengan Allah.
Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Kolose 3:23 Apa pun yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
Kolose 3:17 Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.
1 Timotius 6:12 Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.
Lukas 10:27 Kasihilah Tuhan, Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Usaha mau pun jerih lelah kita tidak akan menambah berkat dalam hidup hanya Tuhan yang menambahkan berkat dalam kehidupan manusia. Hiduplah di dalam hukum Allah dan kehendak-Nya, maka Allah akan berkenan atas hidup kita dan memberkati kita dalam kelimpahan-Nya.
By : Pdt. Milkha Potuda









