MENGUTAMAKAN TUHAN
GppsPalu – “namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku”. Galatia 2:20
Menggapa kita mengutamakan Tuhan?
1. Allah Bapa layak diutamakan
“Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda”. 2 Samuel 7:2
Hati Daud yang mengutamakan Tuhan, membuat dia tidak tenang untuk tinggal di istananya yang megah sedangkan bait Allah belum terbangun. Kesadaran hatinya yang mengasihi Tuhan, membuat dia membangun bait Tuhan.
2. Kepentingan Allah Bapa harus diprioritaskan
Baca: Hagai 1:4-11
Tuhan mengajarakan agar kita mengutamakan kepentingan Tuhan agar berkat Tuhan juga mengalir atas kita.
3. Mendahulukan Tuhan
Kunci berkat adalah:
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu”. Matius 6:33
“Aku telah memukul kamu dengan hama dan penyakit gandum dan segala yang dibuat tanganmu dengan hujan batu; namun kamu tidak berbalik kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN. Perhatikanlah mulai dari hari ini dan selanjutnya — mulai dari hari yang kedua puluh empat bulan kesembilan. Mulai dari hari diletakkannya dasar bait TUHAN perhatikanlah. apakah benih masih tinggal tersimpan dalam lumbung, dan apakah pohon anggur dan pohon ara, pohon delima dan pohon zaitun belum berbuah? Mulai dari hari ini Aku akan memberi berkat!” Hagai 2:18-20
Jika kita mengutamakan Tuhan maka Tuhanpun akan memikirkan kita. Jika kita peduli dengan pekerjaan Tuhan, Tuhan juga akan mempedulikan usaha, studi, rumah tangga kita. Lakukanlah apa yang menjadi bagian kita maka Tuhan akan melakukan bagian-Nya.
Wujud dari mengutamakan Tuhan
1. Selalu “Ya” pada kehendak-Nya
“Lalu Ia pergi untuk kedua kali-nya dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!“ Matius 26:42
Selama hidup dan sepanjang pelayanan-Nya, Yesus selalu mengutamakan kehendak Bapa. Meski secara daging berat Dia rasakan, tetapi apapun yang menjadi kehendak Bapa, Dia selalu melakukannya .
2. Awali setiap hari dengan menghampiri-Nya
“Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana”. Markus 1:35
3. Memohon petunjuk-Nya terlebih dahulu atas segala rencana/keputusan
“Saul mati karena perbuatannya yang tidak setia terhadap TUHAN, oleh karena ia tidak berpegang pada firman TUHAN, dan juga karena ia telah meminta petunjuk dari arwah, dan tidak meminta petunjuk TUHAN. Sebab itu TUHAN membunuh dia dan menyerahkan jabatan raja itu kepada Daud bin Isai”. I Tawarikh 10:13-14
Banyak orang percaya, karena kekuatirannya, lebih memilih untuk pergi ke paranormal untuk menanyakan tentang masa depannya. Dan banyak yang berkata hal ini lumrah dengan berkata “Kan hanya bertanya saja dan tidak melakukannya” Padahal ini adalah kekejian bagi Tuhan.
4. Utamakan Persembahan Bagi-Nya
“Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu,” Amsal 3:9
Sebagai contoh dalam memberikan persembahan kepada Tuhan, ketika memberikan uang persembahan hanya dengan seadanya bahkan kondisi uang yang diberikan sangat kusut. Hal ini juga harus menjadi perhatian bagi kita, bahwa setiap pemberian harus yang terbaik.
“Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”
Lukas 6:38.
5. Segala sesuatu yang diperbuat untuk kemuliaan-Nya
“Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah”. I Korintus 10:31
Mengapa kita harus menyenangkan TUHAN ?
1. Setiap manusia diciptakan dengan keinginan untuk mengungkapkan rasa senang/kagum/bangga terhadap sesuatu
“Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki”.
Kejadian 2:22-23.
2. Segala sesuatu adalah dari Dia dan untuk Dia
“Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!” Roma 11:36
“Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” I Korintus 6:20
Hidup yang menyenangkan Tuhan, hidup yang seperti apa?
“Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku”. Yohanes 15:8
Hidup yang menyenangkan Tuhan adalah hidup yang menghasilkan buah. Apa saja buah-buah itu:
1. Buah pertobatan (Matius 3:8)
2. Buah pemberitaan Injil (Yohanes 15:16)
3. Buah iman (Roma 1:13)
4. Buah Roh Kudus (Galatia 5:22)
5. Buah kebenaran (Filipi 1:11; Ibrani 12:11)
6. Buah pekerjaan yang baik (Kolose 1:10)
7. Buah ketekunan (Yakobus 1:4)
Bagaimana hidup kita bisa menyenangkan TUHAN (hidup yang berbuah)?
1. Memelihara senantiasa ‘tanah hati’ kita supaya benih firman dapat bertumbuh dan berbua lebat (Lukas 8:8)
2. Membiarkan hidup kita senantiasa ‘dibersihkan’ oleh TUHAN (Yohanes 15:2)
3. Memelihara persekutuan yang erat / intim dengan TUHAN (Yohanes 15:4; Yeremia 17:7-8)
Dr. Sewie Elia Huang









