This is default featured slide 3 title
This is default featured slide 4 title
Test 1

BREAKTHROUGH (TEROBOSAN)

Sebagai orang percaya kita harus hidup dalam terobosan demi terobosan dan masuk dalam terobosan itu.

Mazmur 42:5-6 5 Inilah yang hendak kuingat, sementara jiwaku gundah gulana; bagaimana aku berjalan maju dalam kepadatan manusia, mendahului mereka melangkah ke rumah Allah dengan suara sorak-sorai dan nyanyian syukur, dalam keramaian orang-orang yang mengadakan perayaan. 6 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Arti kata gundah dan gundah gulana menurut KBBI:
GUNDAH: sedih bimbang, gelisah.
GUNDAH GULANA: sangat sedih, sangat bimbang, sangat gelisah, sangat lesu.

Ayat di atas merupakan suatu pengalaman yang tidak mudah oleh pemazmur. Tetapi mengapa keadaan gundah gulana, tapi bisa berjalan mendahului melangkah kerajaan kerumah Allah?

Inilah yang hendak kuingat, sementara jiwaku gundah gulana; bagaimana aku berjalan maju dalam kepadatan manusia, mendahului mereka melangkah ke rumah Allah dengan suara sorak-sorai dan nyanyian syukur, dalam keramaian orang-orang yang mengadakan perayaan

Orang yang gundah gulana biasanya tidak fokus dan tidak bersemangat dalam segala hal, bahkan hanya berdiam ditempat dan tidak melakukan apa-apa. Mungkin dalam bersosialisasi kita masih bisa tersenyum, tapi dalam hati siapa yang tahu jika kita sedang dalam keadaan gundah gulana. Hanya Tuhan yang maha tahu tentang keadaan hingga kedalaman hati kita.

Pemazmur ini melakukan hal yang luar biasa, di saat gundah gulana ia tetap berjalan maju bahkan mendahului yang lain untuk melangkah ke rumah Allah dengan sorak sorai dan nyanyian syukur.
Sorak sorai bukan hanya sekedar bertepuk tangan tapi diikuti dengan luapan ekspresi dan ungkapan rasa syukur yang diucapkan karena kebaikan Tuhan.

Disaat situasi yang baik dan mendatangkan sukacita untuk kita mengucap syukur itu adalah hal yang wajar. Tapi ketika keadaan gundah gulana, kita tidak membiarkan diri kita terpuruk bahkan menyerah pada keadaan, tidak mengasihani diri, tetapi kita tetap memberanikan diri untuk melangkah maju dan kita tetap fokus.

Empat Tipe Kekristenan
1.    Kristen Treadmill
Treadmill adalah sebuah alat olahraga yang dijalankanoleh listrik dimana kita bisa berjalan atau berlari di atas alat tersebut tapi tidak berpindah-pindah tempat (hanya ditempat saja).

Kristen tipe ini selalu ingin maju, ingin terus mengalami rancangan Allah dalam hidupnya tapi pada kenyataannya masih “tadiam ditempat”. Kristen tipe ini tidak akan pernah mengalami suatu terobosan.

Mengapa bisa demikian? Karena landasan yang salah yaitu mengandalkan kekuatan sendiri.
Dia percaya pada Tuhan, tapi dalam kehidupan sehari-harinya masih menggunakan konsep sendiri.

Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Yeremia 17:5

Bagi pasangan suami istri, jangan sampai pasangan Anda melebih Tuhan dalam hidup. Banyak pasangan suami istri, tanpa disadari sudah menjadikan pasangannya sebagai “tuhan”. Menyanjung  dan mengandalkan pasangannya secara berlebihan. Hidupnya sangat bergantung pada pasangannya, tanpa disadari kita sudah mengalihkan pengharapan kita pada pasangan kita.

Sebagai pasangan suami istri saling mencintai itu adalah keharusan tetapai jangan sampai menggeser posisi Tuhan dalam hidup kita.

Demikian halnya dengan anak-anak, orang tua yang benar tidak akan mengarahkan untuk fokus pada orang tua, tapi selalu mengarahkan untuk cinta dan takut akan Tuhan. Kalau anak-anak kita takut akan Tuhan maka ia akan hormat juga kepada orang tua.

2.    Kristen Mengalir (nge-flow)
Sudah merasa nyaman dengan hidupnya dengan bahasa rohani “mengalir”, “mencukupkan diri dengan apa yang ada” padahal sebenarnya hal ini karena sebuah kepasifan hidup. Orang yang pasif tidak akan pernah ada terobosan dalam hidupnya.

Roh Pasifitas
Arti Pasif: bersifat menerima saja; tidak giat. Orang percaya tidak boleh dikuasai ROH PASIFITAS.
Saya dibesarkan oleh keluarga dimana ayah (Alm) saya tidak melakukan tugas dan kewajibannya sebagai kepala rumah tangga. Suatu saat ketika ibu (Alm) saya meminta uang belanja, ayah saya berkata:  “tidak ada uang,  dan tidak usah belanja dan tidak usah makan”. Waktu itu ayah saya adalah seorang penjudi, biasanya pulang kerumah menjelang pagi dan bangun ketika siang menjelang sore. Saat merasa lapar dan ke meja makan tetapi tidak menemukan makanan, beliau marah. Akhirnya keluar rumah lagi, dan tidak jarang menemukan ayah bisa makan enak di luar rumah. Secara manusia saya sangat sedih. Tapi ibu saya, meskipun dalam kekurangan tidak pernah membiarkan kami kelaparan, dia selalu mengusahakan agar kami  anak-anak bisa makan.

Suatu saat ada seorang istri meminta uang susu kepada suaminya. Suaminya menjawab: “Tidak ada uang susu, kasih minum air putih saja”. Jawaban ini ini tidak boleh terjadi. Kodrat suamilah yang menafkahi rumah tangga, jika belum siap, sebaiknya jangan menikah. Laki-laki harus punya terobosan dalam hidupnya, jangan dengan alasan gaji tidak cukup dan berkata “mengalir saja”.

Dilain sisi, ketika keadaan keuangan rumah tangga belum mencukupi, tidak ada salahnya istri turut membantu. Idealnya memang suamilah yang harus menafkahi, tetapi jika dirasa masih kurang,tidak ada salahnya istri turut membantu. Karena ada banyak pekerjaan yang bisa menghasilkan income yang bisa dikerjakan oleh sang istri.

Dibalik bahasa rohani “mengalir” adalah pasifitas dan itu adalah roh, ini merupakan tipu muslihat dan pekerjaan Iblis. Dalam pemetaan rohani, roh teritorial yang ada di Sulawesi Tengah adalah seorang “perempuan” dan laki-lakinya sebagai punggawanya, yang artinya laki-laki di Sulawesi Tengah pada umumnya pasif. Mungkin Saudara bisa tersinggung mendengar hal ini, tapi inilah kebenarannya. Roh pasifitas tidak boleh ada pada laki-laki di GPPS Palu. Laki-laki GPPS Palu, Ayo Bangkit! Jangan biarkan roh pasifitas menguasaimu!

3.    Kristen Kalkulator
Seperti kita ketahui fungsi kalkulator adalah untuk menghitung. Kristen kalkulator itu tidak pernah kekurangan dalam segala hal finasial, tetapi dalam segala hal selalu baku hitung termasuk untuk Tuhan. Walaupun diberkati tidak bisa membuat TEROBOSAN, tidak melakukan apa-apa. Dia lupa bahwa segala sesuatu dari Dia, Oleh Dia, kepada Dia, dan bagi Dia (Roma 11:36). Jangan pernah “baku hitung” dengan Tuhan.

Dalam kehidupan kita juga harus “Bless To Be A blessing” yaitu deberkati untuk memberkati, seperti Yesus berkata dalam Matius 25:40 “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah satu seorang dari Saudara-ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku”

4.    Kristen Terobosan
Arti terobos: menembus, mendobrak.
Tidak cepat menyerah selalu ingin “more and more”, sangat menghargai anugerah Tuhan berupa waktu. Berjalan dalam visi Allah, dan selalu “banyak jalan menuju Roma”.

Orang yang penuh dengan terobosan ia akan selalu menghidupi firman Tuhan dalam kesehariannya.

MELANGKAH KE RUMAH ALLAH adalah FOKUS dari pemazmur, sehingga meskipun dalam keadaan gundah gulana ia tetap kuat untuk berjalan maju. Hasratnya untuk bertemu dengan Allah sangat tinggi. Pemazmur terus melakukan terobosan demi terobosan untuk mencapi fokus/goalnya.

Mazmur 42:3 Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?

Hidup dalam terobosan adalah:
1.    Fokus kepada tujuan
Ada yang harus dicapai dan ada yang harus terjadi di depan sana.
2.    Terus melangkah dengan pasti
Jangan galau, jangan bimbang. Situasi boleh gundah gulana, tapi jangan mau dikuasai dan dikendalikan oleh Iblis.
3.    Tidak santai-santai
Melangkahnyapun tidak boleh santai, supaya Iblis tidak menggebrak terlebih dahulu. Tidak santai karena fokus pada Allah.
4.    Tidak menyimpang
Keadaan sekeliling tidak mempengaruhi fokus kita untuk terus melangkah
5.    Membawa/memberikan hidupnya untuk Tuhan

Dalam hal apakah Saudara gundah gulana? Dalam hal finansial? Sikon tidak memungkinkan untuk melakukan hal yang lebih bagi proyek Tuhan, karena semua pas-pasan. Oleh sebab itulah kita harus terus melakukan terobosan demi terobosan, agar kita bisa berbuat lebih banyak untuk pekerjaan Tuhan.

Menghargai anugerah Tuhan berupa waktu, berarti ada banyak hal yang kita bisa lakukan untuk Tuhan. Pertama adalah melalui KELUARGA. Terobosan itu harus bisa dirasakan oleh orang yang tinggal serumah dengan kita. Sebagai suami/istri, kodrat harus berjalan, sehingga anak-anak bisa melihat teladan dari ayah dan ibunya.

Berikutnya mealui pekerjaan Tuhan/proyek Tuhan dimuka bumi ini, melalui gereja lokal yang Tuhan telah hentar. Di GPPS Palu ada proyek pembangunan 10 Milliar, mari ambil bagian didalamnya.

Galau mengenai pasangan hidup, buatlah terus terobosan dengan cara tetaplah bersukacita tetaplah berjalan dalam visi Allah, menghargai anugerah Tuhan berupa waktu, sehingga tetap melakukan hal yang fokus kepada kehendak Allah sampai kita mengenal apa yang menjadi kehendak Tuhan atas hidup kita.

Krisis Kasih
Adakalanya dalam perjalanan berumah tangga ada yang merasakan kasih sudah mulai tawar, tetaplah buat terobosan dengan tetap mencintai pasangan Anda. Dan tetap pikirkanlah, kelebihan pasangan kita lebih banyak dari kekurangannya. Disaat kita kecewa dengan seseorang pikirkanlah kebaikannya maka kekecewaanmu akan sirna. Disaat kita marah dan kecewa dengan seseorang yang kita kasihi, belajarlah memikirkan kebaikan-kebaikannya, sehingga kekesalan tidak akan bertahan lama di hati kita dan Iblis tidak akan bisa mengambil keuntungan. Dan selalu katakan “Aku mencintaimu”, komitmen kepada ikrar pernikahan.

By : Pdt. Lea Novitasari