This is default featured slide 3 title
This is default featured slide 4 title
Test 1

BERTUMBUH KE ARAH KRISTUS

Efesus 4:11-16 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
12untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
13sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,
14sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
15tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
16Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, — yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota — menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

Hanya untuk pertumbuhan orang percaya, Tuhan menyediakan rasul-rasul, nabi-nabi, gembala gembala, penginjil dan pengajar. Kesemuanya ini untuk memperlengkapi orang-orangkudus/orang percaya dalam membangun tubuh Kristus.Hal ini menunjukkan keberadaan kita atau betapa berharganya kita sebagai orang percaya.

Di gereja kita sendiri, sudah ada komunitas atau wadah untuk memperlengkapi setiap orang percaya berdasarkan keberadaan mereka masing-masing. Anak-anak dalam wadah sekolah minggu, remaja di komunitas ibadah remaja, kaum muda dan dewasa di komunitasnya masing-masing. Bahkan dibeberapa gereja yang anggotanya banyak lansia, juga disediakan komunitas untuk satu pertumbuhan sesuai dengan keberadaan orang tersebut.
Segala wadah ini disediakan untuk melayani pertumbuhan kerohanian orang percaya itu sendiri. Jadi kita tidak boleh menganggap remeh pertumbuhan iman ini, kita harus terus bertumbuh setelah menerima Tuhan Yesus secara pribadi dan dibaptis.

Sangat memprihatinkan ketika gereja tidak memperhatikan pertumbuhan rohani jemaat dengan tidak adanya pemuridan digerejanya. Pertumbuhan iman harus terjadi secara wajar, tidak boleh terjadi secara liar atau tidak sesuai. Pertumbuhan dapat kita pelajari baik melalui tanaman yang bertumbuh ataupun dari seorang bayi kemudian menjadi dewasa. Pertumbuhan tidak terjadi begitu saja namun memiliki tahapan-tahapan didalamnya. Setiap pohon ketika bertumbuh ada tahapannya, dari bayi menjadi dewasa tentu ada tahapannya. Olehnya, kita perlu memahami bahwa pertumbuhan yang dimaksud didalam alkitab adalah pertumbuhan iman ke arah Kristus. Jadi ada pertumbuhan yang wajar, ada tahapan dan arahnya adalah Kristus.

Sebagian umat Tuhan bahkan pelayan dan hamba Tuhan menerima kebenaran ini, bahwaorang percaya harus dilengkapi tetapi yang terjadi kemudian pertumbuhannya bukan ke arah Kristus. Hal inilah yang perlu diantisipasi.
Dalam pelayanan, ada orang-orang yang Tuhan pakai untuk menyampaikan nubuatan yaitu para gembala gembala dan nabi-nabi.Ketika dipakai Tuhan untuk menyampaikan nubuatan, dan itu terjadi berulang kali berarti ada karunia yang Tuhan berikan dalam pelayanan kenabian.Tetapi ada jemaat yang kemudian menjadikan seseorang nabi karena ia menyampaikan nubuatan-nubuatan. Jika kita tidak memiliki dasar yang teguh, ini bisa berbahaya.

Nilai profetik/nubuat adalah kata-kata iman yang membangun yang diberikan kepada orang lain dalam kalimat-kalimat berkat untuk meneguhkan orang lain. Ketika gereja dilanda oleh pelayanan profetik, nilai-nilai ilahi dari sebuah nubuatankemudian menjadi murahan. Karena adakalanya orang percaya meninggalkan kebenaran Firman hanya karena nubuatan-nubuatan. Kita perlu mengetahui bahwa segala yang terjadi tidak akan melampaui apa yang tertulis karena Tuhan melakukan segala sesuatu untuk menggenapi firman-Nya. Tetapi akan menjadi masalah jika kita tidak tahu Firman.

Kuasa perkataan memang ada. Misalnya kalimat “Palu kuat Palu bangkit” sudah banyak menolong masyarakat kota Palu.  Inilah bagian dari kata-kata profetik. Hal ini bukan berarti kita dapat mengatakan bahwa yang membuat kalimat tersebut adalah seorang nabi. Sama halnya dengan orang-orang yang ditentukan untuk duduk dalam sinode dipakai Tuhan di dalam pelayanan rasuli atau tanggung jawab rasuli yaitu mengurus gereja-gereja lokal. Hal ini perlu kita pahami.
Jika tidak bertumbuh ke arah Kristus, maka pertumbuhannya adalah ke arah gereja atau ke arah oknum pribadi. Seorang yang mau bertumbuh, tidak akan goyang dalam bentuk apapun,termasuk oleh yang namanya angin-angin pengajaran. Tuhan memperlengkapi orang-orang kudus untuk pelayanan bagi pembangunan tubuh Kristus, artinya rohaninya/imannya menjadi lebih kuat baik secara pribadi maupun secarainstitusi/gereja.
Dalam ayat 13 dituliskan“sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang anak Allah, kedewasaan penuh pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus”.

Gereja gereja Tuhan saat ini sedang berusaha bagaimana untuk dapat memiliki kesatuan iman. Ada beberapa wadah di negara kita dimana gereja bisa bersama-sama di dalamnya tetapi tidak saling mencampuri internal gereja masing-masing. Bahkan ada kesepakatan untuk saling mengakui. Ada juga yang mencoba melakukan kesatuan dengan menanggalkan nama-nama organisasi yang dikesampingkan atau dengan tidak memandang itu. Organisasi bukanlah tembok melainkan suatu wadah legal untuk suatu institusi operasi secara legal dan bertanggungjawab rapi tersusun dan ada SOP (Standar Operasional Kerja) yang berlaku. Kesatuan Iman tidaklah mudah karena ketika kita bicara kesatuan iman hal ini berkaitan dengan doktrin sedangkan wadah yang ada tidak boleh membicarakan doktrin.

Tetapi Tuhan bekerja melampaui segala apa yang tidak kita duga. Hal ini perlu kita pahami. Dengan demikian akan sampai kepada pengetahuan yang benar akan Anak Allah. Pertumbuhan iman tidak lepas dari pengetahuan akan Firman atau pengetahuan tentang anak Allah sampai kepada kedewasaan penuh. Dewasa bukan berarti hanya dewasa secara fisik, tetapi punya suatu kualitas diri dalam mengelola sesuatu dan mendapatkan jalan penyelesaian dengan pemikiran pemikiran yang cemerlang untuk mengkaji dan mengelola sesuatu.

Gereja Tuhan sampai kepada tingkat kedewasaan penuh yaitu adalah mempelai wanita Kristus yang dipersiapkan menyambut tangan mempelai laki-laki Yesus Kristus.
Seperti halnya menikah, Hanya orang dewasa yang sudah siap yang masuk ke dalam pernikahan bukan Orang yang terkena Asmara karena orang yang sedang di mabuk asmara kehilangan akal sehat. Jadi bedakanantara asmara dan cinta. Cinta akan membawa orang menjadi pribadi dewasa, tetapi Asmara membuat orang kehilangan akal sehat.

Berbicara tentang kedewasaan penuh,kita dapat melihat bahwa kehidupan gereja Tuhansaat ini Memprihatinkan. Segalahal yang positif iblis punya kemampuan untuk menjadikannya yang negatif, ada gereja yang sudah mulai menyimpangbukanlagi bertumbuh ke arah Kristus tetapi bertumbuh ke arah diri sendiri atau ke arah institusi. Hal-hal yang perlu kita antisipasi karenaada fenomena-fenomena yang yang sedang terjadi saat iniyang kemudian melahirkan angin-angin pengajaran.
Ayat 14 dituliskan“sehingga kita bukan lagi anak-anak yang di ombang ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan”.

Ketika kita mulai bertumbuh baik pribadi maupun institusi, tetaplah pertahankan untuk bertumbuh ke arah Kristus walaupun hal ini tidak mudah.Tantangannya adalah tantangan alamiah,misalnya ketika kita selesai melayani,kemudian ada yang diberkati lalu datang pada kita mengatakan bahwa ia merasa diberkati dengan khotbah kita. Mungkin 1 atau2 kali ucapan ini masih dapat di filter,tetapi kemudian pujian-pujian yang diterima dapat merubah pribadi orang itu, sehingga tidak lagi terarah kepada Kristus. Jadi harus hati-hati saat menerima pujian apapun supaya satu titik pun kemuliaan Tuhan kita tidak merampasnya biar Tuhan sendiri untuk mempermuliakan siapa yang ia mau permuliakan. Ini adalah salah satu antisipasi yang harus kita milikikarena itu akan hadir dengan sendirinya.
Contohnya ketika seorang hamba Tuhan sudahdi kenal dimana-mana dan orang sudah mengakui bahwa dia hebat, lalu yang terjadi adalah terobosan iblis dimana oknum ini akan mengeluarkan angin pengajaran. Karena setiap hamba Tuhan pasti ada di setiap institusi,maka ia meniupkanangin pengajaran terlebih dulu ke jemaat. Selanjutnya angin pengajaran itu menjadi milik institusi. Dan gereja itu memiliki identitas baru. Kemudian hamba Tuhan dan gereja ini punya identitas baru.Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi.

Semua hamba Tuhan dan semua gereja pasti akan melewati ini hanya Apakah ia lolos atau tidak atau justru terjebak. Jadi kita tidak perlu heran ketika mengetahui perjamuan Suci sudah tidak lagi dimakan dan diminum tetapi dioles disuatuanggota tubuh tertentu. Adajuga Perjamuan Suci dibawa untuk pembersihan lokasi tertentu . Inilah yang terjadi pada gereja saat ini.

Saya perlu bagikan ini supaya kita dapat memahami lebih luas dan lebih mengerti tentang gereja Tuhan. Olehnya sekecil apapun pelayanan kita sampai kepada dikenal dan terkenal harus tetap ke arah Kristus. Jika pelayanan kita ke arah Kristus, kita tidak pernah mencari identitas diri karena Tuhan sudah memberikannya.

By : Pdt. R.F Martino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *